00:00Kita ke sorotan berikutnya, Presiden Ketujuh Republik Indonesia Jokowi Dodo kembali buka suara
00:05soal polemik kasus ijazah miliknya dan wakil Presiden Gibran Raka Buming.
00:10Jokowi menyebut ada operasi politik yang menunggangi kasus ini.
00:15Ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jokowi kembali mengulang pernyataannya
00:20soal operasi politik untuk menjatuhkan reputasinya dan putranya Gibran melalui serangan ijazah.
00:27Jokowi bahkan menyebut polemik ijazah kini ditunggangi penumpang gelap.
00:33Namun ia enggan memberi petunjuk siapa yang menjadi dalang dalam kasus ijazah ini.
00:43Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik,
00:50kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi, jadi menjadi ramai sekali.
00:55Tapi ya buat saya biasa saja operasi politik untuk mendowngrade reputasi politik seseorang.
01:08Bapak atau Mas Gibran gitu?
01:10Ya dua-duanya bisa.
01:14Merespons studingan Jokowi, kubu pelapor, surat keterangan ijazah Gibran menegaskan upaya mereka mendatangi partai politik untuk mendesak pemakzulan Wapres Gibran
01:23adalah hak konstitusional warga negara.
01:33Reputasi itu ada, manakala memang pihak-pihak yang terkait itu memiliki reputasi.
01:37Nah, dua orang ini kan memang ada masalah.
01:40Jokowi dengan ijazah yang diduga palsu dari UGM,
01:43sementara Gibran dengan Suket yang tidak ada objek untuk disetarakan,
01:46baik itu dalam bentuk sertifikat, ijazah maupun diploma.
01:50Karena itu proses yang kami lakukan untuk meminta agar DPR melakukan proses pemakzulan adalah proses konstitusional.
01:57Karena dalam konstitusi kita, seorang wakil presiden memang bisa diperhentikan dari jabatannya,
02:03manakala terbukti tidak lagi munusyarat.