00:00Sedara iga selasa malam, antrean BBM jenis Pertalait dan Pertamax di sejumlah wilayah di Bali masih terjadi.
00:07Warga mengaku harus antre hingga malam hari.
00:11Antrean kendaraan memenuhi ruas jalan Hayang Murug dan Pasar Bali selasa malam.
00:16Warga dan Pasar rela antre untuk mendapatkan BBM jenis Pertalait maupun Pertamax yang sempat kosong pada beberapa hari terakhir.
00:24Meski sudah antre lama, sebagian warga mengaku kehabisan stok BBM.
00:34Kelangkaan BBM di Bali memicu antrean kendaraan di banyak titik SPBU.
00:39Warga harus mengantri lebih dari 2 jam, namun sejumlah SPBU justru kehabisan stok BBM jenis Pertamax.
00:50Antrean panjang kendaraan terjadi di beberapa SPBU di sejumlah wilayah di Bali selasa pagi.
00:55Warga dan Pasar antre berjam-jam, bahkan harus berkeliling 3 hingga 4 SPBU berbeda demi mendapatkan BBM.
01:04Sudah lama antri, warga juga mengeluhkan sejumlah SPBU kehabisan stok BBM jenis Pertamax.
01:10Dari hampir seminggu lah ini. Sudah kemana-mana ini.
01:16Dari jam berapa kalau ngantre?
01:18Saya dari tadi, dari jam 7, jam 7-an.
01:22Sekarang sudah 2 jam ya Pak?
01:23Ya, saya sudah kemana-mana, sudah tidak ada juga antrean juga panjang.
01:30Dua jam.
01:31Ini pembensin yang keempat. Saya nyari keliling-keliling. Antrean yang paling pendek di Ayamuru.
01:40Katanya.
01:41Katanya, dapat info. Tetap antre juga.
01:44Gubernur Bali Wayan Koster bilang, pasokan BBM tersedia.
01:49Masyarakat diimbau tidak panik baying.
01:51Mungkin karena warga itu takut kehabisan, rame-rame sekaligus.
01:58Sehingga supleinya ke SPBU itu habis karena kebanyakan warga yang...
02:08Panik baying.
02:10Mengisi penaraannya.
02:12Sebenarnya nggak perlu panik karena dipastikan pasokan itu tersedia dan cukup.
02:18PT Pertamina Patraniaga Regional Jatim Bali Nusa Tenggara mengklaim...
02:22...telah mengirim 18 juta liter pertalet dan 2,5 juta liter pertamaks ke Bali.
02:28Pengiriman dilakukan secara bertahap lewat terminal BBM Sanggaran Denpasar dan Manggis Karangasem.
02:33Dengan total muatan mencapai 26,2 juta liter.
02:37Kami Pertamina Patraniaga mohon maaf atas segitu nyamanan masyarakat...
02:40...untuk mendapatkan produk BBM yang tersedia di SPBU.
02:42Yang maksimal untuk melakukan percepatan diantarnya dengan pengiriman kapal tanker...
02:47...yang jatuhnya sudah kita siapkan.
02:48Mulai dari tanggal 7 kemarin sudah kita terima pemengkaran terminal.
02:52Pun juga tanggal 11 kemarin kita sudah terima kapal Prima XP...
02:56...yang membawa 18 juta liter pertalait dan juga 2,5 juta liter pertamaks...
03:01...di terminal Manggis.
03:03Kemudian ditambah dengan hari ini, pertadi pagi...
03:05...kapal kelas Logun juga sudah membawa 1,2 juta liter pertalait...
03:09...untuk kebutuhan masyarakat di Bali.
03:11Untuk memperlancarkan distribusi Rekas PBU terpengampung BBM di kawal polisi.
03:16Dengan liputan Kompas TV.
03:21Untuk melihat kondisi terkini tentang keterlambatan pengiriman BBM...
03:25...yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali...
03:28...kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV...
03:30...dan Nandang Astika di Denpasar, Bali.
03:33Nandang, selamat malam.
03:34Hingga selasa malam, apakah masih terjadi antrean kendaraan...
03:37...yang tidak mengisi BBM di SPBU?
03:40Selamat malam, saudara-saudara.
03:42Memang benar, hingga selasa malam hari ini...
03:46...pukul 22.23 waktu Indonesia Tengah...
03:49...masih terjadi antrean warga yang ingin membeli BBM...
03:55...di banyak SPBU yang ada di kota Denpasar.
03:57Dan saat ini, tepat di belakang saya...
04:00...merupakan antrean warga yang ingin membeli SPBU di...
04:04...SPBU di kawasan Jalan Gatuh-Gatuh-Gatuh Tengah...
04:09...dan Kota Denpasar.
04:10Dan rata-rata para warga ini...
04:14...mereka mengaku telah menganti lebih dari 2 jam.
04:18Dan untuk saat ini, selain masyarakat yang banyak mengantri...
04:24...ini juga adalah anak-anak usia sekolah.
04:27Mereka mengatakan hanya bisa mengeluarkan waktu yang di malam hari
04:34Karena besok mereka juga harus tetap membantu sekolah
04:37Dan harus tetap mendapatkan BPM agar bisa bergendara saat menuju sekolah
04:43Seperti itu sekali
04:43Dan memang bukan hanya di sini saja
04:46Di banyak titik atau di banyak seputaran SDU yang ditutupkan di Pasar
04:51Itu selain ada antrian yang awalnya diharapkan oleh bubinar Bali berukur selama 24 jam
05:00Namun tidak semua SDU yang ada di sekolah dan Pasar bisa berukur 24 jam
05:05Bukan karena kekurangan tenaga
05:07Melainkan pasokan atau stok pertalent maupun pertamat yang dikirimkan sebelumnya itu pun sudah habis
05:15Karena diburu oleh begitu banyaknya warga dan Pasar
05:18Yang memang dari sejak hari terakhir kesulitan mendapatkan BPM
05:23Seperti itu sekali
05:23Baik terima kasih Nandang Astika atas laporan Anda langsung dari Denpasar Bali