00:00Terjadi karena memang jalan negosiasi sudah semakin buntu, serangan terus berlangsung antara satu dengan yang lain.
00:06Di terakhir ini, itu belum menghasilkan hasil optimal, terlebih korbannya justru banyak masyarakat sipil.
00:13Di Al-Mandab ini, yang di sebelah barat, yang dikuasai oleh HOTI, ini menjadi alternatif begitu.
00:21Iya, karena kalau kita melihat ya kenapa kemudian Riyad yang menjadi sasaran,
00:25salah satunya karena itu yang paling strategis ya, Sir, yang memiliki punya dampak tidak hanya pada domestik, tapi juga internasional.
00:33Kita ketahui Riyad adalah ibu kota Saudi, yang kedua di situ juga ada pusat militer Saudi,
00:39dan yang ketiga kita mengetahui itu ada bandara internasional.
00:42Kenapa ini kemudian yang menjadikan di sasaran serangan oleh HOTI, kayak gitu ya.
00:47Karena harus diakui tampaknya sekarang serangan Saudi ke HOTI pun ini besar-besaran sekarang ya, Sir.
00:52Bahkan kalau kita bisa melihat sekarang, situasi HOTI pun juga terpojok ya.
00:56Makanya kenapa kemudian dia melakukan serangan kepada wilayah Riyad?
00:59Karena harus diakui sekarang beberapa kota-kota yang tadinya dikuasai oleh HOTI,
01:03ini perlahan demi perlahan itu juga udah berhasil dikuasai oleh koalisi Saudi dan pemerintah Yaman gitu.
01:08Maka kemudian akhirnya HOTI meningkatkan serangan yang lebih besar,
01:12intensitasnya itu kembali dikembangkan, sehingga kemudian menyasar Riyad.
01:15Karena kan dampaknya pasti keinternasional kan, ada bandara internasional,
01:19kemudian juga ada konsentrasi orang-orang asing di situ.
01:22Makanya kan dari 12 yang terbunuh, yang tewas itu kan ada Suriah,
01:26bahkan ada Palestina, dan juga ada negara-negara yang lain gitu ya.
01:29Ini menurut saya kemudian terjadi, karena memang jalan negosiasi sudah semakin buntu,
01:34serangan terus berlangsung antara satu dengan yang lain,
01:37dan blokade dari Saudi pun juga diberakukan kepada wilayah Yaman gitu.
01:41Sehingga kalau kita lihat, HOTI melakukan serangan kepada wilayah Riyad.
01:43Tentu kita lihat bahwa Saudi sekarang sudah memang mencari bantuan juga ya mas ya,
01:49terkait dengan militer.
01:51Karena sebenarnya kalau dilihat secara kekuatan militer,
01:53seharusnya Saudi ini memang di atas sangat superior dibandingkan HOTI sendiri.
01:57Karena memang kekuatannya dari segi di Middle East atau di Timur Tengah,
02:02ini Saudi termasuk tiga besar begitu ya mas ya.
02:04Yang artinya sebenarnya secara kekuatan konvensional ini besar, kekuatan udara misalnya.
02:09Nah ini tapi kalau kita lihat justru menjadi titik serangnya HOTI saat ini.
02:13Yaitu disampaikan bahwa dalam 48 jam ke depan,
02:17wilayah udara yang dimiliki oleh Arab Saudi ini akan menjadi target operasinya HOTI gitu.
02:23Dan ini tentu saya melihatnya bagaimana upaya yang dilakukan oleh Arab Saudi selama ini,
02:29sejak serangan pertama HOTI maksud saya,
02:31itu untuk menghubungi kepada Amerika Serikat misalnya untuk meminta bantuan,
02:35lalu terhadap negara-negara lain juga seperti Tiongkok gitu ya.
02:38Itu belum membuahkan hasil mas, karena terlebih bagaimana serangan balasan yang dilakukan oleh koalisi
02:45yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman selama ini begitu ya,
02:49yang baru saja dilakukan beberapa hari terakhir ini,
02:52itu belum menghasilkan hasil optimal.
02:54Terlebih korbannya justru banyak masyarakat sipil mas.
02:58Nah ini yang tentu justru malah tidak membuat negara-negara lain ingin membantu.
03:01Namun, serangan yang baru saja terjadi di tanggal 10 ini mas,
03:04itu menurut saya trajektorinya justru bisa mengubah bentuk perhitungan.
03:10Karena salah satunya saja misalnya korban yang tewas,
03:13itu adalah salah satunya adalah warga negara Amerika Serikat.
03:16Jadi memang kita harus mencermati mas Bre,
03:19menganalisis dari konflik Arab Saudi dan HOTI ini,
03:23ada kaitannya tentu dengan Iran.
03:25Jadi mereka memulai konflik di sekitar 2014-2015,
03:28kemudian terjadi diplomatic relation antara Saudi Arabia dan Iran,
03:35kemudian konflik antara Saudi dan HOTI juga otomatis meredah.
03:38Artinya memang ada hubungan,
03:41ada relation antara HOTI dengan Iran yang cukup signifikan.
03:45Nah saat ini ketika Amerika Serikat terjadi konflik dengan Iran,
03:50HOTI juga sempat ya sangat membantu Iran bagaimana menghadapi tekanan Amerika Serikat.
03:55Dan saat ini dia fokus dengan Saudi Arabia,
03:59karena memang Saudi Arabia melakukan intervensi terhadap apa yang diinginkan oleh HOTI
04:05dalam menguasai beberapa wilayah di Yaman.
04:07Di sebelah barat dan utara itu sudah semuanya Mas Bre,
04:11sudah menjadi wilayah yang didominasi oleh Yaman,
04:14terutama di barat itu ya.
04:15Di barat itu kan ada tiga lokasi yang cukup signifikan.
04:19dan salah satunya adalah Bab Al-Mandab merupakan salah satu selat
04:23yang menjadi jalur energi dari Timur Tengah ke beberapa kawasan.
04:29Dalam kondisi Hormuz saat ini di blokade,
04:31baik oleh Iran dan Amerika Serikat,
04:33maka jalur dari Bab Al-Mandab ini,
04:36yang di sebelah barat,
04:37yang dikuasai oleh HOTI,
04:40ini menjadi alternatif begitu.
04:42Jadi bukan dua jalur sebenarnya,
04:44kalau kita lihat di map ya Mas Bre.
04:47Hormuz, Bab Al-Mandab dulu,
04:49Hormuz dulu, maaf,
04:51Hormuz dulu kemudian continue ke Bab Al-Mandab.
04:53Tapi kapal-kapal Saudi itu bisa memotong jalur
04:56jika Hormuz itu terjadi tensi.
04:59Dia bisa langsung ke Bab Al-Mandab,
05:01kemudian ke Laut Merah,
05:02kemudian ke Terusan Suwes,
05:04kemudian diberikan suplai energi tersebut ke beberapa wilayah.
05:09Nah masalahnya,
05:10kalau terjadi konflik seperti ini,
05:11dan Bab Al-Mandab itu sudah dikuasai oleh pihak HOTI,
05:14itu bisa ditutup Mas Bre.
05:16Kalau misalnya Bab Al-Mandab ditutup,
05:18habis sudah Saudi.
05:19Jadi makanya Saudi selalu mengintervensi
05:21kondisi administration atau pemerintahan di Yaman.
05:38Terima kasih.
05:46Cara baru nonton di Smart TV.
05:49Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gram Media
05:52langsung dari Smart TV kamu.
05:55Cara installnya,
05:56buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:59Cari Kompas TV melalui pencarian.
06:02Pilih aplikasi, lalu install.
06:04Selesai,
06:05kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
06:10Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
06:14Terima kasih.
06:14Terima kasih.
06:15Terima kasih.
06:15Terima kasih.