00:00Bapak Presiden, saya tak ngomong agak enggak enak ya Pak, sorry.
00:09Dulu Bapak Presiden Soekarno, jas merah, apa ya, jangan sekali-kali melupakan sejarah.
00:21Saya membaca buku, bergurulah pada sejarah, gontor, tidak puas, apa gontor, cerdaslah, menyikapi sejarah, karena kita akan membangun sejarah.
00:46Tidak menyerah pada sejarah, tidak hanya jangan melupakan sejarah, tidak hanya bergurulah pada sejarah, tetapi kita membangun sejarah, membangun peradaban.
00:58Dari gontor.
01:04Maka, kami yang ada ini, sudah mengeluh-eluhkan Pak, sejak Pak Prabowo ngomong sama saya, September, September, September.
01:14Otak saya, Pak Prabowo, Pak Prabowo, Pak Prabowo.
01:22Andai kata Pak Prabowo, hari ini enggak datang.
01:30Muka saya, saya taruh di mana?
01:33Akhirnya saya harus cari muka.
01:37Sekarang banyak orang yang cari muka, betul?
01:41Orang enggak punya ijazah, cari ijazah.
01:45Orang enggak punya nama, cari nama.
01:47Orang enggak punya uang, cari uang.
01:51Orang enggak punya jabatan, cari jabatan.
01:54Orang enggak punya muka, cari muka.
02:00Ini kok, kok tepuk tangan?
02:03Tepuk tangan tidak pada waktunya.
02:05Sorry, sorry.
Komentar