00:00Akibat intensitas hujan yang tinggi, banjir meluas ke sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
00:06Warga terpaksa mengungsi.
00:15Berdasarkan data pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana,
00:19banjir tersebar di delapan kabupaten dan kota di wilayah Aceh.
00:24Wilayah tersebut meliputi Naganraya, Sabulu Salam, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Jaya, dan Pidijaya.
00:35Total warga terdampak tercatat sebanyak 2.666 jiwa dan 161 jiwa mengungsi.
00:44Subu Salam menjadi salah satu wilayah paling terdampak, Saudara.
00:58Kita telah terhubung dengan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayulus, Bapak Muhaimin.
01:04Assalamualaikum, selamat siang Pak Muhaimin. Semoga sehat selalu.
01:12Selamat siang Pak.
01:13Oke, Pak Muhaimin, kita mengetahui bahwa peristiwa banjir bandang ini terjadi beberapa hari terakhir dan juga sudah menyebabkan warga terdampak.
01:23Lalu bagaimana informasi siang hari ini dan seperti apa ketinggian air yang saat ini berada di Gayulus?
01:31Untuk saat ini, Alhamdulillah air sudah sedut.
01:35Sehingga, alat berat masih tetap sudah di tempat tanah terakhir.
01:40Boleh amankan, tanggung, banyak tidak.
01:44Air sudah berada di tempat warga.
01:47Kemudian, Alhamdulillah airnya sudah sedut, walaupun belum sepenuhnya dalam kondisi normal.
01:54Hingga saat ini, kami bersama TNI, Fori, masih tetap berada di lokasi untuk membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak.
02:05Kemudian, berat-berat masih tetap bekerja, membersihkan rumah-rumah warga jalan ke rumah mereka di tempat tempat terlumpurkan.
02:17Dan pemerintah daerah, hingga saat ini, masih tetap concern untuk melakukan penanggulangan dan penanganan pasca rencana kemarin.
02:28Dan hingga saat ini, Pak Mohon izin, fungsi masih berada di masjid dan sebagian di rumah warga.
02:35Mudah-mudahan, setelah pembersihan rumah mereka ini, dengan tepiknya, mereka bisa kembali ke rumah mereka masing-masing, Pak.
02:44Oke, untuk saat ini, berapa wilayah dan mana yang terdampak paling parah dan berapa warga yang saat ini mengungsi?
02:54Ya, yang terdampak yang paling parah ini di Dasar Badak.
02:58Jumlah kakaknya ini terdiri dari 373 kakak.
03:03Kemudian, 1.269 jiwa.
03:08Ini masih dalam pengusian, ada 2 tip pengusian.
03:13Mas, pertama di masjid, kemudian yang di rumah-rumah warga.
03:17Di pengusian memang kita sudah siapkan dapur umum, kemudian fasilitas-fasilitas lain yang menjalankan kemudian.
03:23Dan dari dinas kesehatan, kita sudah memiliki kursus kesehatan di masjid kedapa.
03:29Oke, dengan terlihat dari visual sangat masif yang terjadi di hari Sabtu dan kemudian Minggu, seperti apa?
03:36Apakah ada informasi terkait dengan korban jiwa?
04:03Oke, untuk saat ini tentu warga membutuhkan proses rehabilitasi.
04:08Dan juga distribusi air bersih, seperti apa? Pasokan air bersih terhadap warga?
04:14Pasokan air bersih, kita juga sudah dapat bantuan dari Kementerian PU melalui PU di Banda Aceh.
04:23Mereka sudah mengirimkan 2 unit tanki air bersih.
04:26Kemudian di BBBD juga, di Kalulus, ada tanki air bersih.
04:30Kemarin sudah alat-alat tersebut sudah bekerja di warga.
04:36Kemudian memberikan pelayanan air bersih kepada warga-warga kita yang terdapat.
04:42Karena hingga saat ini mungkin pasukan air bersih seolah masih dalam keadaan aman, Pak.
04:47Untuk di desa Bada ini.
04:50Dan untuk saat ini, berapa hari untuk tanggap darurat dan upaya rehabilitasi?
04:56Tentu ada sejumlah rumah warga yang masih rusak dan juga tertimbun dengan material lumpur.
05:02Oke, untuk sementara status tanggap darurat ini, kita sesuai aturan.
05:08Kita buat 14 hari kalender, Pak.
05:09Mungkin dalam 14 hari ini, semua penanganan bisa tanggap darurat bisa kita laksanakan dengan baik.
05:17Mudah-mudahan selama status darurat ini bisa kita tanggul lagi.
05:24Kemudian setelah ini, kita kemarin Bapak Bupati juga sudah berokasi memberikan tawaran kepada masyarakat.
05:33Ada 2 opsi.
05:33Ini pertama memang kelihatan kelebaran bentangan sungai.
05:39Kemudian pasarakatnya di relokasi-relokasi yang lebih baik untuk dibangun rumah mereka.
05:48Ini memang perlu waktu.
05:50Karena pada saat banjir 2025 kemarin, di desa ini kita relokasi.
05:59Hanya 22 desa yang kita relokasi di tempat yang baik.
06:02Mudah-mudahan ini bisa kita ajukan kembali untuk penambahan rentasi di desa padang.
06:09Mungkin kami dapat sampaikan untuk rusak berat perumahan warga ini,
06:17untuk saat ini berjumlah 8 menit.
06:22Untuk rusak ringan, 365 menit.
06:28Ini rusak ringan.
06:28Ini proses pembersihan sudah kami lakukan.
06:31Alat berat masih bekerja di samping gamping ini saat ini.
06:34Kemudian bentangan sungai ini sudah dilakukan ke pembentahan tanggulnya.
06:40Oke.
06:41Terakhir tentu BPBD terus berkoordinasi dengan pihak BMKG.
06:46Seperti apa informasi dan juga prediksi untuk cuaca tersebut depan?
06:52Sesuai dengan previsi BMKG sampai dengan Desember masih curah hujannya sangat tinggi.
06:58Kami telah melakukan bimbawan kepada masyarakat yang berada di berantaran sungai,
07:03yang ada di seluruh kebupatan Gairobas agar tetap waspada.
07:06Walaupun secara umum ini desa-desa yang kita anggap dalam jenang merah,
07:15saat ini sudah dibangun kontaknya melalui BKB.
07:19Mudah-mudahan di Desember ini sudah siap dan penanganan mereka sudah ditiapkan buntara
07:25dan mereka insya Allah tidak mengalami kebanjiran.
07:28Namun pun demikian untuk desa-desa yang masih berada di bantaran sungai,
07:33yang tidak terkena akses banjir pada tahun 2025 kemarin,
07:38ini kami tetap menghimbau waspada karena memang curah hujan di Kabupaten Gairobas
07:43sehingga Desember nanti makin cukup tinggi Pak,
07:47sesuai dengan prediksi dari.
07:49Oke, baik.
07:50Tentu ini menjadi harapan kita semua bahwa proses relokasi terutama di wilayah zona merah
07:56di mana aliran sungai dan juga intensitas hujan semakin tinggi,
08:00terutama di bulan Desember.
08:02Sekali lagi terima kasih informasinya dan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Gairobas.
08:08Terima kasih Pak Muhammad atas informasinya bersama kami di Kompas Yang.
08:14Mohon doanya Pak.
08:15Baik.