Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Akibat intensitas hujan yang tinggi, banjir meluas ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.

Warga terpaksa mengungsi. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, banjir tersebar di delapan kabupaten dan kota di Aceh.

Wilayah itu meliputi Nagan Raya, Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Jaya dan Pidie Jaya.

Total warga terdampak tercatat sebanyak 2.666 jiwa dan 161 jiwa mengungsi. Subulussalam menjadi salah satu wilayah paling terdampak.

Siang ini kita terhubung dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini.

Baca Juga Getaran Banjir Lahar Gunung Semeru Terekam 6 Jam, Ini Imbauan PVMBG untuk Masyarakat di https://www.kompas.tv/nasional/699241/getaran-banjir-lahar-gunung-semeru-terekam-6-jam-ini-imbauan-pvmbg-untuk-masyarakat

#banjir #aceh #banjiraceh

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699270/terkini-situasi-banjir-di-gayo-lues-aceh-warga-mengungsi-di-2-titik-kompas-siang
Transkrip
00:00Akibat intensitas hujan yang tinggi, banjir meluas ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
00:06Warga terpaksa mengungsi.
00:15Berdasarkan data pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana,
00:19banjir tersebar di delapan kabupaten dan kota di wilayah Aceh.
00:24Wilayah tersebut meliputi Naganraya, Sabulu Salam, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Jaya, dan Pidijaya.
00:35Total warga terdampak tercatat sebanyak 2.666 jiwa dan 161 jiwa mengungsi.
00:44Subu Salam menjadi salah satu wilayah paling terdampak, Saudara.
00:58Kita telah terhubung dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayulus, Bapak Muhaimin.
01:04Assalamualaikum, selamat siang Pak Muhaimin. Semoga sehat selalu.
01:12Selamat siang Pak.
01:13Oke, Pak Muhaimin, kita mengetahui bahwa peristiwa banjir bandang ini terjadi beberapa hari terakhir dan juga sudah menyebabkan warga terdampak.
01:23Lalu bagaimana informasi siang hari ini dan seperti apa ketinggian air yang saat ini berada di Gayulus?
01:31Untuk saat ini, Alhamdulillah air sudah sedut.
01:35Sehingga, alat berat masih tetap sudah di tempat tanah terakhir.
01:40Boleh amankan, tanggung, banyak tidak.
01:44Air sudah berada di tempat warga.
01:47Kemudian, Alhamdulillah airnya sudah sedut, walaupun belum sepenuhnya dalam kondisi normal.
01:54Hingga saat ini, kami bersama TNI, Fori, masih tetap berada di lokasi untuk membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak.
02:05Kemudian, berat-berat masih tetap bekerja, membersihkan rumah-rumah warga jalan ke rumah mereka di tempat tempat terlumpurkan.
02:17Dan pemerintah daerah, hingga saat ini, masih tetap concern untuk melakukan penanggulangan dan penanganan pasca rencana kemarin.
02:28Dan hingga saat ini, Pak Mohon izin, fungsi masih berada di masjid dan sebagian di rumah warga.
02:35Mudah-mudahan, setelah pembersihan rumah mereka ini, dengan tepiknya, mereka bisa kembali ke rumah mereka masing-masing, Pak.
02:44Oke, untuk saat ini, berapa wilayah dan mana yang terdampak paling parah dan berapa warga yang saat ini mengungsi?
02:54Ya, yang terdampak yang paling parah ini di Dasar Badak.
02:58Jumlah kakaknya ini terdiri dari 373 kakak.
03:03Kemudian, 1.269 jiwa.
03:08Ini masih dalam pengusian, ada 2 tip pengusian.
03:13Mas, pertama di masjid, kemudian yang di rumah-rumah warga.
03:17Di pengusian memang kita sudah siapkan dapur umum, kemudian fasilitas-fasilitas lain yang menjalankan kemudian.
03:23Dan dari dinas kesehatan, kita sudah memiliki kursus kesehatan di masjid kedapa.
03:29Oke, dengan terlihat dari visual sangat masif yang terjadi di hari Sabtu dan kemudian Minggu, seperti apa?
03:36Apakah ada informasi terkait dengan korban jiwa?
04:03Oke, untuk saat ini tentu warga membutuhkan proses rehabilitasi.
04:08Dan juga distribusi air bersih, seperti apa? Pasokan air bersih terhadap warga?
04:14Pasokan air bersih, kita juga sudah dapat bantuan dari Kementerian PU melalui PU di Banda Aceh.
04:23Mereka sudah mengirimkan 2 unit tanki air bersih.
04:26Kemudian di BBBD juga, di Kalulus, ada tanki air bersih.
04:30Kemarin sudah alat-alat tersebut sudah bekerja di warga.
04:36Kemudian memberikan pelayanan air bersih kepada warga-warga kita yang terdapat.
04:42Karena hingga saat ini mungkin pasukan air bersih seolah masih dalam keadaan aman, Pak.
04:47Untuk di desa Bada ini.
04:50Dan untuk saat ini, berapa hari untuk tanggap darurat dan upaya rehabilitasi?
04:56Tentu ada sejumlah rumah warga yang masih rusak dan juga tertimbun dengan material lumpur.
05:02Oke, untuk sementara status tanggap darurat ini, kita sesuai aturan.
05:08Kita buat 14 hari kalender, Pak.
05:09Mungkin dalam 14 hari ini, semua penanganan bisa tanggap darurat bisa kita laksanakan dengan baik.
05:17Mudah-mudahan selama status darurat ini bisa kita tanggul lagi.
05:24Kemudian setelah ini, kita kemarin Bapak Bupati juga sudah berokasi memberikan tawaran kepada masyarakat.
05:33Ada 2 opsi.
05:33Ini pertama memang kelihatan kelebaran bentangan sungai.
05:39Kemudian pasarakatnya di relokasi-relokasi yang lebih baik untuk dibangun rumah mereka.
05:48Ini memang perlu waktu.
05:50Karena pada saat banjir 2025 kemarin, di desa ini kita relokasi.
05:59Hanya 22 desa yang kita relokasi di tempat yang baik.
06:02Mudah-mudahan ini bisa kita ajukan kembali untuk penambahan rentasi di desa padang.
06:09Mungkin kami dapat sampaikan untuk rusak berat perumahan warga ini,
06:17untuk saat ini berjumlah 8 menit.
06:22Untuk rusak ringan, 365 menit.
06:28Ini rusak ringan.
06:28Ini proses pembersihan sudah kami lakukan.
06:31Alat berat masih bekerja di samping gamping ini saat ini.
06:34Kemudian bentangan sungai ini sudah dilakukan ke pembentahan tanggulnya.
06:40Oke.
06:41Terakhir tentu BPBD terus berkoordinasi dengan pihak BMKG.
06:46Seperti apa informasi dan juga prediksi untuk cuaca tersebut depan?
06:52Sesuai dengan previsi BMKG sampai dengan Desember masih curah hujannya sangat tinggi.
06:58Kami telah melakukan bimbawan kepada masyarakat yang berada di berantaran sungai,
07:03yang ada di seluruh kebupatan Gairobas agar tetap waspada.
07:06Walaupun secara umum ini desa-desa yang kita anggap dalam jenang merah,
07:15saat ini sudah dibangun kontaknya melalui BKB.
07:19Mudah-mudahan di Desember ini sudah siap dan penanganan mereka sudah ditiapkan buntara
07:25dan mereka insya Allah tidak mengalami kebanjiran.
07:28Namun pun demikian untuk desa-desa yang masih berada di bantaran sungai,
07:33yang tidak terkena akses banjir pada tahun 2025 kemarin,
07:38ini kami tetap menghimbau waspada karena memang curah hujan di Kabupaten Gairobas
07:43sehingga Desember nanti makin cukup tinggi Pak,
07:47sesuai dengan prediksi dari.
07:49Oke, baik.
07:50Tentu ini menjadi harapan kita semua bahwa proses relokasi terutama di wilayah zona merah
07:56di mana aliran sungai dan juga intensitas hujan semakin tinggi,
08:00terutama di bulan Desember.
08:02Sekali lagi terima kasih informasinya dan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Gairobas.
08:08Terima kasih Pak Muhammad atas informasinya bersama kami di Kompas Yang.
08:14Mohon doanya Pak.
08:15Baik.

Dianjurkan