00:00Pak Selamat, ini kan kalau kita lihat mayoritas di parlemen adalah pendukung Prabowo.
00:04Dengan kata lain, yang namanya kelanjutan wacana pemakzulan ada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
00:10Secara matematika, pemakzulan bakal terjadi atau hanya sekedar saran saja dari Mekad?
00:14Jadi politik itu sangat dinamis, betul ya.
00:17Jadi kalau kita melihat peta di dalam parlemen, hingga hari ini, 9 Oktober,
00:24Ini menarik untuk disimak, misalnya tadi ada pernyataan dari PDI Perjuangan melalui Dedicitorus
00:32yang menilai temuan MK itu penting untuk ditindaklanjuti dan menyebut pansus atau hak angket
00:41sebagai opsi politik yang bisa dilakukan oleh DPR.
00:46Dan ini tentu saja menempatkan DPR sebagai salah satu arena untuk menguji persoalan administrasi
00:54dan pencalonan serta kemungkinan tanggung jawab pihak terkait.
00:58Gerindra menyatakan akan meminta polemik ini dihentikan dan putusan MK dihormati.
01:05Lalu pendekatan ini juga tentu menekankan pada kepastian hukum dan keberlanjutan pemerintahan.
01:14Golkar responnya memperlihatkan dua lapis persoalan.
01:18Ada pandangan bahwa putusan MK tidak otomatis menjadi dasar pemakjulan.
01:24Sementara pemberitaan lainnya juga mengutip bahwa tindak lanjut politik perlu mempertimbangkan konsensus antar pimpinan.
01:40Nah PKB, Nasdem, Demokrat dan partai lain responnya beragam ya dari menghormati keputusan hingga menyatakan masih mempelajarinya.
01:50Karena itu belum tepat memang menganggap seluruh partai di luar PDIP telah mengambil satu sikap politik yang beragam.
01:57Nah secara politik tentu saja perbedaan ini menunjukkan ada dinamika yang sangat tinggi di DPR.
02:07Nah ini tentu perlu memakan waktu kira-kira satu pekan untuk kemudian terjadi kristalisasi.
02:16Ini kan seluruhnya saling intip begitu ya.
02:20Saling intip terjadi, akan terjadi perubahan-perubahan dari DPR sekali.
02:27Nah ini juga tadi dikemukakan oleh Bung Lukas misalnya dari Nasdem.
02:32Tentu Nasdem juga tahu diri dalam tanda petik bukan masuk ke dalam tiga partai besar.
02:40Karena itu sangat ditentukan juga oleh partai-partai besar.
02:45Golkar, kemudian Gerindra dan PDIP.
02:50Nah kita harus juga melihat latar belakang ketua umum partai yang dulu terlibat di dalam kasus mendukung Jokowi tiga periode.
03:01Ya Golkar dalam hal ini Erlangga Hartarto terlibat, kemudian ketua umum PAN Julhas terlibat, ketua umum PKB terlibat.
03:12Ini kemudian ada irisan juga dengan pemerintahan Jokowi.
03:17Ini juga pasti secara politik akan dikaji.
03:21Kemungkinannya mereka akan kemana, tetapi politik tentu dinamis akan dilihat juga.
03:26Apa kecenderungan Pak Prabowo?
03:29Jadi mereka tentu akan sangat pragmatis begitu.
03:33Sangat pragmatis.
03:34Jadi Mas Hirawan, sejauh ini bagaimana perbincangan antar di partai koalisi terhadap permaksudan?
03:40Kalau kami pragmatis, tentu putusan MK ini satu opportunity bagi kami.
03:48Tapi kan tidak sesederhana itu melihat putusan MK ini, saya kira sedampak politiknya.
03:58Tadi berulang kali disampaikan bahwa kaitannya dengan angket pansus itu membutuhkan satu konsensus politik di parlemen.
04:12Tetapi saya mengatakan bahwa fraksi partai Golkar terbuka untuk mendiskusikannya secara politik, untuk melihat dinamika dan perkembangannya.
04:22Melihat dinamika, perkembangan sampai berapa lama?
04:24Apakah Golkar juga tengah menunggu sikap dari Pak Presiden?
04:28Kemarin Pak Presiden bertemu dengan Pak Jokowi by the way?
04:30Setahu saya, sepanjang pengetahuan saya, Presiden itu adalah satu institusi kepresidenan yang tersendiri, yang berbeda dengan DPR.
04:41Presiden mungkin punya sikap, punya penilaian sendiri terkait dengan proses dan hiruk-pikuk yang ada sekarang.
04:49DPR sebagai satu institusi yang di dalamnya ada partai-partai, ada fraksi-fraksi, itu punya hak untuk memandang dan menilai
04:57proses ini.
04:59Baik itu putusan MK sebagai satu putusan hukum, baik itu putusan MK sebagai bagian dari proses politik yang sedang berjalan.
05:10Terus kemudian...
05:11Oke, dalam proses politik yang sedang berjalan, kita juga melihat Bang Kurniawan bahwa sudah banyak di daerah juga seorang parlamen
05:17yang meminta untuk Gibran mundur.
05:20Lalu kemudian kita juga ada gerakan untuk mencopot fotonya Wapres.
05:24Mana yang kira-kira akan ditimbang oleh Pak Prabowo?
05:26Saya rasa seorang presiden tidak gampang juga cepat memutuskan ya, untuk investment ataupun pemazulan tentu prosesnya tidak 3x24 jam juga
05:36tidak ya.
05:37Apalagi kan ini baru berapa hari.
05:40Biarkan bola dulu bergulir dulu sambil melihat kawan-kawan DPR menyikapinya bagaimana, masalahnya secara luas bagaimana.
05:47Karena saat ini Pak Prabowo ini masih menjaga kondusivitas itu yang paling penting ya.
05:55Nah, dengan muncul masalah ini tentu mengganggu juga kehidupan sosial politik dengan Indonesia ini.
06:05Kita tunggu aja, mudah-mudahan minggu depan sudah ada langkah-langkah yang diambil dari kawan-kawan DPR, dari daerah bagaimana,
06:13termasuk dari Pak Prabowo bagaimana.
06:15Kita monitor aja Mbak, ke depannya Mbak.