00:00Pada pagi hari ini tadi, Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan telah menandatangani keputusan Presiden
00:08berkenaan dengan pemberhentihan Saudara Listio Sikit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
00:19Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar
00:29dan juga mengarah ke perbuatan yang membahayakan keselamatan kepentingan negara termasuk membahayakan keselamatan pimpinan negara.
00:46Masih di satu penjadu forum, saya ke Prof. Muradi tadi, yang tadi saya sampaikan mengatakan bahwa ya ada mengarah ke
00:53makar dan sedang dikaji
00:55meskipun tadi Pak Ugro dan Prof. Muradi mengatakan terlalu terburu-buru menyatakan bahkan beresin dulu soal pasal terkait penyadapannya.
01:03Saya ingin melihat begini, bagaimanapun kan kita tahu apalagi sebagai mantan penasehat ahli,
01:09saat tadi saya disampaikan Kapolri Listio ini diangkat oleh Presiden Jokowi selama 4 tahun dan 2 tahun perjalanan Presiden Prabowo
01:21masih menjabat sampai diganti menjadi KSP.
01:24Sehingga yang namanya kekuatan Solo itu muncul di publik.
01:30Oh ini pasti seorang Listio Kapolri ngapain tadi kalau kata Pak Ugro Seno ini kurang kerjaan saja, ngapain sampai jalan
01:38di beda?
01:38Pasti atas perintah yang tadi disampaikan di awal memberikan suplai informasi karena ada mantan pejabat yang masih kepo dengan.
01:46Tapi kan kayaknya gak sesedaran itu Pak, pasti ada hal-hal yang apalagi sebagai Presiden selama 10 tahun,
01:53pasti ada kepentingan-kepentingan yang harus dijaga yang dia sendiri gak yakin dengan pemerintahan baru.
01:59Anda melihat?
02:00Ya kalau kebutuhan 2029, saya kira hubungan Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini kan belakangan juga gak rapi ya, gak
02:10rapi itu gak normal gitu.
02:11Ada gimik-gimik yang saya kira secara politik kita menangkapnya tidak harmonis kayak gitu.
02:18Jadi kalaupun nanti misalnya ada situasi yang kemudian mengarah ke sana, saya kira memang yang tadi saya kembalikan bahwa karakter
02:28pimpinan kita itu bukan cuma di polisi,
02:31di tentara, di jaksan agung, di bin, itu loyal ke personal.
02:37Padahal mereka sudah di awal disumpah bahwa loyal kepada negara.
02:40Negara, negara itu simbolik current government gitu kan seperti itu.
02:44Jadi pemerintahan yang saat ini berkuasa dan itu yang kemudian gak bisa lepas.
02:49Nah saya tidak tahu apakah itu adalah bagian dari culture di polisi maupun di tentara.
02:54Prof, saya kembali lagi, tadi kan disampaikan harus identik bahwa ini adalah setia kepada negara saat disumpah.
03:02Tapi LSP ini, LISITAS Jigit Prabowo ini kan dari awal sudah disebut-sebut sebagai golden boy-nya Pak Jokowi.
03:10Kekuatan, simbol representasi kekuatan Solo, sehingga banyak orang berspekulasi ya sekali lagi,
03:16kenapa gak segera diganti, baru tahun kedua diganti ya karena masih ada kekuatan dan tangannya presiden lama masih ada di
03:23pemerintahan ini.
03:24Anda punya pendapat apa?
03:25Ya kalau ngeliat dari 2005, 2005 itu ada dua kali rencanaan, dua kali rencanaan, maka tiga kali ya.
03:31Di Januari, di bulan Maret, 2025, dan kemudian September awal.
03:37Ketika-ketika kan patah.
03:38Kenapa patah?
03:39Karena tadi, karena ada campur tangan pemerintah apa namanya, penguasa sebelumnya.
03:44Itu orang pengkaji keamanan kayak saya, Pak Groh pasti paham itu.
03:49Artinya sebenarnya secara prinsipi ketika kemudian dia sadar, realize bahwa mungkin saya 2026 akan ganti.
03:55Makanya kemudian tadi ada opsi-opsi, pengen soft landing.
03:58Sudah menyiapkan.
03:59Betul, artinya ketika soft landing, saya ketika beliau milih KSP, saya tidak menganggap beliau tidak sedang mau soft landing.
04:05Sedang mengejar, Pak, mengejar posisi yang jauh lebih strategis.
04:09Waktu bayangan saya.
04:11Benar-benar soft landing.
04:12Benar soft landing.
04:13Ternyata ingin mendekati objek yang menurut kabar reskrip disebut sebagai penyadapan.
04:20Artinya ketika kemudian melakonnya, pengen tahu dong.
04:22Saya sih kalau menurut saya, Pak Uro, saya kenal Pak Sigit sejak beliau jadi AKBP ya.
04:28Di Solo dan tahu betul.
04:29Jadi saya mengenal beliau, beliau itu bukan karakter pejabat pimpinan Polri yang inisiatif tinggi.
04:37Oke.
04:37Saya 4K Polri.
04:41Dari mulai Pak Hariti, Pak Tito, Pak Ida, Berkun, Pak Listio.
04:45Ini yang paling banyak inisiatif kan Pak Tito kemana-mana.
04:49Beliau ini yang Pak Sigit ini banyak diam.
04:53Kalau tidak ada perintah detail, dia enggak akan jalan.
04:55Oke.
04:56Anda mau bilang bahwa sebenarnya apa yang dikerjakan, yang ditudingkan oleh...
04:59Exactly, itu dia diperintah.
05:01Ada yang memerintah ya.
05:02Ada yang di order untuk mencari itu.
05:05Ini menjawab penasaran saya yang tadi sampaikan.
05:07Bahwa dia kebutuhan dia untuk kemudian pengen tahu supaya jauh lebih mudah dalam menjalankan pemerintahan,
05:13dalam menjalankan tugasnya, baik sebagai Kapolri selama 2025 dan...
05:17Dan ada yang perintah, saya dalami lagi.
05:20Ada yang merintah.
05:21Saya menduga kalau dengan pola kedekatan ini dan pola hubungan antara Pak Prabowo dengan Pak Jokowi,
05:30itu ada di pemerintahan sebelumnya.
05:32Oke, ada pemerintahan sebelumnya untuk tidak menyebut nama mantan presiden Jokowi.
05:36Ya, saya kira kita sama-sama paham di situ.
05:38Pak Ogro, Pak kalau melihat ini Kapolri, Jenderal Siudi ini kan belum sampai tiga hari sudah melakukan banyak salimutasi posisi
05:47strategis Pak.
05:49Posisi bintang tiga.
05:50Seperti mendapat pesan bahwa saya harus beresin ini.
05:53Waktu itu kita belum tahu bakal ada peristiwa besar, dugaan, penyadapan.
05:59Kalau Anda melihat, kira-kira ini langkah yang baik dalam konteks apa tadi, proses penanganan hukum terkait soal penyadapan.
06:08Supaya bisa berjalan dengan baik, supaya tidak direcokin, sehingga hasilnya adalah yang diselamatkan adalah lembaga Polrinya.
06:17Artinya ingin mengebelikan bahwa fungsi-fungsi intelijen, fungsi keamanan, kepolisian itu memang didedikasikan
06:23sepenuhnya untuk kepentingan bahasa negara, bukan untuk kepentingan orang per orang.
06:28Itu satu. Yang kedua, tidak lagi muncul bahwa ini bukan sekedar menyikirkan orang-orang yang tidak disukai,
06:37karena bukan masuk ke dalam wilayah rejim. Menurut Anda harus seperti apa Pak?
06:42Jadi biasanya kalau sudah mencapai pangkat tertinggi, pangkat tertinggi itu mungkin bintang dua sudah kapoda dua kali, tiga kali.
06:56Atau bintang tiga dan usianya masih cukup. Saya pasti yakin sudah belanja masalah.
07:04Sudah belanja masalah.
07:05Pasal apa saja dalam Polrinya. Jadi begitu ditunjuk menjadi Kapolri harus siap. Apa yang harus dilakukan?
07:14Nah, dia akan mengambil keputusan itu dengan cara cepat saya akan siapkan untuk siapkan nanti akan ikut saya bekerja ke
07:22depan.
07:23Tapi tidak membunuh karir ya. Tapi ini disalurkan yang lain kemana.
07:27Anggap aja lari estafet 400 meter lah.
07:34Empat kali empat meter kan? Itu pemegang tongkat terakhir estafet itu kan jangan jalan santai baru mencapai finish.
07:43Langsung diambil, langsung lari saja sudah.
07:46Polisi kan butuh kecepatan, butuh percepatan untuk menghadapi perkembangan situasi kamtimas di masyarakat seperti itu.
07:52Jadi langkah yang diambil oleh Pak Komjeren Pol Suyudi ini adalah langkah cepat bagaimana belanja masalah yang sudah dilakukan beberapa
08:02waktu.
08:02Ya boleh tidak mimpi pengen jadi Kapolri, siapa tahu mendadak ditunjuk jadi Kapolri ini.
08:07Harus siap.
08:08Dia sudah siap dengan program itu. Dan mungkin juga dapat masukan-masukan dari Presiden.
08:14Tapi Pak, apakah pernah ada seorang Kapolri yang akhirnya jadi Kapolri ya, seorang calon Kapolri yang memang dia mendadak baru
08:20tahu.
08:20Memang rasanya sudah ada obrolan dulu, sudah ada pembicaraan setengah kamar dulu gitu.
08:25Pasti sudah ada pembicaraan tidak mendadak. Eh besok saya lantik kan gak mungkin.
08:28Iya kan sudah ada pendekatan dulu dan artinya apa? Akan ada deal-deal politik lah.
08:33Ini kan juga bagaimanapun jabatan politik Pak.
08:36Karena posisi strategis itu kan kita baru menangkapnya gini sekarang.
08:39Loh, oh pantesan. Jadi memang ada upaya pembersihan delistioisasi lah.
08:45Ya kalau pembersihan itu mungkin beliau tetap loyal kepada seniornya seperti itu.
08:50Tapi kalau misalnya kejadian seperti masalah penyarapan, beliau tetap strike bahwa dia harus melaksanakan tugas seperti itu.
08:56Jadi ya pasti, mohon maaf kalau kami bertindak seperti ini. Itu pasti dilakukan seperti itu.
09:01Jadi bukan, mumpung saya jadi Kapolri, saya gak mau tahu.
09:04Etika dalam hubungan antara kakak dan adik senior junior itu pasti dilakukan.
09:09Jadi pasti, mohon diizinkan Pak, kami terpaksa mengambil langkah seperti ini untuk kepentingan negara dan bangsa.
09:15Itu pasti dilakukan.
09:17Pak, kalau melihat gini, posisinya kan adalah bagaimanapun ini mantan Kapolri ya Pak, Pak Judi juniornya.
09:26Tapi kan ada target besar, publik sudah menyampaikan.
09:30Apalagi tadi sudah didorok makar.
09:31Kalau polisi kan bicara soal proses penanganan hukum.
09:34Saran dari Pak Ugro kan selalu bilang, beresin dulu nih soal penyadapannya.
09:38Tapi kan ini gak bisa dihindari Pak.
09:40Ekspektasi yang dimunculkan oleh istana misalnya tadi disampaikan bahwa indikasi makar, oleh Menko juga muncul makar.
09:47Kan ini juga sesuatu hal yang pasti menyentuh juga.
09:49Bagaimana ini seorang Kapolri bersikam untuk mengatakan bahwa eh polisi ini memang betul-betul menjalankan fungsi hukum.
09:56Bukan lagi untuk menyenangkan orang per orang.
09:59Tapi karena ada pelanggaran memang ada pasal kuhabnya dan sebagainya.
10:05Jadi penyedi itu kan mencari bukti yang ada kaitan dengan dugaan tidak bidan yang dilakukan.
10:10Ini penyadapan pertama.
10:13Kecuali dari awal ini sudah indikasi makar.
10:16Mungkin di dalam makar ada penyadapan.
10:19Nah sekarang kalau dalam penyadapan ada makar nih.
10:22Ini kan nyamunya gak susah.
10:24Ini makar kan lebih berat nih.
10:26Kalau penyadapan itu paling lama 10 tahun.
10:29Paling lama ya.
10:30Kalau makar bisa mati Pak ya.
10:31Bisa sampai kuhun mati disitu.
10:33Jadi kalau nanti ada indikasi cukup kuat.
10:37Ya silahkan kita tidak melarang untuk mengatakan makar.
10:41Tapi jangan buru-buru.
10:42Ya seperti ini lengkapi dulu.
10:44Ini penyadapan ini juga butuh waktu.
10:46Jadi kalau misalnya ini belum bisa ya sampaikan.
10:49Saya terbuka ini Pak.
10:50Unsurnya seperti ini.
10:51Kami tetap melakukan seperti ini.
10:53Oke.
10:54Bagaimana kasus ini berujung dan akan berdampak pada pemerintahan dan internal porri?
10:59Kita kembali sesaat lagi.
11:01Bagaimana kasus ini berujung dan akan berujung dan akan berujung dan akan berujung dan akan berujung.