Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyatakan pihaknya menghormati proses persidangan perkara dugaan fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Budi Arie berharap polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang telah berlangsung cukup lama dapat segera diselesaikan.

Ia menyebut Jokowi telah berjanji akan memperlihatkan ijazahnya dalam persidangan.

"Kita harap polemik ijazah yang berlarut ini akan selesai," kata Budi Arie di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Projo berharap persoalan tersebut segera berakhir sehingga seluruh pihak dapat kembali berfokus mengurusi kepentingan rakyat.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699842/ketum-projo-budi-arie-harap-polemik-ijazah-jokowi-segera-berakhir
Transkrip
00:00Di Jakarta Timur, ada Tessa Lonika Ajeng. Selamat pagi Tessa.
00:06Tessa, jadi apa yang disiapkan nanti oleh kuasa hukum, tim kuasa hukum Jokowi di sidang kali ini?
00:12Tessa.
00:17Ya, selamat pagi Ibrahim dan juga saudara.
00:20Memang tadi kami baru saja menyaksikan kedatangan dari Jokowi Dodo
00:23sebagai saksi dalam sidang yang akan digelar pada hari ini.
00:27Lebih lengkap terkait dengan apa saja yang sudah disiapkan
00:30dan bagaimana nantinya pendukung ini terus berdatangan ke PN Jakarta Timur
00:36untuk mendukung jalannya sidang pada hari ini
00:38telah bergabung bersama dengan kami, Antoni Norman Lianto, selaku Direktur DPP dari PSI.
00:43Selamat pagi, Bang Norman boleh diceritakan ini sebenarnya apa yang telah disiapkan oleh Pak Jokowi di hari ini?
00:58Bapak hari ini hadir menghadiri undangan daripada Pengadilan Negeri Jakarta Timur
01:03untuk sidang ijazah yang dituduhkan palsu oleh Roy Suryo dan Dr. Tifa.
01:09Bapak hadir untuk memberikan kesaksiannya, termasuk kalau diminta menunjukkan,
01:12Bapak siap menunjukkan ijazahnya pada pagi hari ini.
01:15Begitu.
01:16Selain menunjukkan ijazah ini sendiri, lalu ada argumen hukum apa yang sudah disiapkan dari pihak Jokowi sendiri, Bang?
01:23Ya, persiapannya tentu tidak seperti yang dibayangkan banyak orang begitu ribet ya,
01:27karena kita siap buka-bukaan apa adanya aja, tidak ada yang ditutupi,
01:31ya apapun yang ditanya kita nggak usah persiapan, karena faktanya aja yang kita sampaikan.
01:35Kalau persiapan kesannya kan kita ada menyiapkan sesuatu, kita nggak ada yang kita tutup-tutupi, nggak ada apa-apa.
01:40Kita buka aja semua yang ditanyakan, Bapak akan jawab, Bapak akan tunjukkan ijazahnya,
01:44dan semoga kasus ini terang-benerang, supaya masyarakat bisa kembali lagi aktivitasnya,
01:48dan kita juga bisa kembali pada urusan rakyat, nggak berkutat pada urusan ijazah melulu sudah berapa waktu ini.
01:57Lebih spesifik untuk ijazahnya hari ini yang akan ditunjukkan sendiri itu ijazah apa aja, Bang?
02:01Jadi kalau nanti diminta, Bapak akan tunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, S1, tentu akan ditunjukkan.
02:08Tapi kan kita nggak bisa asal tunjukkan kalau nggak diminta.
02:10Jadi tentu itu akan sesuai permintaan dari Jaksa Penuntut dan Hakim.
02:14Lalu kan hari ini memang rencananya akan ada dua, ya Bang, pokok perkaranya sendiri.
02:19Itu nanti ada perbedaan nggak sih, Bang, yang akan disiapkan oleh Pak Jokowi sendiri?
02:22Saya rasa tidak ada.
02:24Hanya menyampaikan kebenaran, pengalaman Bapak, dan apa yang telah terjadi,
02:28fakta-faktanya, dan ijazahnya, sudah itu aja.
02:30Nggak ada perbedaan.
02:32Oke, Bang Norman juga, ini kan dari DPP PSI juga ya.
02:35Kemudian kalau misalnya dari pendukung lain, ini dari tadi pagi memang sudah berbondong-bondong,
02:40ini pendukungnya dari Jokowi yang hadir untuk menyaksikan sidang ini dari mana saja sih, Bang?
02:46Jadi pada pagi hari ini, kader PSI, relawan, simpatisan PSI, kemudian relawan-relawan Jokowi itu hadir semua secara sukarela.
02:55Mereka ingin menyaksikan dan mendukung Bapak di pagi hari ini.
03:01Berarti rencananya ini nanti akan membersamai sampai dengan akhir?
03:04Betul, kami akan selalu bersama dengan Pak Jokowi sampai akhir.
03:06Oke, terima kasih banyak Bang Norman dan juga teman-teman dari PSI.
03:10Kita sama-sama nantikan bagaimana jalannya sidang pada hari ini,
03:14dan kita berharap juga sidangnya bisa berjalan kondusif dan lancar semuanya.
03:18Terima kasih.
03:19Terima kasih, Kak B.
03:20Terima kasih.
03:21Iya, demikian Ibrahim dan juga saudara tadi yang sempat disebutkan oleh Direktur dari DPP PSI sendiri, Norman,
03:29bahwa memang hari ini Pak Jokowi sendiri sudah akan menyiapkan untuk membuka,
03:36misalnya nanti diminta oleh Joksa Penuntut Umum ataupun Majelis Hakim dalam hal ini untuk menunjukkan ijasahnya.
03:42Dan seperti yang tadi sudah disampaikan juga oleh Norman sendiri,
03:46bahwa memang yang sudah disiapkan ini nanti apabila diminta akan dibuka ijasah mulai dari SD, SMP, SMA,
03:53sampai dengan S1.
03:55Dan ini yang nanti akan sama-sama kita nantikan dalam jalannya persidangan pada hari ini,
04:00yang akan dimulai dengan persidangan apakah perkara dari Roy Suryo sendiri,
04:05yang akan rencananya dimulai pada pukul 9 waktu Indonesia bagian Barat.
04:09Ibrahim.
04:10Ini Tessa, kurang dari sekitar 10 menit lagi ya, sidang akan dimulai.
04:15Pengamatan Anda, pantauan Anda, jadi seperti apa persiapan ruang sidang di sana ketika tadi
04:21keburu Roy Suryo sudah tiba, Jokowi juga sudah tiba, Tessa.
04:30Ya, Ibrahim.
04:31Terkait dengan persiapan di dalam ruang sidang sendiri,
04:37kami bisa lihat pintu masuk menutup juga sudah dijaga ketat.
04:42Dan memang semua yang akan masuk ini tadi sempat mengalami atau menjalani verifikasi
04:48untuk ditanya dari pihak mana.
04:50Karena kalau misalnya tadi informasi yang kami dapatkan,
04:53yang bisa masuk ke dalam ruang sidang, ini nantinya hanya 80 orang kurang lebihnya.
04:58Dan dari pihak PN Jakarta Timur tadi juga memverifikasi supaya benar-benar 80 orang
05:04yang bisa masuk ke dalam ruang sidang ini dilihat relevansinya.
05:09Sehingga diberikan prioritas-prioritas kepada pihak-pihak yang relevan,
05:14mulai dari kuasa hukum, kemudian juga kalau tadi kami juga sama-sama sudah melihat dari pihak Roy Suryo
05:21dan juga dari pihak Jokowi sendiri sudah masuk ke ruang sidang.
05:25Dan kalau bisa kami lihat di luar ini memang sudah sulit bagi pendukung
05:30ataupun media lain juga untuk berusaha masuk ke dalam ruang sidang.
05:34Karena kalau juga bisa kami gambarkan di luar dari ruang sidang atau di halaman dari PN Jakarta Timur ini
05:40juga masih dijaga ketat oleh pihak kepolisian.
05:43Dan kami bisa melihat juga para pendukung baik dari pihak Roy Suryo dan juga pihak dari Jokowi
05:49masih banyak yang memang tertahan di luar dari pagar PN Jakarta Timur
05:53untuk menjaga kondisivitas di dalam PN Jakarta Timur.
05:57Baik, terima kasih untuk laporannya Tesalonika Ajeng langsung dari pengadilan negeri Jakarta Timur.
06:07Dan kita juga akan coba sapa jurnalis Kopas TV ada Nanda Aprilia yang berada di depan area pengadilan negeri Jakarta
06:17Timur.
06:18Nanda, selamat pagi. Bisa digambarkan bagaimana kondisi di sana saat ini Nanda?
06:30Baim, selamat pagi.
06:33Pantauan saya di depan pengadilan negeri Jakarta Timur pada pagi hari ini
06:37apalagi setelah Presiden Ketujuh Republik Indonesia Jokowi Dodo sekarang sudah tiba,
06:42sekarang sudah berada di dalam, kemudian di dalam juga tengah persiapan.
06:45Suasananya semakin ramai.
06:48Saya percis di depan gerbang dari pengadilan negeri Jakarta Timur
06:52di mana sebenarnya ini adalah area yang seharusnya sudah steril sejak pagi.
06:58Namun, masa kalau saya lihat yang kebanyakannya adalah menggunakan pakaian berwarna putih
07:05yang merupakan pro Jokowi ataupun projo.
07:08Ini mengisi beberapa titik mengitari dari pengadilan negeri Jakarta Timur,
07:13salah satunya adalah pintu masuk.
07:14Tadi setelah Jokowi Dodo masuk ke dalam, kemudian juga sudah diurai masa
07:21untuk tidak berada di dekat gerbang dari pengadilan negeri Jakarta Timur, Ibrahim,
07:27tapi tampaknya tidak begitu didengarkan imbauan dari kepolisian.
07:31Bahkan di sini yang berjaga adalah Kapolres dari Jakarta Timur
07:34yang tadi mencoba untuk meminta masa agar tidak mengerumuni area ini
07:40karena ini merupakan area yang steril, namun tampaknya juga tidak di gubris.
07:45Bahkan tadi, lima menit yang lalu,
07:48Abang, abang, izin, Kompas TV.
07:52Aduh, jangan, dikit aja ya, dikit aja.
07:54Oke, abang.
07:55Dikit aja, dikit aja.
07:56Berapa sih, diberapa?
07:57Abang, boleh?
07:59Lihat bagaimana?
08:00Ayo, bud.
08:03Saya mau wawancara dulu dengan,
08:04Bang, Pak Jokowi sudah di dalam,
08:06kemudian bagaimana abang melihat nanti jalan neversidang hari ini?
08:09Ya, kita menghormati proses persidangan, proses hukum hari ini,
08:14dan memang Pak Jokowi seperti janji akan memperlihatkan ijazah beliau,
08:20ijazah asli beliau di forum yang terhormat pengadilan negeri Jakarta Timur.
08:25Dan kita berharap polemik ijazah Pak Jokowi yang sudah berlalu terlalu ini bisa segera selesai.
08:31Begitu, ya.
08:32Tapi tadi bagaimana kemudian kesiapan dari Pak Jokowi sendiri untuk hadir di sidang hari ini?
08:37Tadi saya tidak begitu melihat, karena dikrumunan, dikrumunan oleh masa begitu, Pak Pak.
08:41Ya, Pak Jokowi,
08:44memang kita lihat antusiasme para pendukung,
08:48para para lawan Pak Jokowi yang hadir di persidangan hari ini.
08:53Dan kita berharap semoga persidangan ini bisa menghasilkan keputusan yang terbaik.
08:58Supaya perdebatan ini sudah selesai,
09:00kita bergerak untuk mengurus masyarakat, untuk mengurus nasib rakyat.
09:04Yang belakangan hari ini masih banyak masalah yang harus diselesaikan bersama.
09:09Begitu juga harapan dari Pak Jokowi, ya?
09:10Ya, begitu, Mbak.
09:12Terima kasih.
09:14Kita lihat jalannya sidang hari ini.
09:17Itu tadi, saudara,
09:19terokil dari
09:20Projo juga tentunya.
09:22Tapi, kembali lagi,
09:23kalau melihat dari segi pengamanan Ibrahim dan juga saudara,
09:27sampai dengan saat ini,
09:28saya lihat Kapolres juga masih terus mengimbau masa dari Projo
09:31untuk bisa meninggalkan area ring tiga.
09:34Karena kita tahu,
09:36sidang hari ini dibagi menjadi pengamanan tiga ring.
09:38Ring pertama ada di ruang sidang,
09:40ring kedua ada di area halaman PNJak Tim,
09:44ring ketiga berada di tempat saya melaporkan saat ini,
09:46dan juga di sekitar depan gerbang.
09:48Arus lalu lintas,
09:50kalau saya perhatikan,
09:51juga sudah mulai tersendat di sini.
09:52Bahkan tadi,
09:53saya berada di flyover penggilingan,
09:56itu juga sudah ditutup,
09:57tidak bisa diakses oleh kendaraan roda dua,
10:00maupun juga roda empat,
10:02hanya roda dua saja.
10:03Dan,
10:05tampaknya juga semakin siang,
10:07ini juga semakin ramai,
10:08roi yang berdatangan.
10:10Kalau yang saya lihat di sini, Ibrahim,
10:12memang kebanyakannya adalah pendukung-pendukung
10:14dari Jokowi,
10:16yang memang cukup banyak terlihat mengenakan baju putih,
10:20jadi itu tidak sulit untuk saya bisa melihat pendukung-pendukungnya.
10:24Tapi,
10:24kalau melihat dari sisi kurang lebih 500 meter dari tempat saya melaporkan saat ini,
10:28ada juga pendukung-pendukung yang tampaknya memang ini berlawanan.
10:33Karena ini juga mengingat lagi,
10:35pengamanan memang dibagi pendukung Jokowi,
10:38maupun yang kontra Jokowi,
10:39ataupun pendukung Rosuryo,
10:41di sini memang dibagi,
10:42agar tidak terjadi bentrokan.
10:44Nah,
10:44kita lihat bagaimana kemudian pengamanan
10:47akan dilaksanakan pagi hari ini,
10:50di sidang Jokowi,
10:53saudara,
10:53beginilah semangat-semangatnya,
10:55yang saya dengar sayup-sayupnya,
10:56yang terus silap berganti,
10:59tidak henti,
11:00meneriakan,
11:01meneriakan,
11:01dan juga mendukung Jokowi,
11:03begitu ya,
11:03untuk projo.
11:04Nah,
11:06sementara demikian,
11:07Ibrahim,
11:07akan kita pantau bersama tentunya,
11:10bagaimana kondisi di depan PN Jakarta Timur,
11:13selama sidang ini berlangsung.
11:16Baik,
11:17terima kasih untuk laporannya,
11:18tadi juga sudah mewawancarai Budi Ari,
11:20eksementeri kooperasi,
11:21yang juga kini sebagai relawan projo,
11:24atau umum projo.
11:25Terima kasih,
11:26Nanda Aprilia,
11:27untuk laporannya.
11:28Pak Fikar,
11:29masih bersama saya?
11:29Terima kasih.

Dianjurkan