Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Ketua KPU Hasyim Asyari memberikan keterangan sebagai saksi dari pihak termohon dalam sidang pembuktian gugatan ijazah Gibran di Mahkamah Konstitusi pada Kamis (1/10/2026).

Menjawab pertanyaan hakim soal bagaimana pengawasan Bawaslu terhadap dokumen-dokumen prersyaratan calon, Hasyim mengatakan KPU selalu memberikan akses kepada Bawaslu.

''Kami punya aplikasi yang namanya SILON (Sistem Informasi Pencalonan) dan setiap ada situasi atau tahap itu di Pileg atau Pilpres, KPU selalu memberikan akses bentuknya surat kepada teman-teman di Bawaslu, berupa akun, user id dan passwordnya'', ujarnya.

''Memang yang kami berikan akses kepada teman-teman Bawaslu adalah sebagai viewer artinya melihat'', tambahnya.

Baca Juga Hasyim Asy'ari Sebut Tak Ada Intervensi Selama Pemilu 2024: Saya Tak Bisa Dipaksa Melanggar UU di https://www.kompas.tv/nasional/693727/hasyim-asy-ari-sebut-tak-ada-intervensi-selama-pemilu-2024-saya-tak-bisa-dipaksa-melanggar-uu

#ijazahgibran #kpu #sidangmk

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/693745/sidang-pembuktian-ijazah-gibran-hasyim-sebut-kpu-selalu-berikan-akses-ke-bawaslu-sebagai-viewer
Transkrip
00:00Yang pertama dalam konteks pembentukan peraturan KPU dalam diskusi-diskusi apapun bentuknya
00:06apakah itu FGD, apakah itu rapat, apa itu namanya, rapat koordinasi
00:14bahkan sampai dengan konsinyering dan RDP dan juga harmonisasi yang dipimpin oleh Kementerian Hukum
00:23bahwa selalu diundang dan dilibatkan.
00:26Dan ini saya tahunya juga dari catatan-catatan yang disiapkan oleh teman-teman di KPU
00:33karena tentang apa itu namanya, minut atau catatan peristiwa itu siapa berpendapat apa juga ada yang ada di sini.
00:43Yang kedua soal pengawasan bawah selu, saya ingin menjawab Pak Guntur dan Pak Adi Skadir
00:54pada dasarnya KPU ini diberikan akses untuk mengawasi terutama dalam pencalonan.
01:00Kami punya aplikasi atau IT yang namanya SILON, Sistem Informasi Pencalonan.
01:07Dan setiap kali ada situasi itu atau peristiwa atau tahapan itu, apakah itu untuk Pilek maupun BLEPLES,
01:14KPU selalu memberikan akses bentuknya surat kepada teman-teman di bawah selu,
01:20yang intinya akun yang bisa digunakan oleh teman-teman di bawah selu, termasuk user ID dan passwordnya.
01:27Kalau kebetulan belum bisa diakses, kami juga kirimkan tim atau nanti timnya bawah selu juga koordinasi dengan tim ID KPU.
01:35Memang yang kami berikan akses kepada teman-teman di bawah selu adalah viewer, artinya melihat.
01:40Ya karena bawah selu itu kan pengawas ya, awas yang digunakan mata, maka kemudian kami berikan akses viewer melihat.
01:48Dan kemudian kalau apa saja dokumen yang ada di dalam SILON yang diajukan atau diajukan oleh tim koalisi partai
02:00yang mengajukan pasangan calon itu semuanya dapat diakses dan bisa disaksikan oleh teman-teman bawah selu.
02:06Tidak ada yang kami tutup-tutupi, semua yang kami lihat juga bisa dilihat oleh teman-teman bawah selu.
02:13Apakah itu para anggota, pimpinannya maupun tim di bawah selu yang ditugaskan untuk melakukan tugas pengawasan.
02:20Saya kira demikian yang untuk topik bawah selu.
02:24Ini termasuk yang 16 dokumen yang dirahasiakan itu bisa dilihat bawah selu?
02:30Bisa, viewer, maksudnya viewer melihat bisa.
02:39Berikutnya, masih topik bawah selu soal tadi ya, termasuk juga nanti untuk menjawab Pak Ridwan Mansur.
02:48Jadi di dalam pengawasan yang dilakukan teman-teman bawah selu, seingat saya dan sepengetahuan saya,
02:55saya salah mohon dikoresi Mas Bagja.
02:59Cara bekerja bawah selu itu ada dua.
03:01Yang pertama adalah hasil pengawasan atau temuan, sifatnya bawah selu aktif.
03:06Yang kedua adalah laporan, karena ada laporan masyarakat.
03:09Nah, dalam situasi ini, dalam konteks pencalonan presiden, wakil presiden,
03:14kami belum pernah mendapatkan informasi, baik lisan tertulis tentang hasil temuan atau pengawasannya bawah selu,
03:21maupun ada atau tidaknya laporan masyarakat yang masuk ke bawah selu berkaitan dengan
03:27pemenuhan syarat calon presiden, wakil presiden dalam Pilpres 2024.
03:32Demikian yang untuk topik bawah selu.
03:35Terima kasih.

Dianjurkan