Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Rocky Gerung menegaskan dirinya tetap independen meski kini mengaku hanya "pindah dari luar ke dalam" lingkaran kekuasaan.

Rocky membantah anggapan bahwa reputasinya ditukar dengan fasilitas, serta mengatakan pilihannya masuk ke dalam dilakukan berdasarkan pertimbangan moral dan akal pikiran.

Ia juga menanggapi kritik dari sejumlah pihak yang menilai dirinya mengkhianati perjuangan sebelumnya.

Rocky juga menyinggung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan koperasi yang disebutnya sebagai janji kampanye yang harus diwujudkan.

Menurut Rocky, konsekuensi dari pelaksanaan program tersebut perlu dihitung dan disiapkan mitigasinya.

Ia menegaskan, sebagai orang independen, dirinya memilih sendiri posisi dan targetnya serta siap bertanggung jawab atas pilihan tersebut.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/694462/reputasi-di-istana-rocky-gerung-tegaskan-tetap-independen-saya-tak-tukar-reputasi-dengan-fasilitas
Transkrip
00:00Sekarang gue ngomong tentang gue sendiri.
00:06Saya ada di kalangan istana sekarang.
00:09Akan jadi sasaran.
00:12Dan gak ada cara untuk menghalangi kawan-kawan saya.
00:16Yang berupaya untuk cari dalil bahwa saya mengkhianati perjuangan.
00:25Rokigerung reputasinya didagangkan pada Prabowo.
00:30Gak pernah tuker tambah reputasi saya dengan fasilitas dari awal.
00:35Saya menginginkan pikiran saya tiba 2 detik sebelum kejadian Okuping Presiden.
00:45Saya inginkan jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC.
00:58Jadi karena itu kemarin saya bilang saya hanya pindah dari luar ke dalam.
01:05Orang marah itu.
01:07Oke lah.
01:09Orang yang marah itu artinya.
01:13Dia gak ingin berpisah sebetulnya.
01:21Kayak mantan yang gelisat tapi ingin cacimaki.
01:26Padahal dia cuma karena dia gelisat.
01:27Jadi saya mengerti opini publik yang diset oleh akademisyen, oleh NGO-ers.
01:36Itu yang sekarang beredar.
01:38Tapi kita hanya ingin mengatakan bahwa ini negeri harus dikembalikan pada akal sehat.
01:44Dan orang yang ketagihan, sensasi, dia berhenti jadi pedagog.
01:50Berubah jadi demagog.
01:52Kawan-kawan saya yang tadinya pedagog akhirnya jadi demagog.
01:56Karena ada gunanya mereka hajar saya.
01:59Buat apa coba?
02:00Sama-sama masyarakat sivil.
02:02Jadi dia sendiri mendevisitkan akal pikirannya tuh.
02:05Hanya karena tadi.
02:08Marah karena ditinggalkan.
02:10Karena saya bilang saya cuma pergi sebentar.
02:13Ke warung.
02:15Buat bikin permain nano-nano.
02:17Mereka pikir saya gak akan balik kan.
02:20Masih saya balik.
02:21Dalam bentuk pikiran ide yang sama.
02:24Tapi orang memilih sesuatu.
02:27Saya memilih jadi pengkrit.
02:30Karena pilihan moral saya.
02:33Karena pilihan akal pikiran saya.
02:34Saya pertanggung jawabkan itu demi akal pikiran.
02:36Bukan demi akal pikiran publik.
02:38Saya gak ada urusan dengan.
02:40Memberi.
02:42Atau melayani keraguan-raguan publik.
02:45Melayani keraguan-raguan netizen.
02:50Demi itu.
02:51Saya tegas.
02:52Saya.
02:53I am an independent person.
02:56Orang independen itu memilih sendiri targetnya tuh.
02:59Dan bertanggung jawab.
03:01Pilihan itu.
03:02Bikin juga Pak Kodari.
03:03Dia memilih sendiri.
03:05Tanggung jawabnya.
03:06Mencacimaki oleh netizen.
03:09Mencacimaki oleh NGO.
03:11Tapi ada bagian yang dia kerjakan tanpa harus dia pamerkan.
03:16Bagian itu yang disebut sebagai memori jabatan.
03:20Pak Saganda saya percaya.
03:22Bukan karena dia.
03:23Murid gue.
03:24Eh sorry.
03:27Saya memperfikir.
03:30Tapi dia datang dengan keinginan untuk mengatakan seratus terang bahwa yang dikerjakan oleh presiden adalah keinginan untuk membuktikan visi beliau
03:42ketika berkampanye.
03:43MBG dan kooperasi itu kan janji kampanye.
03:46Bagaimana dibatalkan?
03:48Kalau dibatalkan berarti presiden gak akan ada yang dia kerjain.
03:51Enak aja dia gak akan kerjain.
03:53Dia bilang enak aja Pak presiden.
03:55Anda gak kerjain apa-apa karena batalin.
03:57Operasi dan MBG.
03:57Itu janji presiden mesti dia kerjakan konsekuensinya yang dihitung itu.
04:02Karena itu bakom akan siapkan mitigasi terhadap konsekuensi itu.
04:12Tausianya udah kebanyakan.
04:13Saya kira itu poinnya dan...
04:16Mana cari pantun penutup ya?
04:21Pohon disitu.
04:24Bentar ya.
04:27Di taman istana berkicau burung nuri.
04:34Cakep.
04:37Mengingatkan aku pada suara sang mantan.
04:42Cakep.
04:51Terima kasih banyak kawan ku kodari.
04:57Selamat datang bung nainggolan.
05:00Wah luar biasa.
05:02Terima kasih bang rugi.
05:04edingut inside nggak.

Dianjurkan