00:00Bang Henry, jadi sebenarnya ketika Pak Prabowo tidak melakukan intervensi dan tidak ada kepastian hukum disitu
00:06apakah ini justru nanti akan berdampak buruk terhadap legitimasi Pak Prabowo sebagai presiden selain soal kekulasi politik ya?
00:15Nah gini, ini menarik sebetulnya, saya mau kembali ke judul lah
00:19dan ada sebuah hints yang dimasukkan dari di Kompas TV hari ini yang lupa dibahas oleh orang
00:26jadi kan ini judulnya legitimasi pas KMK beban Gibran atau Prabowo
00:33tapi apa yang dilakukan oleh Kompas TV hari ini, digambarnya dipasang foto Jokowi
00:40jadi artinya Kompas TV itu ingin secara tersirat, eh ini orang dibahas juga dong
00:45jangan cuma Gibran atau Prabowo
00:47karena sebetulnya kalau dari perdebatan yang ada tadi atau opini-opini yang ada
00:53saya kok justru cenderung, ini judulnya sebetulnya bukan legitimasi pas KMK beban Gibran atau Prabowo
01:01bagaimana kalau kita ganti legitimasi pas KMK jalan keluar bagi Gibran atau Prabowo atau Jokowi
01:09jadi ini justru jangan-jangan sebuah jalan keluar yang akhirnya mereka pikirkan
01:14jalan keluar dari mana Bang?
01:16nah ini saya lagi jelaskan
01:17satu, dari ruangan berasap
01:20Bapak Jokowi, Jokowi Dodo itu memajukan jadwal pemilu
01:27secara insplisit ya
01:28pada saat dia mengumumkan di anggota PSI di Jawa Barat
01:32kenapa saya katakan dia memajukan jadwal kompetisi pemilu
01:36pada saat orang lain tenang-tenang
01:38dia katakan, saya anggota PSI
01:40partai ini kecil tapi akan besar
01:43semua partai politik yang memahami seorang Jokowi
01:48pasti memahami, oh dia memanaskan mesin
01:51so artinya, kalau dia memanaskan mesin artinya dia sudah siap
01:55baik dari sisi kekuatan akar rumput maupun logistik
02:01jangan-jangan memang Pak Jokowi yang logistika paling siap hari ini
02:04nah kemudian
02:07Prabowo Subianto ini kan juga seorang politisi ulung
02:10dia akan berhitung
02:12kapan dia harus mengumumkan bahwa dia bermusuhan dengan Jokowi
02:17atau berbeda jalan dengan Pak Jokowi
02:19makanya saya jauh-jauh hari mengatakan
02:21Jokowi dan Prabowo sedang membangun jalan politiknya yang baru
02:25apakah nanti di ujungnya mereka akan bertemu lagi
02:28bersama atau tidak bersama Gibran
02:30tapi mereka berdua sedang membangun jalan politiknya sendiri
02:34nah keluar kemudian keputusan MK yang tadi di awal saya sebutkan
02:39ini pesan komunikasi apa sih yang mau diberikan MK ke Indonesia
02:43kok dua-duanya dikasih bahagia gitu
02:46dua-duanya dikasih senang bahkan ada yang sujud syukur segala
02:49ya kan?
02:51tapi kan aneh sujud syukur itu juga gitu
02:53tapi kan kita kembali lagi kesini
02:54lantas apa yang ditunggu oleh keduanya
02:58pasti momentum
03:00buat apa Pak Prabowo hari ini
03:03menunjukkan intervensi atau menunjukkan ketidaksukaan dia
03:08terhadap lalainya KPU misalnya
03:11atau sejarah wakil presidennya
03:14buat apa?
03:16pemilunya masih jauh
03:18apakah dia kemudian sudah ready logistiknya seperti Pak Jokowi?
03:20kan belum
03:21Pak Jokowi juga menunggu momentum
03:23jadi makan nasi goreng kan nih Prabowo Sohamegawati
03:26kalau jangan dimakan nasi goreng yang kedua
03:29beda lagi ceritanya
03:31jadi saya kok merasa bahwa pasca MK ini bukan beban
03:38justru jangan-jangan dimanfaatkan sebagai jalan keluar
03:42siapa keluar dari siapa?
03:45jalan keluar ketikanya itu satu-satu
03:46coba Pak kebayangkan
03:49seorang Gibran
03:51keliling seperti Pak Jokowi keliling
03:54hal yang tidak bisa dilakukan oleh Pak Prabowo
03:58dia melakukan apa?
04:00dia tabung suara itu
04:02kadang-kadang saya kepikiran ya
04:04kalau MBG dilaksanakan di jaman Jokowi
04:08luar biasa pasti
04:10karena Pak Jokowi pasti akan mengunjungi itu sentra MBG satu-satu
04:14tidak dilakukan oleh Pak Prabowo hari ini
04:16dia mempercayakan Sudariono untuk mengontrol itu
04:19tapi balik lagi
04:21this is about the momentum
04:22mereka berdua ini kan ahli-ahli
04:25dalam berhitung kekuatan politik
04:27buat apa?
04:29pagi-pagi kemudian merasa harus bermusuhan
04:31tapi jeli sekali Kompas TV hari ini
04:34karena walaupun judulnya Gibran dan Prabowo
04:36ada sosok Jokowi di situ
04:39bahkan kalau kita lihat-lihat
04:40di dalam sana mungkin ada sosok Fri Amsari
04:43di dalam Mahkamah Konstitusi
04:45atau misalnya Adi Armando sebelah sana
04:47tapi yang jelas adalah
04:49figur Jokowi harusnya diperhitungkan
04:52oleh teman-teman saya yang ada di atas
04:54terima kasih telah menonton!