Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Lebih dari 2 bulan, kebakaran hutan dan lahan yang melanda beberapa wilayah di Tanah Air belum tuntas teratasi.

Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, asap pekat imbas karhutla masih menyelimuti kota.

Kualitas udara yang buruk berimbas pada meningkatnya kasus ISPA yang mencapai 10.000 lebih kasus.

Sementara di Palembang, warga bertaruh nyawa menggadaikan kesehatan demi mencari nafkah di tengah kepungan asap pekat.

Jarak pandang terbatas juga berimbas pada jalur penerbangan. Sejumlah jadwal penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, ditunda.

Tak hanya di dalam negeri, kabut asap imbas karhutla juga kini menjalar ke negara tetangga, Malaysia. Warga mengeluh kabut asap masih menyelimuti kota. Aktivitas warga menjadi terganggu.

Singapura juga merasakan dampak serupa. Kabut asap bahkan kini mulai menyelimuti venue tempat gelaran balap jet darat Formula One digelar.

Kami kutip dari Kompas.com, juru bicara Formula 1 menegaskan kondisi udara tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap penyelenggaraan balapan.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB, Syafruddin bilang penanganan kebakaran hutan dan lahan belum optimal. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala.

Pada tahun 2027, anggaran untuk penanganan karhutla ditambah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki bilang, demi mengoptimalkan penanganan karhutla, Presiden berencana membentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional.

El Nio berkepanjangan di tahun ini menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Ditambah perilaku pembakar hutan dan lahan yang tak jera, kondisi karhutla semakin parah. Pemadaman hutan harus digencarkan agar kebakaran hutan dapat segera diakhiri.

Baca Juga Banjir Terjang 2 Kecamatan di Kota Padang, Ketinggian Air hingga 1 Meter | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/695279/banjir-terjang-2-kecamatan-di-kota-padang-ketinggian-air-hingga-1-meter-sapa-malam

#karhutla #prabowo #kabutasap #kebakaranhutan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695283/wamenhut-ungkap-rencana-presiden-prabowo-bentuk-lembaga-baru-tangani-karhutla-berut
Transkrip
00:00Informasi berikutnya, Saudara, Kabut Asap Imbas Karhutla semakin menyelimuti sejumlah wilayah di tanah air.
00:06Bahkan, Kabut Karhutla di Indonesia berdampak ke negara tetangga hingga menyebabkan aktivitas warga terganggu.
00:34Kabut Karhutla
00:42sekatnya kasus ISPA yang mencapai 10 ribu lebih kasus.
00:47Sementara di Palembang, warga bertaruh nyawa menggadaikan kesehatan demi mencari nafkah di tengah kepungan asap pekat.
00:56Jarak pandang terbatas berimbas juga pada jalur penerbangan.
01:01Sejumlah jadwal penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang ditunda.
01:07Tak hanya di dalam negeri, Kabut Asap Imbas Karhutla juga kini menjalar ke negara tetangga Malaysia.
01:14Warga mengeluh, Kabut Asap masih menyelimuti kota.
01:18Aktivitas warga menjadi terganggu.
01:21Saya nak pergi masjid, nak main Jumaat.
01:24Dia rasa macam sesak nafas.
01:25Sebab kawasan memang tegak akan keringan selalu.
01:29Silatlah kalau tak bawa emas itu, memang akan rasa macam setiap kali nak jalan memang akan sesak.
01:36Singapura juga merasakan dampak serupa.
01:39Kabut Asap bahkan kini mulai menyelimuti venue tempat gelaran balap jet darat Formula One digelar.
01:45Kami kutip dari Kompas.com, jurubicara Formula One menegaskan,
01:49kondisi udara tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap penyelenggaraan balapan.
01:54Tidak ada resiko sama sekali terhadap penyelenggaraan acara dan kondisi di lokasi kegiatan tidak berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.
02:03Sementara itu, anggota Komisi 12 DPR RI dari fraksi PKB, Syaf Rudin bilang,
02:09penanganan kebakaran hutan dan lahan belum optimal.
02:12Keterbatasan anggaran jadi salah satu kendala.
02:16Di tahun 2027, anggaran untuk penanganan karhutlah ditambah.
02:21Karhutlah hari ini kan di luar dugaan semua tuh.
02:24Pemerintah itu tidak pernah menduga bahwa ada karhutlah yang luas seperti hari ini.
02:28Nah, sehingga alokasi anggaran untuk penanggulan karhutlah itu sedikit.
02:33Nah, maka di ABBN tahun 2027, anggaran untuk penanganan karhutlah itu ditingkatkan.
02:40Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki bilang,
02:44demi mengoptimalkan penanganan karhutlah,
02:47Presiden berencana membentuk badan pengelolaan gambut dan mangrove nasional.
02:51Untuk penguatan bahwa Presiden telah membentuk,
02:56memutuskan untuk akan membentuk badan pengelolaan gambut dan mangrove nasional.
03:02Karena yang menjadi tantangan kita adalah penanganan karhutlah di lahan gambut.
03:09El Nino berkepanjangan di tahun ini jadi pemicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
03:15Ditambah perilaku pembakar hutan dan lahan yang tak jera memperparah kondisi karhutlah.
03:20Pemadaman hutan harus digencarkan agar kebakaran hutan dapat segera diakhiri.
03:26Tim Liputan, Kompas TV

Dianjurkan