00:00Saudara Rai Rangkuti bersama Roy Suryo yang tergabung dalam aliansi kolektif sipil
00:05dijadwalkan akan audiensi dengan fraksi PKB di DPR untuk mendorong DPR menggulirkan hak angkat terhadap Wapres Gibran.
00:15Namun audiensi tak bisa dilakukan lantaran sekretariat membatasi perwakilan hanya lima orang untuk menemui fraksi PKB.
00:24Rai Rangkuti bersama Roy Suryo dan sejumlah pihak dari berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan aliansi kolektif sipil
00:33mendorong hak angkat Wapres Gibran tiba di kawasan DPR.
00:38Rencananya mereka akan diterima fraksi PKB namun pertemuan tampaknya akan dijadwalkan ulang
00:44karena perwakilan dibatasi hanya lima orang untuk menemui fraksi PKB.
00:49Aspirasi juga diminta diserahkan secara tertulis.
00:53Perubahan ini membuat Rai Rangkuti CS kecewa.
01:00Diperkenankan untuk masuk lima orang dan tempatnya tidak menggunakan ruang fraksi atau ruang komisi
01:09tapi kemungkinan di press room.
01:11Ketika disebut di press room kita setuju aja oke, itu justru solusi kita gitu.
01:16Tetapi tiba-tiba muncul lagi perseratan baru, hanya lima orang yang diperbolehkan.
01:23Nah saya tanya pihak PKB, ini berdasarkan putusan PKB atau berdasarkan putusan siapa
01:30disebutkan itu masukan dari sekretariat.
01:33Saya mengatakan kalau itu sekretariat saya nolak.
01:36Karena pihak sekretariat tidak punya kewenangan mengatur jumlah orang untuk masuk ke dalam ruang pertemuan.
01:42WDPR mengingatkan bukan kewenangan mereka membatasi orang, gak boleh gitu ya.
01:48Nah oleh karena itu kita berharap setidaknya terimalah di press room
01:51dan kita serahkan meskipun gak ada dialog.
01:55Nanti dialognya katanya akan dijadwal ulang, oke kita siap gitu ya.
01:58Menyerahkan aspirasi kita mumpung sudah berada di sini gitu loh.
02:03Soal audiensi bersama Komisi 2 DPR RI membahas wacana usulan pemakzulan Wapres Gibran,
02:10kita tanya jurnalis Kompas TV Nanda Aprilia dan juru kamera Afan Jaya di gedung DPR-MPR Senayin Jakarta.
02:18Nanda, bagaimana jalannya audiensi bersama Komisi 2 DPR?
02:22Kapan Komisi 2 akan panggil KPU?
02:28Selamat siang, Ivo dan juga saudara.
02:31Meski tadi tampaknya sedikit pesimis ya dari aliansi masyarakat yang tergabung di aliansi kolektif sipil
02:38atau disingkat dengan aksi, tadi ingin bertemu dengan fraksi PKB perwakilannya,
02:44tadi ada Muhammad Kozin dari juga Komisi 2 yang merupakan anggota dari Komisi 2 DPR RI
02:50sempat tampaknya tidak menemui jalan, tapi akhirnya tadi diperkenankan
02:55untuk rombongan dari aksi masuk ke Nusantara I di Kompleks Palaman Senayin Jakarta
03:01untuk kemudian bertemu dengan perwakilan dari fraksi PKB yakni M. Kozin.
03:06Tadi memang tidak lama sebenarnya Ivo pertemuannya,
03:10hanya penyerahan surat yang memang tadi dibawa oleh aliansi kolektif sipil kepada Muhammad Kozin
03:17yang juga merupakan anggota Komisi 2 DPR RI dari fraksi PKB.
03:22Tampaknya dialog seperti berkaca sehari sebelumnya,
03:27di mana memang kemarin dari aksi juga bertemu dengan fraksi Golkar di gedung DPR.
03:34Seperti suasana itu akan dilakukan juga dengan fraksi PKB,
03:39tapi terkait dengan penjadwalan ulang, ini nanti yang akan sama-sama kita cermati.
03:44Kapan kemudian dari aksi dan juga fraksi PKB ini akan berdialog bersama
03:49untuk menyampaikan aspirasinya, karena kita tahu sebagai informasi juga di sini info
03:56bahwa aliansi kolektif sipil ini memang dinaungi oleh kurang lebih 15 lebih
04:01aliansi masyarakat yang tergabung dalam aksi.
04:04Nah, itu dari jalannya PKB untuk hari ini memang alasannya dikarenakan saat ini
04:09di DPR sedang masuk masa reses, jadi ini diterima tadi oleh perwakilan dari fraksi PKB
04:17Muhammad Kozin yang kemudian nanti akan disampaikan ke fraksi PKB
04:21dan juga tentunya nanti dari semua usulan ini akan dimasukkan
04:24atau diusulkan juga diberikan ke Komisi 2 DPR RI.
04:28Tapi kita lihat lagi yang menjadi perhatian di sini sebenarnya info adalah
04:34ini menjadi safari keliling untuk bertemu dengan parpol-parpol, tidak hanya nanti PKB saja
04:40dan saatnya juga ke depannya akan ada parpol lain yang akan ditemui oleh aksi
04:45dan yang menariknya di sini adalah sekarang dari aksi yang memang menuntut DPR
04:52untuk menggunakan hak angketnya, tapi ini juga sekarang ada perubahan ya
04:57tampaknya juga mereka menarik dengan dilangsungkan ya penetapan hak
05:02menyatakan pendapat atau HMP di DPR RI.
05:05Jadi bagaimana ini akan bergulir nantinya, kita akan sama-sama cermati
05:09dan sama-sama lihat juga ke depannya seperti apa.
05:13Ivo, saya kembalikan ke studio.
05:14Jurnalis Kompas TV, Nanda Aprilia dan Juru Kamera Afanjaya
05:18melaporkan langsung dari gedung DPR-MPR Senayan, Jakarta.
05:21Nanda, terima kasih atas laporan Anda. Selamat bertugas kembali.