Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Wanti-wanti John Herdman Soal Kekuatan Thailand Jelang Final ASEAN Cup

Link terkait:
https://www.suara.com/bola/2026/10/05/102251/john-herdman-wanti-wanti-timnas-indonesia-thailand-punya-senjata-yang-bisa-bikin-garuda-kewalahan

Timnas Indonesia akan melakoni laga krusial menghadapi Thailand pada partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pelatih John Herdman secara khusus mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kedisiplinan posisi dan penguasaan bola tim Gajah Perang. Herdman menilai gaya permainan Thailand berpotensi menguras stamina para pemain Garuda jika tak diantisipasi secara tepat.

Oleh sebab itu, skuad Indonesia dituntut untuk tampil adaptif dan tidak hanya terpaku pada satu pola permainan sepanjang laga. Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk mengakhiri dahaga gelar juara di level senior selama 35 tahun. Herdman menegaskan kunci kemenangan terletak pada fokus penuh, kedisiplinan, serta kemampuan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

#JohnHerdman #TimnasIndonesia

Creative/Video Editor: Aqilah/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Wanti-wanti John Hartman soal kekuatan Thailand jelang final ASEAN Cup
00:04Pati Timnas Indonesia John Hartman memberikan peringatan penting jelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026
00:11melawan Thailand di stadion utama Kelora Fungkarno.
00:15Hartman meminta para pemainnya muas padai kedisiplinan posisi
00:19dan fleksibilitas strategi tim berjuluk gajah perang tersebut.
00:23Menurut Hartman, Thailand memiliki kemampuan menguasai bola
00:27di area pertahanan lawan yang berpotensi menguras fisik sport Garuda
00:31jika tidak diantisipasi dengan baik.
00:34Karena itu, Kevin Dix dan kawan-kawan diminta lebih fleksibel
00:38serta cepat beradaptasi dengan dinamika pertandingan.
00:43Laga penentu ini menjadi momen krusial bagi Indonesia
00:46untuk mengakhiri puasa gelar di tingkat senior
00:50yang telah berlangsung selama 35 tahun.
00:54Hartman pun menegaskan agar anak asuhnya tidak terbeban besarnya momen
00:59melainkan tetap fokus penuh memanfaatkan setiap peluang
01:02hingga peluit akhir berbunyi.

Dianjurkan