00:00Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:02Yang saya hormati Ketua dan Pimpinan Komisi 13 dan teman-teman di Komisi 13.
00:10Yang saya hormati Pak Dirjen dan jajarannya,
00:14hari ini telah kita dengar tadi pemamparan dengan peristiwa kalapas Cibinong ya.
00:21Saya lihat di media juga akan ada korban dari apa? Kepala Lapas.
00:28Sebenarnya kalapas ini bisa buat apa sih dengan peristiwa ini?
00:32Kalau kita lihat Pak Dirjen ya, ya enggak usah menutup mata bahwa masyarakat sudah lihat di media sosial
00:41bahwa kejadian itu memang terjadi, bahwa ada hunian-hunian yang memang ada.
00:52Jadi kalapas juga enggak bisa disalahkan dan dikorbankan juga.
00:56Kalapas kan instruksi dari atas sebuahnya.
00:59Bisa apa kalapas dengan pimpinan-pimpinan dia di atas?
01:04Jalan pikiran kita mengatakan, ya jangan korbankan dia, tapi perbaikin sistem yang ada.
01:10Ini tiba-tiba dinonaktifkan.
01:13Mereka bisa apa dengan pimpinan mereka?
01:16Suruh diam-diam.
01:18Suruh jalan-jalan. Itu kalapas.
01:20Jadi kita tahu semua sangat disayangkan.
01:24Ketika ada peristiwa besar seperti ini, nasional peristiwanya hanya korbannya lima orang.
01:32Kasih yang kalapas ini.
01:33Dia enggak salah apa-apa, sistem yang Bapak bangun yang salah.
01:39Orang ini pasti lelah masuk.
01:40Ada video Pak Permadi mengatakan,
01:43Waktu jamannya apa itu?
01:45Orang kayak Sumatera Sitorus itu masuk penjara, bisa berkunjung kok.
01:48Satu marga itu.
01:49Satu marga itu.
01:50Ada videonya, ada barang bukti.
01:53Ini kita enggak bisa tutupi Pak Dirjen.
01:56Ya, katakan saya-saya perbaikin.
01:59Dan itu aja.
02:01Kalau belum perlu, kalau orang Jepang itu hirang kiri.
02:04Itu yang penting.
02:05Daripada ini pembusukan dibiarkan terus muter-muter-muter jelek seluruh negara.
02:10Ujung-ujungnya, satunya apa, presidennya yang dijelekkan.
02:14Kita pinginnya dengan era jaman Prabowo ini, ini perbaikan banget.
02:19Ini sudah eranya sudah mulai beberapa presiden terjadi.
02:22Di era jaman ini, gas sikat.
02:25Nah, ini yang penting kita buat.
02:27Perbaiki sebaik mungkin.
02:29Dengan kejadian ini, menasional.
02:32Dia mau orang kaya, mau orang hebat, mau bupati di penjara, sama posisinya diberhukum.
02:38Enggak ada cerita.
02:39Nah, ini bagaimana kita mau buat seperti ini?
02:42Mau Dewan, DPRR di penjara, duduk di situ.
02:46Satu kamar 15 orang, satu kamar 18 orang, itu yang benar.
02:50Ini yang saya hati nurani, berlawanan dari tadi.
02:53Masa kelapa-lapa dikorbankan?
02:56Sistem kita yang salah.
02:59Ini, Pak Pimpinan, tolong setelah kejadian ini, ada perubahan lah di lapas-lapas kita ini.
03:06Yang berikutnya, saya pinginnya, kita ketika kunjung itu, terus terang, kita kunjung sebagai komisi 13.
03:14Terus diawasin sama petugas-petugas lapas.
03:17Kita juga gak bisa nanya sama warga binaan, apa yang terjadi, bagaimana yang terjadi.
03:25Ini kekurangan-kekurangan kita.
03:26Saya merasa dua tahun mengawasi lapas ini.
03:29Saya sudah lihat seperti itu.
03:31Tapi Allah membuktikan peristiwa ini.
03:34Membuka tabir ini.
03:36Ya, ada perbaikan di kemudian hari.
03:38Ini memang, apa ya, isi hati ketua, terus terang ini, mudah-mudahan selepas kejadian ini, ya keadilan ditarapkan di lapas
03:49-lapas itu.
03:50Terima kasih.
03:50Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.