Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI, Jakarta, pada, Kamis (29/10/2026) menuai sorotan setelah sejumlah peserta diketahui bukan mahasiswa dari kampus yang atribut almamaternya mereka kenakan.

Sorotan muncul setelah beredar video seorang peserta yang tidak langsung menjawab saat ditanya asal kampusnya. Pria bernama Bayu Setiadi alias Dino itu kemudian mengakui dirinya bukan mahasiswa. Dalam video yang diunggah akun resmi BEM Universitas Dian Nusantara pada Jumat malam, Dino menyampaikan permintaan maaf dan mengaku hadir atas undangan sebuah komunitas serta menerima bayaran.

Acara tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad serta kreator konten Willie Salim. Raffi mengajak generasi muda melawan hoaks di media sosial.

Sementara itu, Willie menyatakan kehadirannya sebatas memenuhi undangan untuk memeriahkan peringatan Sumpah Pemuda. Ia juga mengakui kekeliruan karena kurang teliti memahami konteks kegiatan dan menyampaikan permintaan maaf.

Deklarasi bertema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia" itu bertujuan memperkuat persatuan bangsa dan mengajak generasi muda melawan ancaman perpecahan di ruang digital.

#sumpahpemuda #raffiahmad #williesalim #bundaranhi

Baca Juga Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Akui Bukan Mahasiswa & Dapat Bayaran di https://www.kompas.tv/regional/698870/peserta-deklarasi-sumpah-pemuda-di-bundaran-hi-akui-bukan-mahasiswa-dapat-bayaran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698882/tuai-sorotan-deklarasi-sumpah-pemuda-bundaran-hi-raffi-ahmad-wille-salim-hadir-kompas-petang
Transkrip
00:00Sedara deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran Hotel Indonesia menuai sorotan publik
00:06setelah sejumlah peserta yang mengenakan atribut kampus,
00:10kedapatan merupakan masa bayaran yang ternyata bukan berstatus sebagai mahasiswa.
00:41Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran Hotel Indonesia pada 29 Oktober kemarin menuai sorotan
00:49setelah sejumlah peserta mengaku bukan mahasiswa dari kampus yang jaket almamaternya mereka pakai.
00:57Hal ini terkuat setelah beredar video yang merekam salah satu peserta aksi
01:01yang tidak langsung menjawab saat ditanya dari mana asal kampusnya.
01:06Peserta ini terlihat juga mengenakan jas almamater Universitas Dian Musantara atau Indira.
01:13Dari kampus mana bang?
01:14Dari kampus mana bang?
01:15Dari kampus mana?
01:17Kampus.
01:18Kampus.
01:19Kampus.
01:19Kampus.
01:20Kampus.
01:21Oke oke. Namanya jawab bang?
01:24Kampus.
01:24Namanya jawab bang?
01:25Namanya Dino.
01:25Oke.
01:26Kemarin ikut demo gak bang?
01:27Hah?
01:27Kemarin ikut demo gak?
01:29Enggak, gak ikut.
01:30Belakangan diketahui pria tersebut bernama Bayu Setiadi alias Dino.
01:36Melalui video yang diunggah akun resmi BEM Universitas Dian Musantara atau Indira,
01:41Dino secara resmi meminta maaf dan mengakui bahwa dirinya bukan mahasiswa.
01:48Ia juga mengaku hadir karena mendapat undangan dari sebuah komunitas dan menerima bayaran.
01:54Berarti bahwa saya bukan mahasiswa, Universitas Dian Musantara.
02:00Saya mengikuti acara deklarasi sumpah pemuda di Bunderaan AI pada 29 Oktober 2026.
02:07Dasarkan undangan dari komunitas dan saya dipayang.
02:11Mengenai armameter yang saya kenakan, itu diberikan kepada saya tanpa saya ketahui asal utuhnya.
02:18Dalam acara deklarasi sumpah pemuda yang berlangsung pada Kamis 29 Oktober itu,
02:22dihadiri oleh sejumlah influencer dan juga tokoh antara lain,
02:26utusan khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad,
02:31serta konten kreator Willy Salim.
02:34Raffi Ahmad memberi kesan agar generasi muda untuk selalu melawan hoax di media sosial.
02:41Dalam hati kita sampai kapanpun.
02:45Dan juga generasi muda harus meneruskan perjuangan para pahlawan kita dengan di jaman sekarang ini.
02:52Kalau di jaman dulu mungkin kita melawan bambu runcing.
02:54Dengan bambu runcing, mungkin untuk sekarang kita melawan hoax dari media sosial,
02:59melawan ujaran kebencian, melawan provokasi,
03:03dan juga yang pastinya jangan pemuda dan pemudi kita terpecah belah.
03:10Sementara itu konten kreator Willy Salim yang turut hadir menyampaikan keterangan melalui media sosialnya.
03:16Ia menegaskan keterlibatannya dalam acara tersebut sebatas memenuhi undangan kehadiran
03:21untuk memeriahkan peringatan Sumpah Pemuda.
03:24Ia juga mengakui adanya kekeliruan dan memohon maaf karena kurang teliti
03:29dalam memahami konteks utuh kegiatan sebelum memutuskan untuk hadir.
03:35Mengangkat tema patriotik gigih berempati,
03:39Pemuda untuk Indonesia.
03:40Deklarasi Sumpah Pemuda di Gundaran Hotel Indonesia ini
03:43bertujuan untuk memperkuat persatuan bangsa
03:46dan mengajak generasi muda melawan ancaman perpecahan di ruang digital.
03:51Tim Liputan, Kompas TV.

Dianjurkan