00:00Kehadiran ya, kehadiran tapi tidak pada status tamat atau tidak?
00:05Ya, status mengenai tamat atau tidaknya kami lihat dari transkrip nilai yang kami terima.
00:12Oke, tapi tidak ada ijazahnya kan?
00:15Pada saat pengajuan tidak ada yang mulia.
00:18Pada saat pengajuan tidak ada ijazahnya?
00:20Dan berdasarkan hasil penilaian dari transkrip tersebut, kami menyatakan bahwa beliau memiliki pengetahuan yang disetarakan dengan sekolah menang kejuruan,
00:33utamanya terkait program keahlian akuntansi dan keuangan.
00:38Ya, karena kami memadankan antara mata kuliah yang beliau ambil di UTS In Search dengan struktur kurikulum yang ada di
00:48Indonesia pada saat itu,
00:50tahun 2018, yaitu berdasarkan Perdirjen nomor 7 tahun 2018, seperti itu yang mulia.
00:57Oke, pertanyaan saya Pak Taufik, pernah tidak ada yang ikut di UTS In Search juga yang minta penyetaraan ke kementerian?
01:08Sepanjang saya menjadi tim, sebagai bagian dari anggota tim penilai, saya belum pernah mendapatkan seperti yang Saudara Gibran.
01:17Ini baru satu-satunya ya, ketika Bapak jadi penilai?
01:21Untuk UTS In Search, ya.
01:22Oke, pertanyaan saya.
01:24Bagaimana Bapak memaknai kata Certificate of Attendance itu, apabila kita komparasi misalnya dengan ijazah dalam bahasa Indonesia?
01:33Apa yang Bapak jelaskan ini?
01:35Ya, Certificate of Attendance lebih kepada keterangan bahwa yang bersangkutan mengikuti pendidikan di UTS In Search.
01:45Kehadiran ya?
01:46Ya.
01:47Kehadiran, tapi tidak pada status tamat atau tidak?
01:50Ya, status mengenai tamat atau tidaknya kami lihat dari transkrip nilai yang kami terima.
01:57Oke, tapi tidak ada ijazahnya kan?
02:01Pada saat pengajuan tidak ada yang mulia.
02:03Pada saat pengajuan tidak ada ijazahnya?
02:05Tidak ada bentuk lain ya?
02:07Tidak ada bentuk lain dari, mohon maaf.
02:09Tidak ada bentuk lain yang disampaikan ke Bapak dari pemohon yang disampaikan hanya Certificate of Attendance ini ya?
02:16Ya, dan juga transkrip.
02:18Oke, pertanyaan berikutnya, apakah lajim atau biasa atau sesuatu yang memang sudah menjadi patokan standar,
02:29kalau orang minta surat keterangan seperti ini, lalu yang dikeluarkan itu adalah dinilai memiliki pengetahuan setara itu?
02:40Ya, Moenjin, Ketua.
02:41Sekaligus menjawab yang lain tadi.
02:45Kebetulan tahun 2024 anak saya juga mendapat penyentaraan, persis kalimatnya dengan yang dikeluarkan di tahun 2000.
02:52Siapa?
02:52Anak saya baru lulus SMA dari Korea, sama suratnya.
02:56Jadi template-nya sama dari tahun 2019 sampai sekarang masih sama.
03:00Oke, kebetulan anak Bapak ya?
03:01Nah, anak Bapak itu yang diterima Certificate of Attendance atau ada Certificate of Attendance?
03:07Ini Moenjin menjelaskan.
03:09Jadi, yang kami lakukan adalah...
03:13Pertanyaan saya Pak, karena Bapak nanti tadi menyebut anak Bapak.
03:17Yang diterima anak Bapak itu Certificate of Attendance atau ada Certificate of Attendance?
03:21Oh, ada, ada ijazahnya karena anak SMA.
03:24Oke, ada ijazahnya ya?
03:26Oke, lanjutkan Pak, silahkan.
03:28Saya terus menjawab yang lain Pak.
03:29Ya, silahkan.
03:31Ini Moenjin, pimpinan.
03:32Yang pertama, supaya nanti urut dari Ibu Eni tadi menanyakan terkait dengan masukan dari Kementerian.
03:38Kami terus tangan tidak ada informasi, Bu, bahwa Kementerian Sama Nengah memberikan atau usulan
03:42terkait dengan pasal yang ada di KP, di PKPU.
03:48Ini mungkin teman-teman ada informasi?
03:50Tidak ada.
03:51Ya, kami tidak ada informasi itu.
03:53Kemudian terkait dengan tadi yang sudah ditambahkan oleh Pak Taufik, supaya kita lihatnya lebih utuh.
04:02Kita tidak akan menemukan ijazah pada saat kita belum menyelesaikan struktur atau jenjang program serak seluruhan.
04:11Maka yang diberikan adalah Certificate of Attendance yang tadi disampaikan.
04:15Sekaligus langsung meng-counter saja pernyataan tim ahli yang kemarin yang dihadirkan.
04:21Terkait dengan, tadi juga pertanyaan dari Pak Guntur ya, terkait dengan apakah ada advanced graduate level yang sudah keluar sehingga
04:33bisa disetarakan.
04:34Dan saya jelaskan bahwa MDIS itu berada di Singapura.
04:40Di sistem Singapura itu tidak ada namanya advanced diploma.
04:48Jadi perlu diklarifikasi dengan ahli kemarin bahwa di pendidikan sistem Singapura,
04:55MDIS berada itu tidak ada namanya Certificate of Advanced Diploma.
05:05Jadi itu clear dulu supaya tidak mengacu pada informasi yang belum tentu benar.
05:11Yang berikutnya terkait dengan apa yang kita lihat dari keseluruhan penilaian.
05:17Jadi gini Pak, kita punya di aturan kementerian kita yang pertama adalah
05:24bagaimana kita menilai seseorang yang tadi Bu Eni tanyakan dari awal,
05:31kita nilai itu apakah jasanya, apakah kompetensinya atau yang lain.
05:37Ini disebutkan Bu di dalam PP 17 ya, nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaran pendidikan
05:47pasal 79 ayat 2 dan ayat 3, SMA dan MA terdiri atas tiga tingkatan kelas,
05:54yaitu kelas 10, kelas 11, dan kelas 12.
05:59SMK dan MAK, ini maksudnya kejuruan ya, terdiri dari tiga tingkatan sama 10, 11, 12.
06:11Nah, di dalam dokumen yang kita analisis, artinya kalau tiga tahun itu ada enam semester pembelajaran atau enam rapot.
06:23Nah, dari Orjot, tadi yang ditanyakan dokumen apa saja yang diterima, ini saya sebutkan satu persatu.
06:29Yang pertama adalah ijasa SLTP, Pak Guto tadi satu persatu saya sebutkan yang kikmati terima.
06:35Tanggal 21 Juni, tertanggalnya 2002.
06:40Rapot empat semester dari Orjot Park Secondary School, Singapura.
06:45Jadi kalau lulus SMP, mestinya di Singapura itu secondary itu lulus SD.
06:53Masuk lima tahun, empat atau lima tahun.
06:56Berarti kalau lanjut terus berarti lima tahun.
06:58Tapi karena empat tahun sudah dapat O-level, di Australia itu O-level bisa masuk ke diploma UTS Insurge tahun
07:07itu, tahun 2006.
07:10Yang kami terima, saya ulangi lagi.
07:13Rapot secondary 3, 2003, meliputi examination result first semester, year 2003, tanggal 4 Juni 2023.
07:22Ini kami sampaikan saja, selalu panjang mungkin.
07:24Atau kami bacakan satu-satu.
07:26Itu bukti itu disampaikan enggak tadi?
07:27Sudah.
07:28Di sini ya?
07:28Ya, sudah.
07:29Oke.
07:29Silahkan Pak, mana yang bisa disampaikan.
07:31Kalau waktunya enggak cukup, nanti kita sambung siap-siap soal Jumat.
07:34Siap.
07:36Supaya ini bisa jadi terang, Pak.
07:37Jadi katanya terangnya itu bak cahaya.
07:41Jadi enggak boleh diragukan lagi.
07:43Makanya kita santai saja, Pak.
07:44Enggak selesai sekarang, kita sambung siap Jumat.
07:47Jika perlu, kita sambung nanti malam.
07:49Siap, Yang Mulia.
08:05Di Smart TV kamu.
08:08Cari Kompas TV melalui pencarian.
08:11Pilih aplikasi, lalu install.
08:13Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
08:19Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.