Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Kebakaran yang melanda tempat pembuangan sampah akhir atau TPA di Pekalongan, Jawa Tengah, berhasil dipadamkan. Petugas tetap bersiaga di lokasi mengantisipasi kebakaran susulan.

Tempat pembuangan sampah akhir di kawasan Slamaran, Kota Pekalongan berhasil dipadamkan Senin (2/11/2026) dini hari.

Petugas mengerahkan sedikitnya tujuh armada pemadam kebakaran dan water cannon dari Polres Pekalongan Kota.

Petugas masih disiagakan di lokasi untuk proses pendinginan, sekaligus mengantisipasi kebakaran susulan.

Diduga, masih ada beberapa titik api karena masih ada asap yang keluar dari gunungan sampah.

Kobaran api cepat membesar dan menyebar di TPA Degayu, Pekalongan.

Embusan angin kencang membuat sebaran api semakin cepat.

Posisi titik api yang berada di tengah gunungan sampah setinggi 20 meter membuat petugas gabungan pemadam kebakaran, BPBD dan Polri kesulitan dalam pemadaman.

Selain itu, minimnya peralatan dan jauhnya jarak pengambilan air turut menjadi kendala. Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Informasi terkini kita segera tanyakan ke Jurnalis KompasTV Ari Himawan di Pekalongan, Jawa Tengah.

Baca Juga Pemadaman Karhutla di Jayawijaya Papua, Penerbangan Sudah Kembali Beroperasi | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/699279/pemadaman-karhutla-di-jayawijaya-papua-penerbangan-sudah-kembali-beroperasi-kompas-siang

#kebakaran #tpadegayu #pekalongan

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699282/kebakaran-tpa-degayu-pekalongan-berhasil-dipadamkan-petugas-lakukan-pendinginan-kompas-siang
Transkrip
00:00Kembali di kompas yang saudara kebakaran yang melanda tempat pembuangan sampah air atau TPA di Pekalongan Jawa Tengah berhasil dipadamkan.
00:08Petugas tetap bersiaga di lokasi mengantisipasi kebakaran susulan.
00:13TPA di kawasan selamaran kota Pekalongan berhasil dipadamkan Senin dini hari.
00:18Petugas mengerahkan sedikitnya tujuh armada pemadam kebakaran dan water cannon dari Polres Pekalongan kota.
00:26Petugas masih disiagakan untuk proses peninginan sekaligus mengantisipasi kebakaran susulan.
00:37Petugas dari pemadam kebakaran ini akan kita terjukan 24 jam karena masih ada beberapa titik yang mengeluarkan asap.
00:48Artinya secara kebakaran masih dimungkinkan untuk apinya kembali menyala.
00:59Jadi memang penanganannya itu harus basah semua.
01:06Mungkin di kedalaman 10-20 cm harus basah sehingga apinya nanti tidak menyala lagi.
01:16Kobaran api membesar dan menyebar di TPA Degayu Pekalongan Jawa Tengah.
01:22Musan angin kencang membuat sebaran api semakin cepat.
01:25Posisi tiga api yang berada di tengah gunungan sampah setinggi 20 meter membuat tugas gabungan pemadam kebakaran.
01:33BPBD dan Polri kesulitan untuk memadamkan api.
01:36Selain itu minimnya peralatan dan jauhnya jarak pengambilan air turut menjadi kendala.
01:42Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.
01:47Memang medannya medan nganu ya, medan sampah.
01:50Sehingga keterjangkauan alat pemadam ini yang perlu diperhatikan.
01:54Kemudian kalau kita lihat kan kadang-kadang ketika api padam tapi bawahnya ini masih ada panasnya.
02:02Sehingga belum padam secara sepuluh.
02:05Informasi terkini kita segera tanyakan langsung pada Junos Kompas TV, Ari Himawan di Pekalongan Jawa Tengah.
02:11Ari untuk saat ini seperti apa proses peninginan yang telah dilakukan di TPA Degayu?
02:19Selamat siang Juno dan juga saudara.
02:21Seperti terlihat di belakang saya, sudah tidak ada lagi api yang menyala di TPA Degayu Kota Pekalongan.
02:31Namun untuk mengantisipasi kembali api yang berkobar,
02:38tugas dari pemadam kebakaran Kota Pekalongan dibantu polisi dan juga TNI melakukan peninginan.
02:45yaitu penyiraman air di lokasi bekas kebakaran.
02:51Peninginan ini dilakukan selama 24 jam.
02:55Jadi, tugas pemadam kebakaran TNI dan juga Polri melakukan peninginan 8 jam setiap shift-nya.
03:06Jadi, dibagi 3 shift untuk mengantisipasi kebakaran kembali di sekitar TPA ini.
03:13Dikarenakan menurut Sekda Kota Pekalongan bahwa kebakaran sendiri meskipun sudah padam,
03:20namun 20 cm ke bawah masih terdapat bara api yang bisa kembali membakar TPA lagi.
03:30Sehingga pemadam pendinginan terus dilakukan oleh petugas.
03:39Baik, untuk saat ini bagaimana juga terkait dengan sumber air
03:42ataupun juga antisipasi terkait dengan kebakaran susulan
03:46di masa proses pendinginan di TPA Degayu?
03:50Ya, benar sekali.
03:52Jadi, air atau yang biasa diambil oleh petugas pemadam kebakaran
04:01untuk menyiram api yang berkobar ini memang petugas kesulitan karena jaraknya jauh.
04:08Kemudian, titik api yang di atas 20 meter ini juga membuat pendinginan
04:14menjadi salah satu kendala pendinginan yang dilakukan di TPA Degayu ini.
04:20Kebakaran api memang diperkirakan seluas 1,6 hektare atau 20% dari 5,8 hektare
04:30luasan TPA Degayu, Kota Pekalongan.
04:34Sehingga ini sumber air untuk mengambil ketika mobil kehabisan air ini agak jauh
04:42sehingga kemarin Ibu terlambat dalam penanganan kebakaran
04:47dikenakan sumber air yang jauh dan juga lokasi titik api yang tinggi
04:51yang tinggi 20 meter yang membuat kesulitan petugas pemadam kebakaran.
04:56Begitu.
04:56Baik, terima kasih atas laporan lengkap Anda,
04:59Jurnalis Kompas TV, Ari Himawan dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Dianjurkan