Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia kembali menggelar Lampung Economic Investment Forum untuk menarik minat investor lokal, nasional, hingga internasional. Hal ini guna memperkuat daya saing dan pembangunan daerah Lampung.

Dalam forum investasi kali ini, Pemprov Lampung menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 18 persen dengan memaksimalkan potensi komoditas pangan, energi, serta hilirisasi.

Melalui kurasi proyek yang bersih dan jelas serta business matching, pemerintah berupaya memastikan investasi yang masuk benar-benar valid dan berdampak luas bagi masyarakat Lampung.

Selain sektor komoditas, Pemprov Lampung juga menyiapkan tiga kawasan wisata terpadu di Pesawaran, Lampung Selatan, dan Bakauheni, lengkap dengan insentif seperti diskon pajak hingga 50 persen guna menarik minat para investor wisata.

Berkolaborasi bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung agar investasi benar-benar terealisasi dengan baik, Bank Indonesia telah melakukan kurasi dan pemilihan proyek secara berjenjang untuk ditawarkan kepada investor.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pemilik proyek dalam menyusun dokumen yang jelas, sehingga calon investor dapat dengan mudah menilai tingkat risiko dan kelayakan investasi.

Selain itu, kegiatan business matching juga dilakukan agar peluang terjadinya kerja sama di Provinsi Lampung menjadi jauh lebih besar.

Dengan keunggulan geografis sebagai pusat komoditas, dukungan infrastruktur, serta hilirisasi yang terus didorong, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis iklim investasi di daerahnya akan terus berkembang pesat.

#lampung #economicinvestment #investor

Baca Juga Wakil Ketua MA Pimpin Wisuda Purnabakti Ketua PTA Kendari Erni Zurnilah | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/699853/wakil-ketua-ma-pimpin-wisuda-purnabakti-ketua-pta-kendari-erni-zurnilah-ma-news



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699854/pemprov-lampung-gelar-economic-investment-forum-bidik-investor-lokal-hingga-internasional
Transkrip
00:00Informasi berikutnya, setelah pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia kembali menggelar Lampung Economic Investment Forum
00:06untuk menarik minat investor lokal, nasional, hingga internasional.
00:11Hal ini guna memperkuat daya saing dan pembangunan daerah Lampung.
00:20Dalam forum investasi kali ini, Pemprov Lampung menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 18%
00:25dengan memaksimalkan potensi komoditas pangan, energi, serta hilirisasi.
00:30Melalui kurasi proyek yang bersih dan jelas, serta bisnis matching,
00:34pemerintah berupaya memastikan investasi yang masuk benar-benar valid dan berdampak luas bagi masyarakat Lampung.
00:40Selain sektor komoditas, Pemprov Lampung juga menyiapkan tiga kawasan wisata terpadu,
00:45di Pesawaran, Lampung Selatan, dan Bakauheni, lengkap dengan insentif seperti diskon pajak hingga 50%
00:51guna menarik minat para investor wisata.
00:53Intinya menundang investor-investor, baik dalam negeri maupun dari luar negeri maupun juga dari beberapa duta besar
01:03dari negara-negara untuk mempresentasikan, mengenalkan semua potensi-potensi dan arah pembangunan provinsi Lampung ke depan.
01:13Intinya kan targetnya kami menjelaskan strategi, kita punya target bagaimana Lampung harus bisa tumbuh
01:2118% untuk menunjukkan RPJMN.
01:24Tentunya strategi-strategi utamanya adalah memaksimalkan potensi-potensi kebetulan, potensi di provinsi Lampung adalah komoditas pangan,
01:31komoditas pangan, energi.
01:33Nah, kita menjelaskan milestone-nya, ada apa saja komoditas yang ada di Lampung, berapa yang sudah dilakukan di downstream-nya,
01:40dan apa saja yang belum dilakukan.
01:43Berkolaborasi bersama Bank Indonesia Provinsi Lampung, agar investasi benar-benar terrealisasi dengan baik,
01:48Bank Indonesia telah melakukan kurasi dan pemilihan proyek secara berjenjang untuk ditawarkan kepada investor.
01:55Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pemilik proyek dalam menyusun dokumen yang jelas,
02:01sehingga calon investor dapat dengan mudah menilai tingkat risiko dan kelayakan investasi.
02:05Selain itu, kegiatan bisnis matching juga dilakukan, agar peluang terjadinya kerjasama di Provinsi Lampung menjadi jauh lebih besar.
02:14Jadi nanti dengan dokumen-dokumen yang lengkap, calon investor bisa menilai tingkat risiko kelayakan dari proyek investasi yang ditawarkan kepada
02:25investor.
02:27Itu yang kami lakukan, lalu kami juga bekerjasama juga dengan mitra strategis lainnya,
02:32untuk memetakan minat-minat investor, sehingga ketika dilakukan bisnis matching seperti hari ini,
02:39investor yang datang itu adalah memang benar-benar investor yang menunjukkan minat untuk menanamkan usahanya di Provinsi Lampung.
02:50Sehingga harapannya probabilitas nanti terjadinya kerjasama itu menjadi lebih besar.
02:59Dengan keunggulan geografis sebagai pusat komunitas, dukungan infrastruktur, serta hilirisasi yang terus didorong,
03:05pemerintah Provinsi Lampung optimistis iklim investasi di daerahnya akan terus berkembang pesat.

Dianjurkan