Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Antrean panjang BBM juga terlihat di Kabupaten Gianyar, Bali. Antrean terlihat sejak pukul empat pagi hingga malam hari. Warga rata-rata mengantre tiga hingga empat jam untuk bisa membeli BBM jenis Pertalite.

Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan sebagian warga terpaksa tidak bekerja karena kehabisan bahan bakar dan harus mengantre di SPBU. Salah satu yang terdampak adalah pengemudi angkutan online yang tak dapat menerima pesanan karena kendaraan kehabisan BBM.

Menanggapi antrean panjang dan kelangkaan BBM di sejumlah daerah, Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan stok BBM nasional aman hingga 18 hari.

Menurut Bahlil, masalah antrean BBM yang terjadi di Bali dan provinsi lainnya karena ada masalah dalam distribusi BBM dari Pulau Jawa menggunakan kapal. Bahlil mengaku sudah meminta Pertamina untuk memperbaiki distribusi BBM agar masalah antrean BBM di Bali bisa segera terselesaikan.

Baca Juga TNI Temukan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat, 17 Butir Amunisi Diamankan di https://www.kompas.tv/regional/696425/tni-temukan-kembali-senjata-caracal-yang-dirampas-opm-di-maybrat-17-butir-amunisi-diamankan

#bahlil #bbm #bbmlangka #pertamina #stokbbm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696435/tanggapi-masalah-antrean-di-spbu-bahlil-nyatakan-stok-bbm-nasional-aman-hingga-18-hari-sapa-malam
Transkrip
00:03Pertama kembali, kelangkaan bahan bakar minyak masih terjadi di Bali.
00:07Pada Jumat ini, saudara, antrean kendaraan mengular di stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU Singa Raja Buleleng.
00:17Visual udara ini menunjukkan antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU di Singa Raja Buleleng.
00:23Antrean untuk mengisi bahan bakar minyak mengular hingga lebih dari 1 km.
00:28Antrean serupa tampak di beberapa SPBU lain di Singa Raja sejak pukul 6 pagi waktu Indonesia Tengah atau saat operasional
00:36SPBU dibuka.
00:48Dari 3 SPBU di kota Singa Raja, antrean SPBU mengular hingga 1 km.
00:53Sementara 1 SPBU, yakni SPBU Lovina, sama sekali belum ada kiriman BBM.
01:01Meski stok kosong, masyarakat tetap mengantre menunggu pasokan tersedia kembali.
01:17Di titik lain, antrean panjang BBM juga tampak digianyar.
01:22Antrean terlihat sejak pukul 6 pagi, saya koreksi, pukul 4 pagi hingga malam hari, saudara.
01:28Warga rata-rata mengantre 3 hingga 4 jam demi bisa membeli BBM jenis Pertalite.
01:34Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan sebagian warga terpaksa tidak bekerja karena kehabisan bahan bakar dan harus mengantre di SPBU.
01:44Salah satu yang terdampak adalah pengemudi angkutan daring yang tidak dapat menerima pesanan karena kendaraan kehabisan bahan bakar.
01:55Ada 3 jam lebih.
01:573 jam. Tapi kan kerjaannya di jalan terus untuk mobilitasnya tinggi.
02:03Sekarang BBM-nya susah, ini terhambat nggak kira-kira kerjaannya?
02:07Terhambat.
02:08Sekarang, ya kalau kondisi kayak seperti ini, kalau untuk narik konsisten udah nggak bisa.
02:20Menanggapi antrean panjang dan kelangkaan BBM di sejumlah daerah, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM,
02:28Bahlilah Adalia menegaskan stok BBM nasional aman hingga 18 hari.
02:33Menurutnya, masalah antrean BBM di Bali dan beberapa daerah lain karena ada masalah dalam distribusi BBM dari Pulau Jawa menggunakan
02:41kapal.
02:41Ia mengaku sudah meminta Pertamina untuk memperbaiki distribusi bahan bakar minyak agar masalah antrean di Bali bisa segera selesai.
02:58Ya baik, tadi saya juga mendapat laporan dari Pertamina, secara stok nasional kita BBM itu di 16 sampai 18 hari.
03:11Jadi stok BBM nasional insya Allah itu aman.
03:16Yang Pertamina laporkan ke saya tadi adalah distribusi dari daerah Jawa Timur ke Bali dan beberapa tempat yang terkait dengan
03:32kapal.
03:33Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah, supaya
03:48bisa percepatan.
03:56Oh sekarang lagi proses pencampuran kan, di kilang itu kan ada, kalau kita kan round 90, yang kurang dari 20
04:08hari itu hanya round 90.
04:11Tapi kalau solar, round 92, round 95, round 98 itu no issue, gak ada masalah mbak.
04:25Yang terjadi pergeseran dari 16 ke 18 hari itu adalah round 90.
04:33Kenapa itu terjadi?
04:35Karena terjadinya shifting yang tadinya orang pakai 92 dan 95 itu di shifting ke 90.
04:44Karena harganya kan cukup berbedanya, cukup ekonomis itu.
04:50Itu sebenarnya masalahnya.
04:52Tapi secara standar nasional, clear.
04:54Mungkin untuk mencapai di angka...

Dianjurkan