00:03ke lokasi sawah yang enggak kepanen ya keburu kemarau dikarenakan enggak ada aliran air
00:12dari irigasi juga ada cuman enggak hujan dua minggu aja udah kering irigasi sawah kita
00:20sampai enggak enggak kepanen 4 bulan kebelakang kita enggak sama sekali enggak kepanen keburu
00:26kemarau baru nabur pupuk udah enggak ada air ya udah langsung kering sehingga sama sekali enggak
00:35kepanen kalau dulu makan kita bulan ini tentu musim pajak sawah sekarang enggak susah jadi di kita mah
00:43gimana ada turun hujan 23 kali hujan langsung kita turun garap sawah nah ini ada masih hijau nih ya
00:51ya kadang-kadang kita jadat dari kali itu kali di Bendung dulu ke suka kompen warga yang mau mandi
00:57pakai jadat ngeliri ini pala wijak enam kacang bahkan sekarang panen juga gini enggak maksimal ini gagal
01:04nih hubungan ya kemarau nya terlalu lama jadi yang enggak tahan enggak tahan panas
01:16nah ini lokasinya salah kita yang enggak kepanen ini cuman bisa gini enggak kepanen seluas 2 hektare
01:27menghabiskan modal 12 juta ini kan sapi juga enggak mau enggak mau makan kita ya pasrah aja ya kita serabutan
01:39kan ada kerja bangunan kadang-kadang ada dua minggu-dua minggu kerja satu minggu nganggur
01:46nanti ada yang mengajak lagi kerja bangunan lagi gitu-gitu aja tetap tiap hari tiap bulan
01:51jadi kalau dibilang cukup ya enggak cukup
02:01kan ya kondisi yang enggak ada air ya gimana lagi coba kita juga bingung mau nanam jagung nggak ada
02:09air mau nanam kacang ya kayak tadi kemarin ada satu malam tuh hujan ya kondisi cuman gini doang
02:17enggak enggak tembus kalau masalah tanam kita mah gimana ada hujannya
02:25soalnya tidak ada hujan ini ini kalau biasa sampai lima ton kita dua ton mata ya harapannya untuk
02:33ke depannya mudah-mudahan ada bantuan semacam bendungan gitu buat mengaliri ke warga ke sawah-sawah kita
02:47Jawa Barat menjadi satu dari 17 provinsi yang alami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari alias ekstrim
02:54panjang pantauan BMKG hingga akhir September ini ada 61,91 persen dari luas daratan Indonesia
03:01alami musim kemarau panjang
03:03di bulan Mei kami udah merasakan dampak berarti lima bulan ke belakang warga kami mengalami kekeringan akhirnya dari
03:31masyarakat melalui PRT bikin pengajuan ke kantor desa makanya lima bulan ke belakang kami hampir perminggu itu
03:42ada kadang-kadang tiap hari bantuan dari BPPD warga terutama di RT 11 ini kan jatuh di RT 11 sekitar
03:53150 kakak
04:03ya untuk konsumsi masyarakat karena air itu sangat-sangat dibutuhkan kalau di desa kami itu khusus di
04:12meninggal itu udah jadi rutin bu per tahun itu pasti ada kemarau kemarau tiga bulan atau sekarang udah lima
04:20bulan ya lima bulan musim kemarau makanya terasa sangat rasa sekali
04:33di wilayah jonggol ini emang yang sering terdampak
04:39kekeringan itu pertama meninggali karena kontur tanah di meninggali itu beda jadi kalau kita gali
04:48tanah bikin sumur dangkal aja kontuk bor ya bor itu nggak bisa dampak pertama untuk kebutuhan kami sehari-hari
05:08Hai setelah panen Nah harusnya setelah panen kami udah bercocok tanam kembali kan udah
05:13lebih bajak karena musim kemarau kami tidak bisa untuk bajak makanya ah terhenti nih sampai sekarang
05:19biasanya di kami masa tanam satu tahun itu kami dua kali dua kalipun itu udah rata-rata kalau dampak sawah
05:29yang yang ada di wilayah meninggalih ya meninggalih itu sekitar 300 hektare kalau untuk daerah Dusun 3 diantara
05:36200 hektare satu hektare di sini rata-rata lima ton berarti kalau dinilaikan sekarang 600 kali 300 hektare
05:45tinggal ngalir sendiri nanya terlalu banyak bro
05:54kalau untuk jangka panjang itu kami kan minta permohonan bu permohonan ke PDAM bahwa di kami itu minta
06:03pemasangan pemasangan PDAM cuma mungkin kalau untuk wilayah jonggol itu air yang ada di
06:14pemasok kecamatan jonggol itu masih kurang mudah-mudahan harapan kami ke depan kan disini dibangun
06:23bendungan cijurai ya cijurai sama cibet harapan kami di saat ada bangunan tersebut pasokan air yang
06:30kami meninggalih itu bisa tercapai terutama di PDAM dan kedua untuk masa tanam karena di wilayah
06:37meninggalih itu pertanian yang ada di wilayah meninggalih itu tak ada hujan
06:47kekeringan dan krisis air mengancam ketahanan pangan menyaju laporan organisasi pangan dan
06:52pertanian atau FAO Lnyinyo tahun 1997-1998 yang kuat berdampak pada penurunan panen padi di
07:01tahun 1998 di Indonesia sebesar 6% dibandingkan panen tahun 1996
07:09sementara pada Lnyinyo 2023-2024 BPS mencatat terdapat penurunan produksi beras pada
07:16Jadwari hingga April 2024 sebesar 14,74% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya
07:26ini untuk yang merah-merah ini adalah ini yang harus kita lakukan respon darurat itu di sini
07:31sebenarnya paling terdampak lah istilahnya untuk kasus Lnyinyo yang jelas terjadi adalah banyak pertanyaan yang gagal ya
07:37pusok jadi gagal panen kerugiannya kalau dirupiahkan bisa sampai mungkin miliaran
07:42bahkan triliunan hampir Jawa Timur sampai sampai Jawa Barat ini terasa di sini kalau di Jakarta
07:47karena tidak punya pertanyaan mungkin krisis air bersih ya jadi kekurangan air
07:51terima kasih
08:02terima kasih
08:04terima kasih
08:04terima kasih
08:06terima kasih
08:07terima kasih
08:08terima kasih
08:09terima kasih
08:13terima kasih
08:14terima kasih