00:00Jadi jangan main-main, Pak, dengan publik.
00:02Jangan main-main dengan pengawasan.
00:05Di sini ditulis, ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini.
00:11Bagaimana cerita figuranya Masrin, Jimmy Masrin itu bisa ada dalam rumah dinas?
00:19Pertanyaan saya, Pak Kalapas, Anda tiga tahun di sana.
00:23Sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?
00:33Ya, Bapak, mohon izin.
00:34Kami mendapatkan informasi atas nama tersebut kurang lebih...
00:49Jangan bohong ya, Pak. Siap, Bapak.
00:59Kenapa lama sekali?
01:01Bapak, mohon izin menjelaskan, Bapak.
01:04Atas nama tersebut, masuk ke Lapas Sibinong.
01:09Bukan.
01:11Figura tadi itu, yang ada di Kasih Kamtip tadi, sudah berapa lama?
01:15Mohon izin menjelaskan, Bapak, bahwa figura tersebut setelah kami tanya ke Kasih Kamtip, Bapak,
01:21bahwa pada hari Selasa, tanggal 22, tim Kamtip melakukan razia ke Blok Hunian, Bapak.
01:30Lalu, menemukan beberapa barang terlarang, Bapak.
01:32Dan, Pak, saya ingatkan ya, siap, Bapak.
01:34Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan.
01:36Siap, Bapak.
01:37Ini rakyat lihat.
01:38Siap, Bapak.
01:39Makanya saya tanya, sejak kapan figura itu ada?
01:42Sejak kapan kulkas itu ada?
01:44Sejak kapan sofa-sofa itu ada di situ?
01:47Siap, Bapak.
01:47Ini barang gede, Pak.
01:50Pertanyaan sedikit saya, Pak.
01:51Di area situ ada CCTV nggak, Pak?
01:54Tidak ada, Bapak.
01:54Kenapa tidak ada?
01:56Karena yang CCTV kami pasang hanya di blok-blok dalam.
01:59Kenapa tidak ada?
02:00Ada tiga tahun loh di sana.
02:02Menurut Anda penting nggak ada CCTV di situ untuk pengamanan?
02:04Penting, Bapak.
02:05Kenapa nggak dipasang?
02:06Siap, Bapak.
02:08Hah?
02:09Apa hanya untuk menutupi, memberi fasilitas pada warga binaan?
02:13Tidak, Bapak.
02:14Dan terus kenapa nggak dipasang?
02:15CCTV kami pasang di area-area tertentu, Bapak, di blok hunian.
02:19Iya, kenapa?
02:19Di rumah dinas tidak dipasang CCTV, Pak.
02:21Siap, Bapak.
02:22Itu kan tempat vital juga.
02:24Siap.
02:26Jadi kalau jawab, jangan asal jawab, Pak.
02:29Siap.
02:30Kan aneh, Anda tiga tahun di sana,
02:33ada tiga periodik anggaran,
02:35Anda tidak mengajukan bentuk pemasangan CCTV.
02:38Kan konyol namanya ini.
02:40Siap, Bapak.
02:42Padahal kalau itu ada, selesai kok.
02:43Kita tahu siapa yang keluar masuk di situ.
02:47Siapa yang angkat-angkat barang di sana.
02:50Iya, kan?
02:52Ini kita harus jelaskan ke publik, Pak.
02:55Sejelas-jelasnya seterang-terangnya.
02:58Oke, terima kasih, Pak Kalapas.
03:00Ini terkait lagi juga dengan warga binaan.
03:04Kalau lapas petugas-petugasnya,
03:08dengan proses investigasi ini diberikan sanksi,
03:12bukan hanya penonaktifan,
03:13bahkan kalau terbukti secara nyata,
03:17ya, bahwa itu dilakukan oleh petugas,
03:19bukan hanya dinonaktifkan, Pak,
03:21tapi diberhentikan.
03:25Ya, kalau ada unsur pidananya di dalam proses dengan warga binaan ini,
03:29entah suap, menyuap, entah pemerasan,
03:34ini juga harus diproses.
03:37Jadi Pak Dirjen masih sanggup nggak, Pak, ngurusin ini, Pak?
03:41Kalau Bapak nggak sanggup, Bapak mundur juga.
03:45Semua ini di dalam penguasaan Pak Dirjen.
03:49Kalau Pak Dirjen nggak sanggup menata,
03:52ya,
03:55merotasi,
03:56ya,
03:57melakukan reward and punishment kepada seluruh petugas lapas,
04:01mending Bapak berhenti.
04:03Biar digantikan yang lain.
04:05Ini catatan saya berikutnya, Pak.
04:08Kasih binadik.
04:10Ada di sini nggak, Yosef?
04:15Kamu waju sini.
04:19Nih,
04:20perlu minta izin pimpinan ya?
04:22Oh, izin pimpinan.
04:23Nggak, nggak apa-apa.
04:24Kecuali Pak Yanwar mau duduk di sini.
04:27Mohon maaf, Pak Ketua.
04:29Ijen, Pak Ketua.
04:30Ya, gini.
04:32Kan,
04:34kita tadi kan Pak Federik sudah dibatasi.
04:38Oke.
04:38Jadi kita juga...
04:40Terima kasih, Pak Ketua.
04:41Terima kasih.
04:42Saya hanya ingin menyampaikan begini, Pak.
04:45Kenapa saya sampaikan reward and punishment ini penting di dalam rotasi dan mutasi petugas lapas?
04:50Pertama, Pak Wisnu terlalu lama di sana.
04:54Ya.
04:55Tiga tahun di sana.
04:57Yang kedua,
04:58kemuannya ini ada Kasih binadik, Pak Yosef.
05:01Yang tahun 2024 bertugas di
05:05Rutan Narkoba Salembah.
05:07Benar ya, Pak Yosef ya?
05:09Ya.
05:10Sebagai kepala
05:11Satuan Pengamanan Rutan.
05:13Ya.
05:13Yang pada saat Anda dinasti sana
05:16ada tujuh
05:17narapidana narkoba kabur.
05:20Benar?
05:21Ya.
05:22Coba bisa dibayangkan, Pak.
05:242024,
05:26Mas Yosef ini
05:27sebagai kepala pengamanan rutan
05:29tujuh narapidana kabur.
05:31Oh.
05:32Apa ini?
05:332024, bulan November.
05:37Sekarang,
05:38promosi jabatan.
05:40Jadi Kasih binadik di Cipinong.
05:44Di mana tanggung jawab, Pak?
05:46Dirjen.
05:47Dalam memutasi,
05:48merotasi jabatan seperti ini, Pak.
05:51Ini enggak main-main, Pak.
05:53Jangan mutasi ini malah dijadikan
05:55ajang konsolidasi.
05:56Ya.
05:57Ajang untuk saling menutupi.
06:00Dan yang lebih mengerikan lagi,
06:02kalau ini dijadikan sebuah instrumen untuk
06:05penyelewengan.
06:07Maka saya minta Pak Dirjen tadi,
06:09kalau masih sanggup,
06:10bereskan ini, Pak.
06:12Jangan like or dislike.
06:15Apalagi kalau usah setor menyetor.
06:18Ini semua terbuka, Pak.
06:20Bisa dilihat rekam jejaknya.
06:22Ya.
06:23Maka saya sampaikan,
06:24kalau Pak Dirjen enggak sanggup,
06:25lebih gentle mundur, Pak.
06:28Gitu lho.
06:30Ya.
06:30Yang ketiga,
06:31ini terkait dengan tata kelola.
06:34Saya tidak ingin kemudian
06:36lapas Cibinong ini
06:38berhenti.
06:39Ya.
06:40Di dalam mengusut semua
06:42masalah yang ada di sana.
06:44Tapi ini bukan satu-satunya.
06:47Saya minta Pak Dirjen,
06:48ya,
06:49turun
06:50untuk reguler,
06:52Pak Dirjen,
06:53memonitor semua lapas yang ada.
06:57Imigrasi,
06:58imigrasi, sorry.
06:59Pemasyarakatan,
07:00sejatinya,
07:02ruhnya,
07:02itu non-diskriminatif, Pak.
07:04Dia harus imparsial terhadap seluruh
07:06warga binaan.
07:08Tidak ada dispensasi,
07:10tidak ada
07:11pemberian fasilitas
07:12yang dibeda-bedakan.
07:15Nah, ini kan mencederai
07:16perasaan publik, Pak.
07:18Apalagi rutan ini kan
07:20sudah over capacity.
07:21Yang harus cuma 845,
07:23sekarang sudah 1800.
07:25Tentu ini godaannya besar, Pak.
07:29Ya,
07:29warga binaan dengan kemampuan
07:30finansial yang kuat,
07:32Jimmy Masrin baru satu soal.
07:34Ada Pak Ferdi Sambu juga di situ.
07:36Ya,
07:37ada juga aktor-aktor lain.
07:38Ya,
07:39ada Tipikor juga.
07:41Mantan wali kota Bekasi
07:42ada juga di situ.
07:43Banyaklah kalau mau disebut.
07:45Gitu ya,
07:46dan itu sudah jadi konsumsi publik.
07:48Tapi yang kita inginkan adalah,
07:51pertama,
07:52usut,
07:52tuntas,
07:53dan transparan, Pak.
07:55siapa yang bersalah,
07:57berikan sanksi,
07:59ya,
08:01dan jangan ditutup-tutupi.
08:03Bukan hanya non-aktif,
08:05kalau memang ditemukan ada unsur pidana di situ,
08:09proses pidana.
08:13yang kedua,
08:15yang keempat,
08:17keempat ya.
08:18Oh, siap Pak Ketua.
08:20Yang keempat.
08:21Terima kasih Pak Ketua.
08:22PKS nomornya nomor berapa, Pak?
08:24Ada delapan,
08:25kayak Pak Bawo.
08:26Nomor elapan juga gak apa-apa, Pak.
08:28Sampai baduk,
08:29maghrib,
08:30ya,
08:31karena,
08:32ini luar biasa, Pak,
08:33temuan ini, Pak.
08:34Karena ini kan bukan yang pertama.
08:36Sebelumnya ada juga di Cipinang,
08:38ada di Sukamiskin.
08:39Tentu orang geram,
08:41kok masih ada dalam situasi ini,
08:43kejadian seperti yang di Cipinang itu.
08:46Nah,
08:47saya ingin,
08:49ada perbaikan di situ, Pak.
08:51Rotasi,
08:53mempertimbangkan marriage system,
08:56mempertimbangkan kemampuan,
08:58dan seterusnya.
09:00Dan yang kedua,
09:01warga binaan
09:02yang terbukti memanfaatkan
09:05fasilitas yang bukan sehaknya,
09:07yang bukan sebenarnya,
09:10ini juga harus diberikan sanksi, Pak.
09:13Ya,
09:14bisa diisolasi,
09:15bisa dipindahkan ke Nusa Kambangan, Pak.
09:17Tambahin hukuman, Pak.
09:19Ya,
09:19tidak dikasih remisi,
09:21karena dia tidak mengikuti program
09:23yang dilaksanakan
09:25di dalam pembangga pemasyarakatan.
09:28Jadi,
09:28semua harus diusut,
09:29semua harus dituntaskan.
09:31Terima kasih, Pak Ketua.
09:32Ya.