00:00Kita ini dari tadi membacara ijazah, ijazah, ijazah.
00:04Jangan lupa, itu mengalihkan isu utama.
00:07Isu utamanya, ijazah yes.
00:10Tapi sebenarnya yang paling penting adalah
00:12cacat manipulatif penyelundupan pasal 18 etika.
00:17Itu kejahatan pemilu yang lebih mengganggu rasa keadilan kita.
00:23Jangan lupa, ijazah penting.
00:25Bahwa Gibran tidak punya ijazah, itu iya, satu hal.
00:29Tapi kemudian pasalnya disesuaikan untuk Gibran
00:33melalui pasal 18 etika.
00:36Peraturan KPU 19 2023,
00:39ini yang sangat merusak pemilu kita.
00:43Sudah makin jelas, nanti Mas Heri akan lebih detail
00:48bicara tentang selundupan ini.
00:49Kemarin sudah disampaikan di salah satu stasiun televisi,
00:52surat tanggal 15 lah, surat tanggal 19 lah,
00:56pernyataan dari Bawaslu lah,
00:58dan seterusnya.
00:59Nanti belial lah, saya dapat bagian.
01:01Tapi poinnya adalah,
01:02kami di KPP masih jalan.
01:05Yang teman-teman kurang paham,
01:07kami juga bersurat ke kementerian,
01:09meminta dokumen-dokumen ini,
01:11secara resmi,
01:12dan juga menembuskan ke ORI,
01:15Ombudsman Republik Indonesia.
01:16Ingat, saya bilang ada lima forum peradilan
01:19untuk tindakwanjut MK.
01:20Peradilan politik,
01:22pemakjulan Gibran,
01:23peradilan TUN yang sedang berjalan,
01:25termasuk yang Pak Subhan tadi,
01:28peradilan pidana,
01:29beberapa teman melaporkan ke kepolisian,
01:33peradilan administrasi,
01:35ini kami bawa ke menterian,
01:37ke ombudsman,
01:38karena ada malan administrasi,
01:40dan peradilan etik di KPP.
01:43Jadi, teman-teman,
01:46kepada masyarakat,
01:47kami tegaskan,
01:48kami tidak berhenti,
01:51tidak mundur satu langkahpun,
01:53pencabutan gugatan adalah bagian dari strategi kami
01:58untuk tetap memperjuangkan,
02:02hati-hati itu goyang kameranya,
02:04Pak Adian.
02:08Memperjuangkan
02:11bagaimana kita menuntut Saudara Gibran
02:14mundur atau dimundurkan.
02:17Nah, saya sudah panjang lebar ini.
02:19Tadi soalnya ada yang bilang ke saya, Mas Denny,
02:22tolong dijelaskan dengan bahasa yang runtut,
02:25sederhana, lengkap,
02:27supaya masyarakat paham nih.
02:30Nah, kira-kira itulah yang saya bisa ikhtiarkan.
02:34Mudah-mudahan lebih runtut,
02:36lebih lengkap,
02:37karena kemarin barangkali
02:38hanya menyampaikan beberapa poin.
02:41Inilah kira-kira yang lebih lengkapnya,
02:45sehingga tidak ada kesalahpahalaman,
02:47tidak ada misinformasi.
02:49Diolah menjadi misinformasi,
02:52kita mundur karena ada intervensi,
02:54kita mundur karena takut,
02:57kita mundur karena ini dan itu.
02:59Tidak.
02:59Kita maju terus,
03:01tidak mundur satu langkahpun,
03:03bahkan,
03:04meskipun hari Selasa,
03:06saya sedang di perapit di Jakarta Selatan,
03:10saya diancam kriminalisasi lagi,
03:13tidak ada masalah.
03:17Maju terus,
03:18kriminalisasi adalah bagian dari risiko perjuangan.
03:21Terima kasih teman-teman,
03:22saya lanjutkan ke Mas Heri,
03:24nanti juga Mas Alim.