Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Hakim MK Saldi Isra mencecar pihak Kemendikdasmen, Taufiq yang memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi.

Sidang digelar di MK pada Jumat (2/10/2026) membahas Kasus Ijazah Gibran.

Mulanya Saldi Isra bertanya soal sertifikat kehadiran atau Certificate of Attendance yang dimaksud oleh Kemendikdasmen.

"Certificate of attendance lebih kepada keterangan bahwa yang bersangkutan mengikuti pendidikan di UTS insearch," ujar Taufiq.

"Kehadiran tapi tidak pada status tamat atau tidak ya," tanya Saldi Isra.

Baca Juga Hakim MK Saldi Pertanyakan Ijazah Wapres Gibran ke Kemendikdasmen saat Ajukan Penyetaraan di https://www.kompas.tv/nasional/693868/hakim-mk-saldi-pertanyakan-ijazah-wapres-gibran-ke-kemendikdasmen-saat-ajukan-penyetaraan

"Status mengenai tamat atau tidaknya kami lihat dari transkip nilai yang kami terima seperti itu," Jawab Taufiq.

"Tapi tidak ada ijazahnya kan?" Tanya Saldi.

"Pada saat pengajuan, tidak ada yang mulia," jawab Taufiq.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

#hakimmk #saldiisra #kemendikdasmen

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693969/hakim-mk-saldi-isra-cecar-kemendikdasmen-tidak-ada-ijazahnya-kan
Transkrip
00:00Kehadiran ya, kehadiran tapi tidak pada status tamat atau tidak?
00:05Ya, status mengenai tamat atau tidaknya kami lihat dari transkrip nilai yang kami terima.
00:12Oke, tapi tidak ada ijazahnya kan?
00:15Pada saat pengajuan tidak ada yang mulia.
00:18Pada saat pengajuan tidak ada ijazahnya?
00:20Dan berdasarkan hasil penilaian dari transkrip tersebut, kami menyatakan bahwa beliau memiliki pengetahuan yang disetarakan dengan sekolah menang kejuruan,
00:33utamanya terkait program keahlian akuntansi dan keuangan.
00:38Ya, karena kami memadankan antara mata kuliah yang beliau ambil di UTS In Search dengan struktur kurikulum yang ada di
00:48Indonesia pada saat itu,
00:50tahun 2018, yaitu berdasarkan Perdirjen nomor 7 tahun 2018, seperti itu yang mulia.
00:57Oke, pertanyaan saya Pak Taufik, pernah tidak ada yang ikut di UTS In Search juga yang minta penyetaraan ke kementerian?
01:08Sepanjang saya menjadi tim, sebagai bagian dari anggota tim penilai, saya belum pernah mendapatkan seperti yang Saudara Gibran.
01:17Ini baru satu-satunya ya, ketika Bapak jadi penilai?
01:21Untuk UTS In Search, ya.
01:22Oke, pertanyaan saya.
01:24Bagaimana Bapak memaknai kata Certificate of Attendance itu, apabila kita komparasi misalnya dengan ijazah dalam bahasa Indonesia?
01:33Apa yang Bapak jelaskan ini?
01:35Ya, Certificate of Attendance lebih kepada keterangan bahwa yang bersangkutan mengikuti pendidikan di UTS In Search.
01:45Kehadiran ya?
01:46Ya.
01:47Kehadiran, tapi tidak pada status tamat atau tidak?
01:50Ya, status mengenai tamat atau tidaknya kami lihat dari transkrip nilai yang kami terima.
01:57Oke, tapi tidak ada ijazahnya kan?
02:01Pada saat pengajuan tidak ada yang mulia.
02:03Pada saat pengajuan tidak ada ijazahnya?
02:05Tidak ada bentuk lain ya?
02:07Tidak ada bentuk lain dari, mohon maaf.
02:09Tidak ada bentuk lain yang disampaikan ke Bapak dari pemohon yang disampaikan hanya Certificate of Attendance ini ya?
02:16Ya, dan juga transkrip.
02:18Oke, pertanyaan berikutnya, apakah lajim atau biasa atau sesuatu yang memang sudah menjadi patokan standar,
02:29kalau orang minta surat keterangan seperti ini, lalu yang dikeluarkan itu adalah dinilai memiliki pengetahuan setara itu?
02:40Ya, Moenjin, Ketua.
02:41Sekaligus menjawab yang lain tadi.
02:45Kebetulan tahun 2024 anak saya juga mendapat penyentaraan, persis kalimatnya dengan yang dikeluarkan di tahun 2000.
02:52Siapa?
02:52Anak saya baru lulus SMA dari Korea, sama suratnya.
02:56Jadi template-nya sama dari tahun 2019 sampai sekarang masih sama.
03:00Oke, kebetulan anak Bapak ya?
03:01Nah, anak Bapak itu yang diterima Certificate of Attendance atau ada Certificate of Attendance?
03:07Ini Moenjin menjelaskan.
03:09Jadi, yang kami lakukan adalah...
03:13Pertanyaan saya Pak, karena Bapak nanti tadi menyebut anak Bapak.
03:17Yang diterima anak Bapak itu Certificate of Attendance atau ada Certificate of Attendance?
03:21Oh, ada, ada ijazahnya karena anak SMA.
03:24Oke, ada ijazahnya ya?
03:26Oke, lanjutkan Pak, silahkan.
03:28Saya terus menjawab yang lain Pak.
03:29Ya, silahkan.
03:31Ini Moenjin, pimpinan.
03:32Yang pertama, supaya nanti urut dari Ibu Eni tadi menanyakan terkait dengan masukan dari Kementerian.
03:38Kami terus tangan tidak ada informasi, Bu, bahwa Kementerian Sama Nengah memberikan atau usulan
03:42terkait dengan pasal yang ada di KP, di PKPU.
03:48Ini mungkin teman-teman ada informasi?
03:50Tidak ada.
03:51Ya, kami tidak ada informasi itu.
03:53Kemudian terkait dengan tadi yang sudah ditambahkan oleh Pak Taufik, supaya kita lihatnya lebih utuh.
04:02Kita tidak akan menemukan ijazah pada saat kita belum menyelesaikan struktur atau jenjang program serak seluruhan.
04:11Maka yang diberikan adalah Certificate of Attendance yang tadi disampaikan.
04:15Sekaligus langsung meng-counter saja pernyataan tim ahli yang kemarin yang dihadirkan.
04:21Terkait dengan, tadi juga pertanyaan dari Pak Guntur ya, terkait dengan apakah ada advanced graduate level yang sudah keluar sehingga
04:33bisa disetarakan.
04:34Dan saya jelaskan bahwa MDIS itu berada di Singapura.
04:40Di sistem Singapura itu tidak ada namanya advanced diploma.
04:48Jadi perlu diklarifikasi dengan ahli kemarin bahwa di pendidikan sistem Singapura,
04:55MDIS berada itu tidak ada namanya Certificate of Advanced Diploma.
05:05Jadi itu clear dulu supaya tidak mengacu pada informasi yang belum tentu benar.
05:11Yang berikutnya terkait dengan apa yang kita lihat dari keseluruhan penilaian.
05:17Jadi gini Pak, kita punya di aturan kementerian kita yang pertama adalah
05:24bagaimana kita menilai seseorang yang tadi Bu Eni tanyakan dari awal,
05:31kita nilai itu apakah jasanya, apakah kompetensinya atau yang lain.
05:37Ini disebutkan Bu di dalam PP 17 ya, nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaran pendidikan
05:47pasal 79 ayat 2 dan ayat 3, SMA dan MA terdiri atas tiga tingkatan kelas,
05:54yaitu kelas 10, kelas 11, dan kelas 12.
05:59SMK dan MAK, ini maksudnya kejuruan ya, terdiri dari tiga tingkatan sama 10, 11, 12.
06:11Nah, di dalam dokumen yang kita analisis, artinya kalau tiga tahun itu ada enam semester pembelajaran atau enam rapot.
06:23Nah, dari Orjot, tadi yang ditanyakan dokumen apa saja yang diterima, ini saya sebutkan satu persatu.
06:29Yang pertama adalah ijasa SLTP, Pak Guto tadi satu persatu saya sebutkan yang kikmati terima.
06:35Tanggal 21 Juni, tertanggalnya 2002.
06:40Rapot empat semester dari Orjot Park Secondary School, Singapura.
06:45Jadi kalau lulus SMP, mestinya di Singapura itu secondary itu lulus SD.
06:53Masuk lima tahun, empat atau lima tahun.
06:56Berarti kalau lanjut terus berarti lima tahun.
06:58Tapi karena empat tahun sudah dapat O-level, di Australia itu O-level bisa masuk ke diploma UTS Insurge tahun
07:07itu, tahun 2006.
07:10Yang kami terima, saya ulangi lagi.
07:13Rapot secondary 3, 2003, meliputi examination result first semester, year 2003, tanggal 4 Juni 2023.
07:22Ini kami sampaikan saja, selalu panjang mungkin.
07:24Atau kami bacakan satu-satu.
07:26Itu bukti itu disampaikan enggak tadi?
07:27Sudah.
07:28Di sini ya?
07:28Ya, sudah.
07:29Oke.
07:29Silahkan Pak, mana yang bisa disampaikan.
07:31Kalau waktunya enggak cukup, nanti kita sambung siap-siap soal Jumat.
07:34Siap.
07:36Supaya ini bisa jadi terang, Pak.
07:37Jadi katanya terangnya itu bak cahaya.
07:41Jadi enggak boleh diragukan lagi.
07:43Makanya kita santai saja, Pak.
07:44Enggak selesai sekarang, kita sambung siap Jumat.
07:47Jika perlu, kita sambung nanti malam.
07:49Siap, Yang Mulia.
08:05Di Smart TV kamu.
08:08Cari Kompas TV melalui pencarian.
08:11Pilih aplikasi, lalu install.
08:13Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
08:19Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.

Dianjurkan