00:00Bahwa begitu banyak pulau-pulau yang kita miliki ini dalam keadaan kosong,
00:04enggak ada pengguninya.
00:06Memang ada gagasan dari Bapak Presiden
00:09yang untuk melakukan rehabilitasi terhadap korban narkotika itu
00:15daripada dimasukkan ke dalam lapas,
00:18di bibik mereka di rehabilitasi.
00:20Rehabilitasi ini kan tentu ada metodenya,
00:23tidak hanya persoalan kesehatan oleh dokter, segala macam begitu,
00:26tapi juga pembinaan mental, pendidikan, keterampilan, dan lain-lain.
00:30Dan memandang bahwa begitu banyak pulau-pulau yang kita miliki ini dalam keadaan kosong.
00:35Enggak ada pengguninya.
00:37Bahwa saya bilang, malah pengguninya cuma buaya.
00:39Tapi jangan pula ditafsirkan dari talus itu supaya ditelan sama buaya.
00:44Buayanya nanti diusir, atau buayanya berkali dikandangkan di situ
00:48supaya mereka berternak buaya,
00:51karena kulit buaya itu kan harganya mahal sekali ya untuk dunia bisnis.
00:56Karena daripada buayanya makan orang kan lebih baik
01:01buayanya, kulit buayanya diproses untuk menjadi bahan tas
01:07yang harganya branded yang mahal-mahal.
01:10Daging buayanya di situ biara babi aja.
01:13Babinya dikasih makan sama buaya.
01:15kan kalau buayanya makan babi kan halal.
01:20Begitu kan.
01:22Nah jadi itu ituran aja, intermezzo aja ya.
01:25Jadi yang paling itu, niat baik Pak Presiden itu kita sambil.
01:28Jadi TNI juga kan banyak batalion baru disahkan oleh Pak Presiden sekarang kan.
01:34Banyak kodam-kodam aja dibetarkan.
01:36Nah jadi juga untuk memberikan tugas kepada TNI kita,
01:41ya selain tugas-tugas perang kan ada tugas-tugas non-perang ya.
01:44Tugas-tugas non-perang itu termasuklah dalam mereka pengabdian kepada masyarakat,
01:48membina korban-korban narkotika ini,
01:52insya Allah jadi orang baik.
01:53Nanti terampil bertendak buaya,
01:56terampil pertanian dan lain-lain segala macam kan tentu ada manfaatnya
02:00bagi kepentingan bangsa dan negara kita.
02:02Nah tapi siapa yang akan mau melaksanakan ini?
02:05Kalau melibatkan TNI, bagaimana?
02:07Makanya saya tadi minta kepada Ibu Kepala BPHN,
02:12saya sendiri belum baca itu draft dari DPR,
02:15Perubahan Teratapunan Undang Narkotika dan Psikotropika.
02:19Kalau memang sudah dicantumkan,
02:21bagaimana yang akan rehabilitasi ini,
02:24di mana tugas TNI, Poli dan lain-lain,
02:26itu mungkin dalam DIM pemberitah ada usulan-usulan tentang itu,
02:31sehingga dengan Undang-Undang ini,
02:33maka dibentuk misalnya Badan Rehabilitasi Narkotika Nasional.
02:39Atau bagaimanalah kita pikirkan caranya,
02:42dan nanti ada anggarannya,
02:43sehingga masalah ini bisa kita atasi dengan cara yang baik.
02:47Demikian ya.
02:48Pak Yussela.
02:49Kapan-kapan belum menjawab?
02:50Kapan?
02:51Kira-kira di pemerintah sendiri dari Kemenko sendiri,
02:54harapannya kapan RUU ini bisa selesai,
02:57biar yang lainnya kan bisa berbeda kalau ini...
02:59Tadi kan kami mau bercepat.
03:01Karena ini sudah ada draft-nya dari RUU-nya dari DPR,
03:06bahkan pemerintah kan harus cepat nyusup DIM.
03:07Kalau DIM-nya sudah tersusun,
03:09nanti kan di Kemenko atau di RUU-NPP akan lakukan sincronisasi.
03:14Kalau sudah sincron,
03:15nanti Seknek akan menyampaikan ke Pak Presiden,
03:18Pak Presiden kan sampaikan surat Presiden ke DPR
03:20menunjuk Menteri siapa yang akan mewakili pemerintah membahas RUU ini.
03:25Harapan kita tadi,
03:26kalau bisa selesai akhir tahun ini,
03:29akan lebih baik,
03:30supaya persoalan ini cepat selesai.
03:32Cepat, makin bagus.
03:34Pak, satu pertanyaan terakhir, Pak.
03:35Baik.
03:37Maxin pohon itu, Pak.
03:37Kita kasih mic,
03:38supaya bisa dengaran.
03:46Yang mengenai pulaunya,
03:47tapi saya bilang pulau yang ada buaya itu gak banyak-banyak.
03:50Di kabupaten saya,
03:52Kabupaten Belitung Timur,
03:54ada sebuah pulau,
03:55itu jaraknya hanya tidak sampai 30 menit
03:59kalau naik buat begitu,
04:00dan pulaunya itu 700 hektare luasnya,
04:03tidak ada manusianya,
04:05tapi orang takut ke situ karena banyak buayanya.
04:09Bisa aja itu pulau dipakai,
04:10700 hektare,
04:11lebih besar kalau 700 hektare.
04:13Di jempat ke sana?
04:14Setelah sementernya berasal,
04:16di kampung 700 hektare,
04:17tanah, angguran.
04:18Setajak, beliau itu bisa?
04:20Boleh, boleh.
04:20Nanti dikasih makan buaya, dia.
04:23Nanti begitu datang,
04:24teman gue datang.
04:26Pak Yusuf,
04:27satu pertanyaan terakhir, Pak.
04:29Maxin pohon TV,
04:29mungkin ini kepada Pak Yusuf,
04:31atau Pak Irjen,
04:32Pak Rulis Tiawan,
04:34ini kan Pak Dirjen Pas,
04:35kan mundur beberapa minggu yang lalu.
04:37Apakah sejauh ini,
04:38mungkin dari Kemenko Kumham IMI PAS,
04:41sudah mengantongi nama mengenai calon Dirjen Pas baru,
04:44karena dari DPR sendiri,
04:45mengusulkan IMI PAS untuk meminta rekomendasi
04:47langsung dari Presiden,
04:49terkait siapa pengganti dari Pak Dirjen Pas,
04:52Mas Yuli.
04:52Begitu, Pak.
04:53Mungkin ada nama?
04:54Mohon daftar?
04:56Baik, begini,
04:57sesuai prosedur dan kebiasaan yang berlaku di kalangan penyelenggaraan birokrasi pemerintahan negara,
05:04kalau ada pejabat berhalangan tetap,
05:08entah meninggal dunia,
05:09tak sakit,
05:09tidak mampu jalankan tugas,
05:11ataupun menyatakan mundur dari jabatannya,
05:13maka segera harus ditunjuk PLT.
05:15Nanti saya akan berkomunikasi dengan Pak Menteri IMI PAS
05:19agar segera menetapkan PLT
05:22siapa yang ada di Kementerian IMI PAS sendiri
05:25untuk sementara waktu sampai
05:27nanti beliau mengajukan kepada Presiden
05:29siapa yang akan menjadi Dirjen PAS yang definitif.
05:33Berarti belum ada rekomendasi di Presiden?
05:35Sebenarnya belum,
05:36tapi segera akan saya sampaikan kepada beliau.
05:37Pertimbangannya apa ya Pak?
05:43Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
05:46Degarkan para berkawan,
05:48terutama saya jawabkan terima kasih
05:49atas kesabaran yang menunggu rapat yang cukup lama
05:53karena masalah yang kita bahas hari ini
05:56masalah yang sangat urgent
05:57dan menjadi fokus perhatian.
06:04Cara baru nonton di Smart TV.
06:06Nonton live streaming
06:08dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
06:10langsung dari Smart TV kamu.
06:12Cara installnya,
06:14buka Google Play Store di Smart TV kamu.
06:17Cari Kompas TV melalui pencarian.
06:20Pilih aplikasi lalu install.
06:22Selesai,
06:23kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
06:28Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.