00:00Sekarang gue ngomong tentang gue sendiri.
00:06Saya ada di kalangan istana sekarang.
00:09Akan jadi sasaran.
00:12Dan gak ada cara untuk menghalangi kawan-kawan saya.
00:16Yang berupaya untuk cari dalil bahwa saya mengkhianati perjuangan.
00:25Rokigerung reputasinya didagangkan pada Prabowo.
00:30Gak pernah tuker tambah reputasi saya dengan fasilitas dari awal.
00:35Saya menginginkan pikiran saya tiba 2 detik sebelum kejadian Okuping Presiden.
00:45Saya inginkan jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC.
00:58Jadi karena itu kemarin saya bilang saya hanya pindah dari luar ke dalam.
01:05Orang marah itu.
01:07Oke lah.
01:09Orang yang marah itu artinya.
01:13Dia gak ingin berpisah sebetulnya.
01:21Kayak mantan yang gelisat tapi ingin cacimaki.
01:26Padahal dia cuma karena dia gelisat.
01:27Jadi saya mengerti opini publik yang diset oleh akademisyen, oleh NGO-ers.
01:36Itu yang sekarang beredar.
01:38Tapi kita hanya ingin mengatakan bahwa ini negeri harus dikembalikan pada akal sehat.
01:44Dan orang yang ketagihan, sensasi, dia berhenti jadi pedagog.
01:50Berubah jadi demagog.
01:52Kawan-kawan saya yang tadinya pedagog akhirnya jadi demagog.
01:56Karena ada gunanya mereka hajar saya.
01:59Buat apa coba?
02:00Sama-sama masyarakat sivil.
02:02Jadi dia sendiri mendevisitkan akal pikirannya tuh.
02:05Hanya karena tadi.
02:08Marah karena ditinggalkan.
02:10Karena saya bilang saya cuma pergi sebentar.
02:13Ke warung.
02:15Buat bikin permain nano-nano.
02:17Mereka pikir saya gak akan balik kan.
02:20Masih saya balik.
02:21Dalam bentuk pikiran ide yang sama.
02:24Tapi orang memilih sesuatu.
02:27Saya memilih jadi pengkrit.
02:30Karena pilihan moral saya.
02:33Karena pilihan akal pikiran saya.
02:34Saya pertanggung jawabkan itu demi akal pikiran.
02:36Bukan demi akal pikiran publik.
02:38Saya gak ada urusan dengan.
02:40Memberi.
02:42Atau melayani keraguan-raguan publik.
02:45Melayani keraguan-raguan netizen.
02:50Demi itu.
02:51Saya tegas.
02:52Saya.
02:53I am an independent person.
02:56Orang independen itu memilih sendiri targetnya tuh.
02:59Dan bertanggung jawab.
03:01Pilihan itu.
03:02Bikin juga Pak Kodari.
03:03Dia memilih sendiri.
03:05Tanggung jawabnya.
03:06Mencacimaki oleh netizen.
03:09Mencacimaki oleh NGO.
03:11Tapi ada bagian yang dia kerjakan tanpa harus dia pamerkan.
03:16Bagian itu yang disebut sebagai memori jabatan.
03:20Pak Saganda saya percaya.
03:22Bukan karena dia.
03:23Murid gue.
03:24Eh sorry.
03:27Saya memperfikir.
03:30Tapi dia datang dengan keinginan untuk mengatakan seratus terang bahwa yang dikerjakan oleh presiden adalah keinginan untuk membuktikan visi beliau
03:42ketika berkampanye.
03:43MBG dan kooperasi itu kan janji kampanye.
03:46Bagaimana dibatalkan?
03:48Kalau dibatalkan berarti presiden gak akan ada yang dia kerjain.
03:51Enak aja dia gak akan kerjain.
03:53Dia bilang enak aja Pak presiden.
03:55Anda gak kerjain apa-apa karena batalin.
03:57Operasi dan MBG.
03:57Itu janji presiden mesti dia kerjakan konsekuensinya yang dihitung itu.
04:02Karena itu bakom akan siapkan mitigasi terhadap konsekuensi itu.
04:12Tausianya udah kebanyakan.
04:13Saya kira itu poinnya dan...
04:16Mana cari pantun penutup ya?
04:21Pohon disitu.
04:24Bentar ya.
04:27Di taman istana berkicau burung nuri.
04:34Cakep.
04:37Mengingatkan aku pada suara sang mantan.
04:42Cakep.
04:51Terima kasih banyak kawan ku kodari.
04:57Selamat datang bung nainggolan.
05:00Wah luar biasa.
05:02Terima kasih bang rugi.
05:04edingut inside nggak.