Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah melakukan penataan terhadap perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui merger dan restrukturisasi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan sebanyak 1.074 perusahaan BUMN akan ditata secara bertahap. Proses tersebut mencakup merger, penutupan, konsolidasi, hingga restrukturisasi perusahaan.

Baca Juga Danantara Merger BUMN, 1.074 Perusahaan Akan Dirampingkan Menjadi 200 | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/693957/danantara-merger-bumn-1-074-perusahaan-akan-dirampingkan-menjadi-200-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693998/danantara-rombak-struktur-bumn-target-sisa-200-dari-1-074-sapa-pagi
Transkrip
00:00Kita di paru akhir sampai Indonesia pagi, Saudara Badan Pengelola Investasi Daya Anagatan Nusantara atau BPI Danantara
00:06tengah melakukan penggabungan atau merger serta restrukturisasi BUMN.
00:111074 perusahaan BUMN akan di-merger, ditutup, dikonsolidasikan, serta di-restrukturisasi menjadi 200 perusahaan yang efektif dan efisien.
00:24Hal tersebut disampaikan Chief Operating Officer atau CEO Danantara, Donny Oskaria, saat ditemui di acara Breakfast Meeting IKVKM 4 di
00:33kawasan Dharma Wangsa, Kebayaran Balu, Jakarta.
00:36Donny Oskaria bilang Danantara merampingkan 1074 perusahaan BUMN secara bertahap.
00:42Saat ini perusahaan asuransi serta asuransi syariah juga tengah dilakukan penggabungan.
00:47Selain itu, Danantara juga akan menggabungkan PT PP dan PT Adikarya terlebih dahulu.
00:54Selanjutnya, baru akan melakukan restrukturisasi Wijaya Karya serta Waskita Karya.
01:03Merger asuransi juga sedang terjadi dan akhir tahun ini sudah harus terjadi.
01:09Terutama dari live insurance, kita akan go, kemudian jenis-jenis insurance juga, dan antara kredit insurance.
01:15Ini akan kita harapkan akhir tahun sudah selesai.
01:19Sekarang tubuh sama ASAI itu kan sudah US itu Pak, itu kira-kira nanti untuk syariahnya gimana tuh?
01:24Jadi yang syariah juga sama, kita akan lakukan juga merger, jadi ada asuransi yang syariahnya juga sama.
01:31Seperti itu live insurance, jenis insurance, juga ada yang syariah.
01:34Karena kan kita juga menyalurkan kurus syariah, jadi nanti ada asuransi penjamin yang kurus syariah juga.
01:42Ini akan paling cepat.
01:45Sebelum saya sampaikan juga ke publik bahwa merger PP, Adik Karya, kemudian juga Berantas dan India Karya, ini akan kita
01:51selesaikan.
01:52Ini yang paling mudah untuk dilakukan mergernya.
01:55Sehingga kita mulai melakukan merger ini dulu, kemudian yang baru berikutnya yang perusahaan yang harus kita restrukturisasi.
02:01Ya itu ada Wika, Waskita, terutama sekali Wika dan Waskita.
02:05Kalau yang utama Karya, mereka relatifnya sehat.
02:09Jadi hanya Wika, Waskita yang akan menjadi persoalan karena membutuhkan effort kita untuk melakukan restrukturisasi,
02:15divestasi aset mereka, menurunkan hutangnya, sisanya akan kita restrukturisasi.
02:19Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan