Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Serangan kelompok Houthi yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.

Eskalasi konflik ini memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan meluasnya serangan ke wilayah lain di Arab Saudi.



#houthi #arabsaudi #riyadh

Baca Juga Kebakaran Permukiman Padat di Penjaringan, 26 Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/695806/kebakaran-permukiman-padat-di-penjaringan-26-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/695809/houthi-serang-ibu-kota-arab-saudi-konflik-timur-tengah-berpotensi-meluas-parasot
Transkrip
00:00Terjadi karena memang jalan negosiasi sudah semakin buntu, serangan terus berlangsung antara satu dengan yang lain.
00:06Di terakhir ini, itu belum menghasilkan hasil optimal, terlebih korbannya justru banyak masyarakat sipil.
00:13Di Al-Mandab ini, yang di sebelah barat, yang dikuasai oleh HOTI, ini menjadi alternatif begitu.
00:21Iya, karena kalau kita melihat ya kenapa kemudian Riyad yang menjadi sasaran,
00:25salah satunya karena itu yang paling strategis ya, Sir, yang memiliki punya dampak tidak hanya pada domestik, tapi juga internasional.
00:33Kita ketahui Riyad adalah ibu kota Saudi, yang kedua di situ juga ada pusat militer Saudi,
00:39dan yang ketiga kita mengetahui itu ada bandara internasional.
00:42Kenapa ini kemudian yang menjadikan di sasaran serangan oleh HOTI, kayak gitu ya.
00:47Karena harus diakui tampaknya sekarang serangan Saudi ke HOTI pun ini besar-besaran sekarang ya, Sir.
00:52Bahkan kalau kita bisa melihat sekarang, situasi HOTI pun juga terpojok ya.
00:56Makanya kenapa kemudian dia melakukan serangan kepada wilayah Riyad?
00:59Karena harus diakui sekarang beberapa kota-kota yang tadinya dikuasai oleh HOTI,
01:03ini perlahan demi perlahan itu juga udah berhasil dikuasai oleh koalisi Saudi dan pemerintah Yaman gitu.
01:08Maka kemudian akhirnya HOTI meningkatkan serangan yang lebih besar,
01:12intensitasnya itu kembali dikembangkan, sehingga kemudian menyasar Riyad.
01:15Karena kan dampaknya pasti keinternasional kan, ada bandara internasional,
01:19kemudian juga ada konsentrasi orang-orang asing di situ.
01:22Makanya kan dari 12 yang terbunuh, yang tewas itu kan ada Suriah,
01:26bahkan ada Palestina, dan juga ada negara-negara yang lain gitu ya.
01:29Ini menurut saya kemudian terjadi, karena memang jalan negosiasi sudah semakin buntu,
01:34serangan terus berlangsung antara satu dengan yang lain,
01:37dan blokade dari Saudi pun juga diberakukan kepada wilayah Yaman gitu.
01:41Sehingga kalau kita lihat, HOTI melakukan serangan kepada wilayah Riyad.
01:43Tentu kita lihat bahwa Saudi sekarang sudah memang mencari bantuan juga ya mas ya,
01:49terkait dengan militer.
01:51Karena sebenarnya kalau dilihat secara kekuatan militer,
01:53seharusnya Saudi ini memang di atas sangat superior dibandingkan HOTI sendiri.
01:57Karena memang kekuatannya dari segi di Middle East atau di Timur Tengah,
02:02ini Saudi termasuk tiga besar begitu ya mas ya.
02:04Yang artinya sebenarnya secara kekuatan konvensional ini besar, kekuatan udara misalnya.
02:09Nah ini tapi kalau kita lihat justru menjadi titik serangnya HOTI saat ini.
02:13Yaitu disampaikan bahwa dalam 48 jam ke depan,
02:17wilayah udara yang dimiliki oleh Arab Saudi ini akan menjadi target operasinya HOTI gitu.
02:23Dan ini tentu saya melihatnya bagaimana upaya yang dilakukan oleh Arab Saudi selama ini,
02:29sejak serangan pertama HOTI maksud saya,
02:31itu untuk menghubungi kepada Amerika Serikat misalnya untuk meminta bantuan,
02:35lalu terhadap negara-negara lain juga seperti Tiongkok gitu ya.
02:38Itu belum membuahkan hasil mas, karena terlebih bagaimana serangan balasan yang dilakukan oleh koalisi
02:45yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman selama ini begitu ya,
02:49yang baru saja dilakukan beberapa hari terakhir ini,
02:52itu belum menghasilkan hasil optimal.
02:54Terlebih korbannya justru banyak masyarakat sipil mas.
02:58Nah ini yang tentu justru malah tidak membuat negara-negara lain ingin membantu.
03:01Namun, serangan yang baru saja terjadi di tanggal 10 ini mas,
03:04itu menurut saya trajektorinya justru bisa mengubah bentuk perhitungan.
03:10Karena salah satunya saja misalnya korban yang tewas,
03:13itu adalah salah satunya adalah warga negara Amerika Serikat.
03:16Jadi memang kita harus mencermati mas Bre,
03:19menganalisis dari konflik Arab Saudi dan HOTI ini,
03:23ada kaitannya tentu dengan Iran.
03:25Jadi mereka memulai konflik di sekitar 2014-2015,
03:28kemudian terjadi diplomatic relation antara Saudi Arabia dan Iran,
03:35kemudian konflik antara Saudi dan HOTI juga otomatis meredah.
03:38Artinya memang ada hubungan,
03:41ada relation antara HOTI dengan Iran yang cukup signifikan.
03:45Nah saat ini ketika Amerika Serikat terjadi konflik dengan Iran,
03:50HOTI juga sempat ya sangat membantu Iran bagaimana menghadapi tekanan Amerika Serikat.
03:55Dan saat ini dia fokus dengan Saudi Arabia,
03:59karena memang Saudi Arabia melakukan intervensi terhadap apa yang diinginkan oleh HOTI
04:05dalam menguasai beberapa wilayah di Yaman.
04:07Di sebelah barat dan utara itu sudah semuanya Mas Bre,
04:11sudah menjadi wilayah yang didominasi oleh Yaman,
04:14terutama di barat itu ya.
04:15Di barat itu kan ada tiga lokasi yang cukup signifikan.
04:19dan salah satunya adalah Bab Al-Mandab merupakan salah satu selat
04:23yang menjadi jalur energi dari Timur Tengah ke beberapa kawasan.
04:29Dalam kondisi Hormuz saat ini di blokade,
04:31baik oleh Iran dan Amerika Serikat,
04:33maka jalur dari Bab Al-Mandab ini,
04:36yang di sebelah barat,
04:37yang dikuasai oleh HOTI,
04:40ini menjadi alternatif begitu.
04:42Jadi bukan dua jalur sebenarnya,
04:44kalau kita lihat di map ya Mas Bre.
04:47Hormuz, Bab Al-Mandab dulu,
04:49Hormuz dulu, maaf,
04:51Hormuz dulu kemudian continue ke Bab Al-Mandab.
04:53Tapi kapal-kapal Saudi itu bisa memotong jalur
04:56jika Hormuz itu terjadi tensi.
04:59Dia bisa langsung ke Bab Al-Mandab,
05:01kemudian ke Laut Merah,
05:02kemudian ke Terusan Suwes,
05:04kemudian diberikan suplai energi tersebut ke beberapa wilayah.
05:09Nah masalahnya,
05:10kalau terjadi konflik seperti ini,
05:11dan Bab Al-Mandab itu sudah dikuasai oleh pihak HOTI,
05:14itu bisa ditutup Mas Bre.
05:16Kalau misalnya Bab Al-Mandab ditutup,
05:18habis sudah Saudi.
05:19Jadi makanya Saudi selalu mengintervensi
05:21kondisi administration atau pemerintahan di Yaman.
05:38Terima kasih.
05:46Cara baru nonton di Smart TV.
05:49Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gram Media
05:52langsung dari Smart TV kamu.
05:55Cara installnya,
05:56buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:59Cari Kompas TV melalui pencarian.
06:02Pilih aplikasi, lalu install.
06:04Selesai,
06:05kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
06:10Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
06:14Terima kasih.
06:14Terima kasih.
06:15Terima kasih.
06:15Terima kasih.

Dianjurkan