Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima Prof. Ching-Chuen Chan, akademisi kelahiran Magelang, Indonesia, yang berkiprah di dunia internasional dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik. Pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (28/10/2026)

Keduanya membahas penguatan riset dan inovasi dalam negeri, dukungan pemerintah terhadap industri kendaraan listrik, serta peran generasi muda dalam membangun kemandirian teknologi.

Baca Juga MA Kabulkan Gugatan Pembatalan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran, Ini Respons Subhan Palal di https://www.kompas.tv/nasional/698963/ma-kabulkan-gugatan-pembatalan-suket-penyetaraan-ijazah-gibran-ini-respons-subhan-palal

Prof. Chan merupakan pakar kendaraan listrik dan energi yang saat ini menjabat sebagai Distinguished Chair Professor of Electric Vehicles and Smart Energy di Hong Kong Polytechnic University.

Wapres menyampaikan bahwa pengembangan kendaraan listrik, termasuk sepeda motor listrik, menjadi salah satu perhatian pemerintah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, industri kendaraan listrik di Indonesia mulai berkembang sehingga perlu didukung dengan kebijakan insentif yang tepat untuk mendorong minat masyarakat.

#wapres #gibran #electricev

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/698968/wapres-gibran-bertemu-father-of-asian-ev-prof-chan-bahas-teknologi-kendaraan-listrik
Transkrip
00:00Terima kasih, bro.
00:02Karena saya lahir di Manteran.
00:05Lahir di Makalai.
00:05Kuih-kuih dari Solo.
00:07Perlu dong, bro?
00:07Oke, oke, oke.
00:08Terima kasih, bro.
00:10Bisa, kamu coba, ya?
00:11Oke, oke.
00:12Saya cewanya masih.
00:13Terima kasih, bro.
00:16You must encourage your people.
00:18Create your own technology
00:19and that gives the environment
00:21make this technology become a product
00:24in the video country.
00:30We have all the resources,
00:32digital and everything.
00:33Yes.
00:34In terms of innovation,
00:36we still have very early stage.
00:39Seperti yang dilakukan pro-recah,
00:43presiden-nya sedang fokus juga
00:45di sepeda motor industri.
00:47Betul, sepeda motor industri.
00:49Saya kira dari pementerian ESG
00:52dan industri sudah sangat fokus di sini.
00:56Jadi, industri-nya sebenarnya
00:57sudah mulai money.
00:59Terima kasih, bro.
01:02Terima kasih, bro.
01:03Terima kasih.
01:04We have all the resources,
01:06digital and everything,
01:07but in terms of innovation,
01:10we still have very early stage.
01:14Seperti yang dilakukan pro-recah,
01:17presiden-nya sedang fokus juga di sepeda motor industri.
01:22Betul, sepeda motor industri.
01:23Saya kira dari pementerian ESG
01:27dan industri sudah sangat fokus di sini.
01:30Dan industri-nya kan sebenarnya sudah mulai money.
01:34Iya.
01:34Malah panas paket.
01:35Terima kasih, bro.
01:52Terima kasih, bro.
02:01Terima kasih, bro.
02:06Terima kasih, bro.
02:25Terima kasih, bro.
02:27Terima kasih, bro.
02:36Terima kasih, bro.
02:48melalui pencarian.
02:49Pilih aplikasi lalu install.
02:52Selesai,
02:53kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
02:57Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan