00:00Bagaimana Ibu memaknai sebuah dokumen yang di situ eksplisit tertulis Certificate of Attendance?
00:10Apakah itu dalam konteks pendidikan bisa nggak disamakan dengan ijazah tamat dari sebuah proses pendidikan?
00:20Silakan Bu.
00:48Oke.
00:51Termasuk itu yang ada di insert ya?
00:54Iya.
00:55Jadi kalau begitu Ibu memaknai Certificate of Attendance ini sebagai atasnya apa yang Ibu memaknai?
01:02Kalau yang saya maknai adalah persentase kehadiran selama mengikuti perkuliahan.
01:10Jadi seringkali sertifikat itu umumnya dikeluarkan karena permintaan, bukan yang otomatis dikeluarkan oleh sebuah universitas.
01:21Oke, oke. Terima kasih Ibu Prof. Yuli.
01:25Pak Taufik, ketika Bapak, ini kan surat online-nya diterima tanggal 6 ya, tanggal 6 itu juga kemudian keluar surat
01:37keterangan ini.
01:38Jadi apapun lah itu namanya, karena tanggal 6 juga.
01:41Itu apa saja yang Bapak lakukan, Pak?
01:45Ya, mohon izin yang mulia.
01:46Jadi tadi ini juga sekaligus menanggapi pertanyaan dari...
01:51Bukan, dijawab pertanyaan saya dulu, Pak.
01:53Oh, baik.
01:54Ya, jadi untuk yang kami lakukan tentu kami menganalisis dari sisi kronologis dan juga substantif.
02:01Ya, ada dokumen-dokumen yang masuk, mulai dari ijazah SMP, SLTP, dalam hal ini bukan ijazah SMP, kalau dulu namanya
02:10STTB ya, surat tanda tamat belajar.
02:13Saya STTB juga dulu, Pak.
02:14Ya, yang diterbitkan pada tahun 2002.
02:17Kemudian kami melihat kronologis pendidikan berikutnya, yaitu di Orchid Secondary School, Singapura,
02:25yang ditempuh pada tahun 2003 sampai 2004, yang dibuktikan oleh transkrip nilai atau rapor, seperti itu, dan ada di jenjang
02:37secondary 3 and secondary 4.
02:40Kemudian dari sana, hasil atau keluaran dari jenjang pendidikan Orchid Secondary School itu adalah GCE O-Level Certificate.
02:52Jadi, Certificate O-Level atau Ordinary Level.
02:55Nah, tentu sebagaimana tadi disampaikan bahwa...
02:58Kemudian saya berhenti disitu terus, Pak.
02:59Jadi, kalau ada Certificate O-Level, itu nanti akan disetarakan dengan ijazah lah, kayak di kita ya.
03:06Nah, kalau di sini, Bapak menemukan itu nggak?
03:09Sebentar, mohon izin yang mulia.
03:12Untuk Certificate O-Level, itu memang kan belum bisa dianggap sebagai lulusan SMA atau SMK.
03:17Oke.
03:17Oleh sebab itu, tentu kami menilai jenjang pendidikan berikutnya yang diikuti oleh beliau.
03:22Oke.
03:22Ya, yaitu di UTS In Search, yang mana beliau mengikutinya pada tahun 2005.
03:27Oke.
03:272005 sampai dengan tahun 2006, dengan program Diploma of Business Studies.
03:33Oke.
03:33Ya, dan berdasarkan dari dokumen yang masuk saat itu adalah, apa namanya, Certificate of Attendance dan juga Transkrip Nilai.
03:45Oke.
03:46Nah, untuk Transkrip Nilai, dan juga ada surat keterangan bahwa yang bersangkutan enroll juga, apa namanya, keterangan enrollment.
03:54Kemudian, dari situ tentu kami menilai dari sisi mata kuliah-mata kuliah yang diambil.
04:01Selama dua tahun, beliau mengikuti perkuliahan.
04:04Ya, dalam hal ini beliau mengikuti perkuliahan dalam enam semester, ya enam semester atau enam trimester, karena satu tahun itu
04:12ada tiga trimester.
04:14Itu, dan berdasarkan hasil penilaian dari Transkrip tersebut, kami menyatakan bahwa beliau memiliki pengetahuan yang disetarakan dengan sekolah menang kejuruan,
04:28utamanya terkait program keahlian akuntansi dan keuangan.
04:32Ya, karena kami memadankan antara mata kuliah yang beliau ambil di, apa namanya, UTS In Search dengan struktur kurikulum yang
04:42ada di Indonesia pada saat itu, tahun 2018,
04:45yaitu berdasarkan Perdirjen nomor 7 tahun 2018, seperti itu yang mulia.
04:51Oke.