00:00Usai Karhutlah padam, masyarakat Riau harus waspada banjir dan longsor.
00:04Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru,
00:08Warjono mengatakan Provinsi Riau mulai memasuki musim hujan.
00:12Beberapa hari belakangan, hujan yang turun juga telah membantu memadamkan
00:16sejumlah kebakaran hutan dan lahan, Karhutlah, di wilayah Riau.
00:20Memasuki musim hujan, Alhamdulillah, hingga 22 September,
00:25tidak lagi ditemukan hotspot di Riau.
00:26Tetapi kewaspadaan terhadap Karhutlah tetap diperlukan,
00:30ujarnya, Rabu 23 September 2026.
00:34Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi
00:37yang berpotensi muncul saat hujan mulai mengguyur Riau.
00:40Apalagi, saat hujan ekstrim yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor.
00:45Perlu diwaspadai, akibat tingginya volume hujan dalam waktu singkat tersebut
00:50muncul awan-awan yang berpotensi menyebabkan cuaca ekstrim.
00:52Sehingga masyarakat harus mewaspadai ancaman banjir dan longsor, jelasnya.
00:58Menurutnya, masyarakat terutama harus mewaspadai wilayah yang rawan
01:02atau pernah terjadi banjir dan longsor sebelumnya.
01:04Masyarakat juga diimbau lebih berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah
01:08saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
01:11Selain itu, ia mengingatkan bahwa potensi Karhutlah juga belum bisa dipastikan
01:15tidak akan terjadi selama musim hujan.
01:18Pasalnya, fenomena El Nino yang masih berlangsung dapat menyebabkan hujan tidak merata di Riau.
01:24Apabila ada wilayah yang tidak mengalami hujan dan menjadi kering akibat fenomena ini,
01:28maka wilayah tersebut bisa saja terjadi Karhutlah.
01:32Kekeringan singkat di tengah musim hujan ini berpotensi memicu Karhutlah,
01:35terutama hingga bulan Oktober, pungkasnya.
01:38Selamat menikmati!