Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto, buka suara soal polemik surat keterangan penyetaraan ijazah Wapres Gibran di Bareskrim. Kapolri pastikan laporan soal suket Gibran masih dalam penyidikan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Suyudi saat berkunjung ke Bursa Efek Indonesia.

Menurut Kapolri, pengaduan soal suket penyetaraan ijazah Gibran yang dilayangkan Ahmad Khozinudin masih dalam penyidikan.

Sebelumnya, Ahmad Khozinudin melaporkan adanya dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan Gibran sebagai syarat pendidikan cawapres di Pilpres 2024 ke Bareskrim Polri.

Baca Juga Rupiah Hari ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Justru Menguat di https://www.kompas.tv/ekonomi/696394/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp18-027-per-dolar-as-mayoritas-mata-uang-asia-justru-menguat

#kapolri #ijazahgibran #suket #kapolrisuyudi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696401/soal-aduan-suket-ijazah-gibran-di-bareskrim-kapolri-masih-penyidikan-kompas-petang
Transkrip
00:02Saudara Kapolri Jenderal Suyudi Ariyoseto buka suara soal polemik surat keterangan penyetaraan ijasa Wakil Presiden Gibran di Baras Krim.
00:11Kapolri pastikan laporan soal Suket Gibran masih dalam tahap penyidikan.
00:17Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Suyudi saat berkunjung ke Bursa Efek Indonesia BEI.
00:23Menurut Kapolri, pengaduan soal Suket Penyetaraan Ijasa Gibran yang dilayangkan Ahmad Kozinuddin masih dalam tahap penyidikan.
00:30Sebelumnya, Kozinuddin melaporkan adanya dugaan pemangsuan dokumen yang digunakan Gibran sebagai syarat pendidikan calon Wakil Presiden di Pilpres 2024 ke
00:41Baras Krim Polri.
00:44Kapolri Jenderal Suyudi terkait laporannya pengacara Kozinuddin, terkait dokumen ijasa Wakil Presiden Gibran ini seperti apa?
00:54Masih dalam proses penyidikan ya Pak? Ada tindakannya terhadap dokumen ijasa Wakil Presiden?
01:04Oke, terima kasih Pak.
01:07Ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, jadi menjadi ramai sekali.
01:22Pasca putusan MK yang menyebut tak ditemukannya ijasa setara SMA Gibran, dampaknya terus memanas.
01:29Sejumlah kalangan masyarakat mendatangi partai-partai agar berani membentuk hak angket.
01:35Bahkan ada juga yang mendorong DPR ajukan hak menyatakan pendapat.
01:40Melihat hal tersebut, Jokowi kembali mengulang pernyataannya soal operasi politik untuk menjatuhkan reputasinya dan putranya Gibran melalui serangan ijasa.
01:50Bahkan Jokowi pastikan, polemik ijasa kini ditunggangi penumpang gelap.
01:56Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, jadi menjadi
02:08ramai sekali.
02:09Bisa saja memang sekali lagi operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik seseorang.
02:20Bapak atau Mas Gimran kita maju?
02:22Ya dua-duanya bisa.
02:26Merespons Jokowi, Kupu Pengadu Gibran tegaskan, upaya mereka mendatangi parpol untuk mendesak pemakzulan Gibran hingga melaporkan suket Gibran ke bares
02:35krim adalah hak konstitusional warga negara.
02:40Reputasi itu ada manakala memang pihak-pihak yang terkait itu memiliki reputasi.
02:44Nah dua orang ini kan memang ada masalah, Jokowi dengan ijasa yang diduga palsu dari UGM, sementara Gibran dengan suket
02:51yang tidak ada objek untuk disetarakan baik itu dalam bentuk sertifikat, ijasa maupun diploma.
02:57Karena itu proses yang kami lakukan untuk meminta agar DPR melakukan proses pemajulan adalah proses konstitusional.
03:03Di rupik di beberapa hari ini itu bukan serangan politik.
03:10Langkah ke DPR itu adalah langkah untuk membuka pintu agar perkara ini tidak menjadi bola liar di publik.
03:20Sehingga kemudian publik mendapat kepastian bahwa Saudara Wakil Presiden memiliki ijasa setingkat SLTA atau tidak.
03:33Pernyataan Jokowi soal serangan politik dibalik kasus ijasa dirinya dan Gibran jauh sebelumnya juga pernah diungkapkan relawannya.
03:40Meski tak menyebut nama, namun relawan Jokowi melempar simbol warna sebuah partai.
03:47Seluruh Indonesia sudah melihat tampilan saya hari ini saya berbaju apa gitu.
03:51Ya kan? Nah sisa men-challenge saja, mencari pemikiran sendiri, berpikir masyarakat sendiri.
03:57Bahwa siapa sih kira-kira dalangnya gitu.
03:59Nah saat ini saya berbaju apa?
04:01Nah itu mungkin salah satu kulu yang bisa saya sampaikan.
04:07Meski serangan bertubi-tubi soal ijasa dirinya dan Gibran terus memanas,
04:12bahkan sampai kedorongan pemakzulan lewat DPR, Jokowi tetap enggan menyebut sosok.
04:18Ia mengaku serangan tersebut sebagai hal yang biasa.
04:22Tim Liputan Kompas TV
04:24Tim Liputan Kompas TV
04:26Tim Liputan Kompas TV

Dianjurkan