Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menegaskan partainya berkepentingan memastikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan sukses hingga 2029.

Khozin menyebut, pemerintahan Prabowo-Gibran harus berjalan sesuai dengan komitmen yang telah disampaikan melalui janji politik dan Asta Cita.

"Yang jelas bagi PKB, sampai dengan 2029 pemerintahan Prabowo-Gibran ini harus berjalan secara sukses, berjalan sesuai dengan apa yang sudah dikomitmenkan melalui janji politik dan Asta Cita-nya," ujar Khozin, Sabtu (10/10/2026).

Ia menambahkan, PKB berkepentingan memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia.

"PKB berkepentingan untuk memastikan roda pemerintahan ini berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh warga negara Indonesia," katanya.

Terkait polemik Gibran dan aspirasi yang berkembang, Khozin menyebut penyalurannya dapat dikembalikan kepada masing-masing pimpinan partai politik dan lembaga DPR.

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695295/wacana-pemakzulan-wapres-pkb-tegaskan-komitmennya-di-pemerintahan-prabowo-gibran
Transkrip
00:00Yang jelas bagi PKB sampai dengan 2029 pemerintahan Prabowo Gibran ini harus berjalan secara sukses.
00:07Kami menghormati ya setiap upaya hukum, proses hukum yang dilakukan oleh warga negara
00:12karena kita ini kan negara hukum, ruangnya tersedia silahkan diproses.
00:18Tapi yang jelas kita tinggal lihat mekanismenya nanti seperti apa.
00:23Saat ini komisi 2 melalui panja yang dibentuk terkait dengan revisi undang-undang nomor 7 2017 tentang kepemiluan
00:31kita menangkap apa yang menjadi putusan MK, amar pertimbangan, kemudian fakta persidangan
00:40sebagai highlight yang sifatnya substansial dan strategis untuk melengkapi yang sudah berjalan di panja RU.
00:51Tujuannya apa? Satu. Agar di kemudian hari hal-hal yang serupa tidak terulang lagi.
00:56Jadi norma hukum itu harus sifatnya proper dan tunggal.
01:02Tidak boleh ada ruang dispiun, tidak boleh ada ruang multitafsir.
01:06Seperti itu.
01:07Gus, kalau dari PKB sendiri ini ada terkait bercana pemutukan pangsus ijazah Gibran,
01:13apakah PKB ikut mendukung, ikut dukung menggalang pemaksudan Gibran?
01:17Belum. Sampai sejauh ini PKB belum bersikap secara resmi
01:22karena kita masih mengkaji dan mengkalkulasi salinan putusan secara lengkap.
01:28Ini kan baru tiga hari yang lalu.
01:29Bahkan secara resmi pun baik kelembagaan partai, komisi 2, dan DPR RI.
01:35Kemarin sudah ada pernyataan dari Wakil Ketua DPR, Pak Subni Dasko Ahmad.
01:40Kita sedang menunggu salinan resminya, putusannya untuk dilakukan kajian dan kalkulasi.
01:47Terakhir, Gus. Ini masih berkaitan dengan polemik Mas Gibran.
01:52Ini kalau dari PKB gimana nih, Gus?
01:54Karena kemarin ini setelah polemik ini, Pak Jokowi terlihat tidak lagi tegas mendukung Prabu Gibran 2 periode.
02:01Seperti sebelum sebutnya. Kalau dari PKB sendiri.
02:04Kalau itu kan, apa namanya, subjektifitas penilaian lah ya.
02:09Kita nggak bisa kemudian, oh ini tegas, ini tidak tegas.
02:12Silahkan saja, media bisa menyikapi itu.
02:15Tapi yang jelas bagi PKB, sampai dengan 2029, pemerintahan Prabu Gibran ini harus berjalan secara sukses.
02:23Berjalan sesuai dengan apa yang sudah dikomitmenkan melalui janji politik dan astacitanya.
02:28PKB berkepentingan untuk memastikan roda pemerintahan ini berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh warga negara Indonesia.
02:36Bahwa kemudian nanti ada aspirasi dan ada ruang yang tersedia.
02:41Ini akan dikembalikan ke masing-masing pimpinan partai dan lembaga DPR.
02:45Kalau tanya apakah memungkinkan untuk dibentuk pansus.
02:50Secara regulasi kan sudah disampaikan oleh MK, memungkinkan.
02:54Tapi apakah jalan itu diambil?
02:56Nah ini tinggal tunggu, time will tell lah.
02:58Waktu yang akan menjawab.
03:00Oke?
03:01Dicitil jangan semuanya nih.
03:08Cara baru nonton di Smart TV.
03:11Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
03:17Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
03:21Cari Kompas TV melalui pencarian.
03:24Pilih aplikasi lalu install.
03:27Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
03:31Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
03:35Selesai, kamu bisa menonton video pilihan.
03:36Lukas TV kamu.
03:36AFTER media, kamu bisa men subject aqui.
03:36Terima kasih sudah menonton video yapıyor.
03:37Terima kasih.

Dianjurkan