00:00Saudara Basarnas bersama personal TNI Polri berencana mengerahkan underwater team atau tim penyelam untuk menjangkau korban yang kemungkinan masih berada
00:10di dalam kapal.
00:11Bagaimana peluang dan risikonya di tengah posisi kapal Virgo Transport 8 yang masih terbalik?
00:17Berikut analisa pendiri Indonesia Divers Rescue Team yang juga banyak terlibat dalam upaya pencarian korban kecelakaan kapal,
00:25Bayu Wardoyo, serta Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Khoiri Sutomo.
00:34Dari pengalaman Anda dan melihat tantangan terbesar tim penyelam dengan karakteristik laut Jawa dan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang
00:44saat ini terbalik
00:45dan tadi dikatakan oleh Basarnas ada ruang-ruang yang harus diwaspadai supaya tekanan itu tidak membahayakan
00:51atau merisikokan tim penyelam untuk menyelamatkan korban.
00:56Bagaimana Anda bisa menjelaskan soal ini?
00:59Iya, benar Mas Radi.
01:02Ketika kita harus masuk ke satu kapal yang sudah tenggelam, ini berdasarkan pengalaman kami pada operasi sarun di KM Levina,
01:12Rimba 3, Putri Krakatawa,
01:14bahkan yang terakhir di KM Tunuh Pratama, memang salah satu kesulitan terbesar adalah ketika kapal ini belum tenggelam sempurna.
01:22Tadi Kepala Basarnas sudah menyampaikan juga bahwa ketika kapal ini belum kita istilahkan itu duduk sempurna,
01:31itu memang akan sangat berisiko.
01:33Jadi ketika posisinya itu masih mungkin bergerak, bergeser, bahkan ada kemungkinan berguling.
01:41Sehingga ketika nanti penyelam masuk, ini malah akan membahayakan penyelam.
01:46Itu pertama.
01:48Kemudian masih ada, kita sebutnya debris ya, debris itu barang-barang yang ada di dalam kapal,
01:56kemudian masih ada kemungkinan kebocoran bahan bakar, solar, oli, dan sebagainya.
02:04Juga ada hazard, hazard itu seperti mungkin ada kabel, ada barang-barang yang akan menyulitkan
02:12dan juga mungkin akan membahayakan penyelam. Demikian mas.
02:15Oke, ya ini jadi perlu kehati-hatian, nanti juga saya akan lebih lanjut bertanya,
02:20sebenarnya kalau memang begini kondisinya, apakah betul nanti kapalnya teknisnya ditengelamkan
02:25atau bagaimana nanti saya akan tanya kalau itu.
02:27Tapi saya ke Pak Hoeri dulu.
02:29Pak Hoeri tadi rekan Anda Pak Ardian itu bilang,
02:30ada dugaan penataan kapal yang tidak stabil hingga miring dan terbalik.
02:36Nah, kalau begitu memang seharusnya penataannya seperti apa?
02:40Kami menyampaikan duga cita yang sangat mendalam terhadap seluruh urban
02:45dan musibah KM Virgo 38.
02:48Perhatian kita harus tetap bertuju pada para korban dan keluarganya.
02:53Kami mengapresiasi kerja keras Basarnas serta seluruh pihak
02:57yang telah membantu pertolongan dari seluruh penumpang dan ABK,
03:03mulai dari kapal nelayan, kapal takbut, kemudian Kementerian Berhubungan,
03:08kemudian KNKT dan TNI, serta Polri.
03:11Dan sebagai bagian dari masyarakat transportasi Indonesia,
03:15kami mendukung investigasi KNKT yang profesional,
03:20independen, dan berbasis bukti.
03:23Berbagai informasi yang berkembang perlu diperiksa dengan cermat
03:28sebelum kita menyimpulkan penyebab kejadian.
03:30Jadi memang kalau hari ini kita baru melewati hari Minggu,
03:35dini hari, dan sekarang baru hari Selasa,
03:38tentu kerja Basarnas masih belum selesai,
03:42posko juga baru dibentuk,
03:44dan tentu sudah bekerja keras untuk memberikan kesimpulan dan rekomendasi,
03:50dan itu kita tunggu.
03:52Nah, tapi musibah ini menjadi pengingat untuk kita semua,
03:57agar seluruh rantai keselamatan,
04:00dimulai dari barang yang disiapkan oleh pengirim,
04:03pengangkutan dengan kendaraan, pemeriksaan di pelabuhan,
04:08penataan, dan pengikatan di atas kapal,
04:10hingga kesiapan awak menghadapi keadaan darurat.
04:14Karena memang kalau kita berbicara masalah sistem transportasi,
04:18khususnya masalah safety,
04:20itu tidak bisa berdiri sendiri,
04:22itu adalah sebagai sebuah rangkaian satu ekosistem,
04:25dan salah satu mata rantai ekosistem keselamatan ini,
04:29lemah atau putus, maka terjadilah sebuah kecelakaan yang tidak kita inginkan.
04:35Intinya, kami mengingatkan bahwa untuk bisa mendapatkan sebuah jaminan keselamatan transportasi laut,
04:42maka seluruh stakeholder harus sama-sama bertanggung jawab,
04:49tidak hanya oleh operator saja,
04:51tetapi yang lebih penting adalah jalinan seluruh pemangku kepentingan,
04:55mulai dari operator, regulator, kemudian juga pengelola pelabuhan,
05:01kemudian juga pemakai jasa, penumpang,
05:04pengemudi truk, pemilik barang, agen, ekspedisi,
05:07bahkan sampai ke galangan kapal.
Komentar