Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB. 14 orang ditangkap dalam OTT tersebut.

KPK membenarkan kegiatan tangkap tangan tindak pidana korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada Selasa (13/10/2026). Dalam OTT, KPK menangkap 14 orang, di antaranya Sekretaris Utama BNPB.

KPK menyebut penangkapan terhadap 14 orang dilakukan penyidik KPK di wilayah Jabodetabek.

KPK menyita uang tunai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas.

OTT di lingkungan BNPB ini diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di BNPB.

Lalu, bagaimana perkembangan terbaru kasus ini? Kita terhubung dengan Jurnalis KompasTV Zahwa Madjid di Gedung KPK, Jakarta.

Baca Juga KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar hingga Logam Mulia dalam OTT BNPB di https://www.kompas.tv/nasional/695808/kpk-sita-uang-rp1-4-miliar-hingga-logam-mulia-dalam-ott-bnpb

#ott #kpk #bnp

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695824/breaking-news-kpk-ott-di-bnpb-14-orang-ditangkap-termasuk-sekretaris-utama
Transkrip
00:26PEMBICARA 1
00:30Dalam OTT, KPK menangkap 14 orang, diantaranya Sekretaris Utama BNPB.
00:34KPK menyebut penangkapan terhadap 14 orang dilakukan penyidik KPK di wilayah Jabodetabek.
00:56Dalam OTT, KPK juga menyita uang tunai 1,4 miliar rupiah dan logam mulia emas.
01:02OTT di lingkungan BNPB ini diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di BNPB.
01:23Konfirm bahwa telah terjadi peristiwa tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi,
01:29di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang,
01:38diantaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama,
01:43kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta.
01:50Selain mengamankan sejumlah pihak, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai dan juga logam mulia emas.
02:02Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar 1,4 miliar rupiah.
02:16KPK melakukan OTT di lingkungan BNPB terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.
02:21Sebanyak 14 orang ditangkap disertai penyitaan uang tunai 1,4 miliar rupiah dan emas logam mulia.
02:28Perkembangannya kita akan bergabung dengan reporter atau jurnalis Kompas TV Zahwa Majid di gedung KPK Jakarta.
02:36Zahwa, selamat malam Zahwa.
02:42Malam, Dian.
02:44Zahwa, bisa Anda jelaskan ini operasi tangkap tangannya kapan berlangsung?
02:50Dan kemudian juga siapa saja yang ditangkap?
02:52Dan apakah orang-orang yang ditangkap ini sudah dibawa ke gedung merah putih KPK?
03:00Ya, Dian dan juga saudara, operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK itu dilakukan pada malam hari ini.
03:09yakni pada selasa tanggal 13 Oktober ini.
03:16Namun kami belum bisa mengonfirmasi lebih lanjut apakah keseluruhan 14 pihak ini sudah berada di gedung merah putih
03:27atau masih belum itu kami masih belum bisa mengonfirmasi.
03:32Namun dari jurubicara KPK sendiri, Budi Prasetyo mengatakan bahwa 14 pihak itu telah diamankan
03:39dari di wilayah Jabodetabek begitu.
03:42Dan di antara 14 pihak yang diamankan itu adalah Sekretaris Utama dan ada PPK
03:51dan ada unsur-unsur lainnya termasuk juga dari pihak swasta.
03:54Dan tak hanya dari beberapa pihak yang diamankan, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti
04:02begitu berupa uang tunai yang hitungan awalnya mencapai 1,4 miliar dan juga logam mulia berupa emas.
04:10Dan dari jurubicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa dugaan awalnya
04:17ini adalah tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
04:24Namun dari KPK sendiri masih belum bisa menjelaskan apakah tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa ini
04:32dilakukan di bencana tertentu gitu seperti Karhutlah atau bencana Sumatera atau bencana-bencana lainnya.
04:41Dan ini yang akan nanti akan diumumkan oleh KPK dalam konferensi pers nanti.
04:46Dan hingga saat ini masih perlu dilakukan konfirmasi lebih lanjut begitu oleh KPK.
04:53Kapan akan ditentukan begitu?
04:56Dari 14 pihak yang telah diamankan oleh KPK akan ditentukan statusnya nanti ketika sudah mencapai 1x24 jam pengamanan.
05:06Dan dari pihak BNPB sendiri juga telah menjelaskan, telah melakukan keterangan secara resmi
05:14melalui keterangan tertulis bahwa BNPB akan terus berkoordinasi dan akan terus menghormati proses hukum yang berlaku.
05:27Dan BNPB juga menjelaskan pihaknya bersikap kooperatif dan berkomitmen.
05:31Akan memberikan dukungan data dan akan memberikan akses-akses informasi yang dibutuhkan
05:38sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.
05:41Dan entah hanya itu juga BNPB menegaskan tidak akan melakukan intervensi
05:45dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyelidikan yang akan dilakukan oleh KPK.
05:51Dan dari pimpinan BNPB maksud saya juga telah menginstruksikan inspektorat utama
05:59untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen sebagai bentuk pengawasan melekat.
06:05Dan juga menghimbau seluruh jajaran BNPB untuk terus melakukan pekerjaannya seperti biasa
06:12untuk tetap fokus pada penanggulan bencana dan juga tidak terpengaruh oleh proses hukum yang berjalan.
06:19Dan yang terakhir BNPB juga menegaskan akan terus berkomitmen
06:23dan memperkuat tata kelola integritas dan penguatan pengawasan internal.
06:28Dan maka dari itu Dian dan juga Saudara hingga saat ini
06:31kami masih menunggu keterangan lebih lanjut dari KPK.
06:37Apakah bagaimana nanti status dari 14 pihak yang telah diamankan
06:41dan juga terkait apakah tindak pidana korupsi di pengadaan barang dan jasa BNPB ini
06:51apakah terkait karhutlah atau bencana Sumatera atau bencana lainnya
06:55itu kami masih akan telusuri dan kami akan masih menunggu konferensi pers dari KPK nanti.
07:00Dian.
07:00Ya tentu itu yang kita nantikan bersama kebenarannya apakah operasi tangkap tangan ini
07:06berkaitan dengan apa namanya terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi
07:12dana kebencanaan atau tidak seperti yang Anda sampaikan tadi.
07:16Tapi kalau kita melihat kebiasaan KPK Zahwa
07:20tadi Anda katakan 1x24 jam waktu yang dibutuhkan oleh KPK
07:24untuk menentukan status para terperiksa.
07:27Apakah Anda sudah mendapatkan informasi?
07:29Kapan kira-kira konferensi pers itu akan dilakukan?
07:38Ya Dian dan juga Saudara sampai saat ini kami masih belum mendapatkan informasi
07:44lebih lanjut kapan konferensi pers akan dilakukan.
07:46Namun dari juri bicara KPK sendiri Budi Prasetyo juga memberikan keterangan itu
07:53sekitar pukul tadi sekitar pukul 11 malam
07:58sekitar ya pukul 11 malam tadi baru memberikan keterangan
08:02jadi mungkin kami akan menunggu 1x24 jam dari situ
08:06apakah dari 14 pihak ini yang diamankan statusnya akan seperti apa
08:14lalu juga dengan terkait dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan ini
08:20apakah terkait dengan bencana-bencana tertentu
08:22itu kami akan masih menunggu.
08:24Jadi kami masih belum bisa menentukan secara pasti
08:271x24 jamnya itu besok akan diumumkan pada pukul berapa
08:31namun yang bisa kami pastikan bahwa hingga saat ini
08:35dari 14 pihak yang telah diamankan oleh KPK itu terkait sekretaris utama
08:42dan juga ada unsur-unsur pihak seperti pihak swasta dan juga terdapat PPK begitu
08:52dari BNPB dan untuk
09:00informasi Anda dapat kami tangkap
09:02Zahwa kita akan nantikan bersama kapan konferensi pers akan dilakukan oleh KPK
09:06karena yang jelas salah satu yang ditangkap adalah sekretaris utama BNPB Rustian
09:11terima kasih atas laporan lengkap Anda
09:12Zahwa Majid langsung dari Gedung Merah Putih KPK
09:15Terima kasih atas laporan lengkap Anda

Dianjurkan