Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ray Rangkuti bersama Roy Suryo dan sejumlah pihak yang tergabung dalam Aliansi Kolektif Sipil mendorong DPR menggulirkan hak angket terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, rencana audiensi dengan Fraksi PKB tertunda karena pembatasan jumlah perwakilan.

Ray Rangkuti bersama Roy Suryo dan sejumlah pihak dari berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Kolektif Sipil mendorong hak angket terhadap Wapres Gibran, tiba di kawasan DPR.

Rencananya, mereka akan diterima Fraksi PKB. Namun, pertemuan tampaknya akan dijadwalkan ulang.

Hal ini karena perwakilan dibatasi hanya lima orang untuk menemui Fraksi PKB. Aspirasi juga diminta diserahkan secara tertulis.

#PKB #roysuryo #rayrangkuti

Baca Juga Koster Pastikan Kelangkaan BBM Bali Normal dalam 12 Hari, Minta Warga Tak Panik di https://www.kompas.tv/regional/695682/koster-pastikan-kelangkaan-bbm-bali-normal-dalam-1-2-hari-minta-warga-tak-panik



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695684/ray-rangkuti-dan-roy-suryo-datangi-dpr-dorong-bahas-hak-angket-wapres-gibran-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara Rai Rangkuti bersama Roy Suryo yang tergabung dalam aliansi kolektif sipil
00:05dijadwalkan akan audiensi dengan fraksi PKB di DPR untuk mendorong DPR menggulirkan hak angkat terhadap Wapres Gibran.
00:15Namun audiensi tak bisa dilakukan lantaran sekretariat membatasi perwakilan hanya lima orang untuk menemui fraksi PKB.
00:24Rai Rangkuti bersama Roy Suryo dan sejumlah pihak dari berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan aliansi kolektif sipil
00:33mendorong hak angkat Wapres Gibran tiba di kawasan DPR.
00:38Rencananya mereka akan diterima fraksi PKB namun pertemuan tampaknya akan dijadwalkan ulang
00:44karena perwakilan dibatasi hanya lima orang untuk menemui fraksi PKB.
00:49Aspirasi juga diminta diserahkan secara tertulis.
00:53Perubahan ini membuat Rai Rangkuti CS kecewa.
01:00Diperkenankan untuk masuk lima orang dan tempatnya tidak menggunakan ruang fraksi atau ruang komisi
01:09tapi kemungkinan di press room.
01:11Ketika disebut di press room kita setuju aja oke, itu justru solusi kita gitu.
01:16Tetapi tiba-tiba muncul lagi perseratan baru, hanya lima orang yang diperbolehkan.
01:23Nah saya tanya pihak PKB, ini berdasarkan putusan PKB atau berdasarkan putusan siapa
01:30disebutkan itu masukan dari sekretariat.
01:33Saya mengatakan kalau itu sekretariat saya nolak.
01:36Karena pihak sekretariat tidak punya kewenangan mengatur jumlah orang untuk masuk ke dalam ruang pertemuan.
01:42WDPR mengingatkan bukan kewenangan mereka membatasi orang, gak boleh gitu ya.
01:48Nah oleh karena itu kita berharap setidaknya terimalah di press room
01:51dan kita serahkan meskipun gak ada dialog.
01:55Nanti dialognya katanya akan dijadwal ulang, oke kita siap gitu ya.
01:58Menyerahkan aspirasi kita mumpung sudah berada di sini gitu loh.
02:03Soal audiensi bersama Komisi 2 DPR RI membahas wacana usulan pemakzulan Wapres Gibran,
02:10kita tanya jurnalis Kompas TV Nanda Aprilia dan juru kamera Afan Jaya di gedung DPR-MPR Senayin Jakarta.
02:18Nanda, bagaimana jalannya audiensi bersama Komisi 2 DPR?
02:22Kapan Komisi 2 akan panggil KPU?
02:28Selamat siang, Ivo dan juga saudara.
02:31Meski tadi tampaknya sedikit pesimis ya dari aliansi masyarakat yang tergabung di aliansi kolektif sipil
02:38atau disingkat dengan aksi, tadi ingin bertemu dengan fraksi PKB perwakilannya,
02:44tadi ada Muhammad Kozin dari juga Komisi 2 yang merupakan anggota dari Komisi 2 DPR RI
02:50sempat tampaknya tidak menemui jalan, tapi akhirnya tadi diperkenankan
02:55untuk rombongan dari aksi masuk ke Nusantara I di Kompleks Palaman Senayin Jakarta
03:01untuk kemudian bertemu dengan perwakilan dari fraksi PKB yakni M. Kozin.
03:06Tadi memang tidak lama sebenarnya Ivo pertemuannya,
03:10hanya penyerahan surat yang memang tadi dibawa oleh aliansi kolektif sipil kepada Muhammad Kozin
03:17yang juga merupakan anggota Komisi 2 DPR RI dari fraksi PKB.
03:22Tampaknya dialog seperti berkaca sehari sebelumnya,
03:27di mana memang kemarin dari aksi juga bertemu dengan fraksi Golkar di gedung DPR.
03:34Seperti suasana itu akan dilakukan juga dengan fraksi PKB,
03:39tapi terkait dengan penjadwalan ulang, ini nanti yang akan sama-sama kita cermati.
03:44Kapan kemudian dari aksi dan juga fraksi PKB ini akan berdialog bersama
03:49untuk menyampaikan aspirasinya, karena kita tahu sebagai informasi juga di sini info
03:56bahwa aliansi kolektif sipil ini memang dinaungi oleh kurang lebih 15 lebih
04:01aliansi masyarakat yang tergabung dalam aksi.
04:04Nah, itu dari jalannya PKB untuk hari ini memang alasannya dikarenakan saat ini
04:09di DPR sedang masuk masa reses, jadi ini diterima tadi oleh perwakilan dari fraksi PKB
04:17Muhammad Kozin yang kemudian nanti akan disampaikan ke fraksi PKB
04:21dan juga tentunya nanti dari semua usulan ini akan dimasukkan
04:24atau diusulkan juga diberikan ke Komisi 2 DPR RI.
04:28Tapi kita lihat lagi yang menjadi perhatian di sini sebenarnya info adalah
04:34ini menjadi safari keliling untuk bertemu dengan parpol-parpol, tidak hanya nanti PKB saja
04:40dan saatnya juga ke depannya akan ada parpol lain yang akan ditemui oleh aksi
04:45dan yang menariknya di sini adalah sekarang dari aksi yang memang menuntut DPR
04:52untuk menggunakan hak angketnya, tapi ini juga sekarang ada perubahan ya
04:57tampaknya juga mereka menarik dengan dilangsungkan ya penetapan hak
05:02menyatakan pendapat atau HMP di DPR RI.
05:05Jadi bagaimana ini akan bergulir nantinya, kita akan sama-sama cermati
05:09dan sama-sama lihat juga ke depannya seperti apa.
05:13Ivo, saya kembalikan ke studio.
05:14Jurnalis Kompas TV, Nanda Aprilia dan Juru Kamera Afanjaya
05:18melaporkan langsung dari gedung DPR-MPR Senayan, Jakarta.
05:21Nanda, terima kasih atas laporan Anda. Selamat bertugas kembali.

Dianjurkan