- 14 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan delapan tersangka dalam operasi tangkap tangan atau OTT terkait dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026.
Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein mengatakan, OTT tersebut berawal dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan ATR/BPN.
"Jadi dari rangkaian peristiwa tertangkap tangan, tim KPK mengamankan sejumlah 19 orang dari kegiatan tersebut yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada hari Senin tanggal 14 September 2026," ujar Ahmad Taufik dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
KPK menyebut total barang bukti yang diamankan dalam OTT ATR/BPN mencapai sekitar Rp106,3 miliar, baik dalam bentuk uang tunai maupun dana di rekening.
"Total barang bukti yang berhasil kami amankan, baik berupa uang tunai maupun yang ada di rekening, kurang lebih Rp106,3 miliar,"jelasnya.
Produser: Yuilyana
Video Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690916/ott-atr-bpn-kpk-amankan-19-orang-dan-sita-rp106-3-miliar
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026.
Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein mengatakan, OTT tersebut berawal dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan ATR/BPN.
"Jadi dari rangkaian peristiwa tertangkap tangan, tim KPK mengamankan sejumlah 19 orang dari kegiatan tersebut yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada hari Senin tanggal 14 September 2026," ujar Ahmad Taufik dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
KPK menyebut total barang bukti yang diamankan dalam OTT ATR/BPN mencapai sekitar Rp106,3 miliar, baik dalam bentuk uang tunai maupun dana di rekening.
"Total barang bukti yang berhasil kami amankan, baik berupa uang tunai maupun yang ada di rekening, kurang lebih Rp106,3 miliar,"jelasnya.
Produser: Yuilyana
Video Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690916/ott-atr-bpn-kpk-amankan-19-orang-dan-sita-rp106-3-miliar
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Baik, kita mulai ya. Bismillahirrahmanirrahim.
00:02Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:04Waalaikumsalam.
00:06Selamat malam, salam sejahtera bagi kita semua,
00:10yang terhormat Direktur Penyidikan KPK, Bapak Ahmad Taufik Hussein.
00:17Yang kami hormati, sayangi dan banggakan seluruh rekan-rekan pers
00:22yang terus mengawal dan mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi.
00:27Pada kesempatan konferensi pers petang ini,
00:32kami akan menyampaikan secara lengkap terkait dengan kegiatan penyelidikan yang KPK lakukan,
00:39yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan kepada para terduka pelaku tindak bidana korupsi
00:45di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional atau ATR BPN.
00:57Kami perlu tegaskan di awal bahwa penegakan hukum di area pelayanan publik,
01:03khususnya di sektor pertanahan,
01:07menjadi salah satu penajaman pemberantasan korupsi yang KPK lakukan,
01:13yang menyentuh pada sektor-sektor strategis,
01:17pada sektor-sektor yang menyangkut hajat hidup masyarakat banyak.
01:22Sehingga tentunya pasca upaya penegakan hukum KPK nantinya juga mendorong upaya-upaya perbaikan
01:29yang lebih serius dan konstruktif dalam upaya mencegah supaya modus-modus serupa tidak kembali terulang.
01:37Baik, rekan-rekan media secara lengkap kami persilakan kepada Pak Dirdik
01:43untuk menyampaikan, menjelaskan bagaimana kronologi peristiwa,
01:48konstruksi perkara, dan juga pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.
01:57Baik, terima kasih Mas Budi.
02:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:02Selamat malam, salam sejahtera buat kita semua.
02:06Yang terhormat Mas Budi selaku juru bicara KPK,
02:10yang saya hormati dan saya banggakan juga teman-teman pers yang masih sia,
02:16berada di kantor KPK, sudah mengambil gambar untuk yang sudah ya.
02:21Alhamdulillah.
02:21Baik, kita ketemu lagi untuk sesi konferensi pers terkait kegiatan
02:30peristiwa tertangkap tangan yang sudah kesekian kalinya.
02:33Kalau sampai hari ini sudah terhitung sebanyak 23 kegiatan yang sudah kita lakukan.
02:46Ini mungkin yang sudah rekan-rekan tunggu untuk penjelasannya.
02:51Baik, saya langsung ke materinya ya untuk hari ini.
02:58Selasa, tanggal 15 September 2026,
03:05KPK akan menyampaikan informasi lengkap terkait kegiatan penyelidikan tertutup yang sudah dilakukan
03:12oleh rekan-rekan di Kediputihan Penindakan.
03:17Yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan.
03:21Jadi kami pastikan kembali bahwa peristiwa tertangkap tangan itu memang sebenarnya dalam masuk dalam lingkup kegiatan penyelidikan.
03:31Tetapi bukan ditujukan kepada target-target tertentu.
03:37Jadi memang ini murni kegiatan penyelidikan yang dilakukan oleh teman-teman di Direkturat Penyelidikan itu sangat banyak.
03:45Kemudian di tengah-tengah kegiatan penyelidikan itu yang pernah saya sampaikan juga,
03:52kegiatan penyelidikan itu ada interview, surveillance, undercover, observasi,
03:58yang kemudian ada peristiwa sebagaimana ketentuan dalam ketentuan hukum pidana.
04:07Kemudian terjadilah peristiwa tertangkap tangan.
04:09Artinya memang tidak disasar pihak-pihak tertentu.
04:13Jadi memang murni kegiatan penyelidikan.
04:16Hari ini kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan
04:25terhadap pelaku tindak penyelidikan korupsi berupa dugaan suap dan penerimaan lainnya
04:30atau gratifikasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang
04:37atau Badan Pertahanan Nasional, ATR BPN.
04:42Jadi dari langkaian peristiwa tertangkap tangan,
04:47tim KPK mengamankan sejumlah 19 orang dari kegiatan tersebut
04:54yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada hari Senin tanggal 14 September 2026.
05:04Selanjutnya ke-19 orang tersebut dibawa ke Gedung Merah Putih
05:08untuk dilakukan kegiatan penyelidikan lanjutan, itu permintaan keterangan.
05:15Ada pun rinciannya untuk ke-19 orang tersebut.
05:18Yang pertama, Saudara LMP, selaku Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang
05:28pada Kementerian ATR BPN.
05:31Yang kedua, Saudara SON, SON, selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.
05:39Yang ketiga, Saudara TRD, selaku Kepala Kantor Pertanahan Tangerang Kota.
05:44Yang keempat, Saudara ZNM, selaku Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah
05:54di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.
05:58Yang kelima, Saudari SM, selaku Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa
06:05di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.
06:09Yang keenam, Saudara WIL, selaku Pensiunan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo
06:22dan juga asisten sebagai asisten kantah Kabupaten Bogor I.
06:27Jadi pernah menjabat selaku asisten kantah Kabupaten Bogor I.
06:32Yang ketujuh, Saudara SR, selaku Sekretaris Pribadi, Dirjen, Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kementerian ATR BPN.
06:42Yang kedelapan, Saudara ADR, selaku Direktur Utama PT Sumarekon.
06:50Yang kesembilan, Saudara LT, selaku Finance Direktur PT Sumarekon Agung TBK.
06:57Yang kesepuluh, Saudara YR, selaku Pengacara Direktur Utama Sumarekon.
07:06Yang kesebelah, Saudara LEV, selaku PIA Swasta.
07:12Saudara YAS, selaku PIA Swasta.
07:17Saudara ARF, selaku PIA Swasta yang diduga bagai orang kepercayaan Menteri ATR BPN.
07:28Saudara ERW, yang juga selaku PIA Swasta, yang diduga juga sebagai orang kepercayaan Menteri ATR BPN.
07:40Saudara FEZ, selaku PIA Swasta juga, yang diduga juga orang kepercayaan Menteri ATR BPN.
07:48Yang ke-16, Saudara EMF, selaku PIA Swasta, yang diduga juga sebagai orang kepercayaan Menteri ATR BPN.
07:57Yang ke-17, Saudara SUP, selaku Driver.
08:03Yang ke-18, Saudara PDC, selaku Driver Kepala Kantah Kabupaten Bogor I.
08:11Dan yang terakhir, ke-19, Saudara JDP, selaku PIA Swasta.
08:18Itu nama-nama yang kemarin diamankan oleh tim penyelidik dalam kegiatan peristiwa tertangkap tangan di tanggal 14, hari Senin kemarin.
08:29Ada pun konstruksi perkaranya.
08:32Perkara ini bermula dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak penyelidikan korupsi yang terjadi di lingkungan Kementerian ATR BPN.
08:45Yang kemudian oleh KPK ditindaklanjuti melalui kegiatan penyelidikan.
08:51Perlu kami garisbawahi bahwa di lingkungan Kementerian ATR BPN ini artinya keseluruhan jajaran di Kementerian BPN ya.
08:59Salah satunya juga termasuk Kepala Kantor atau Kantor Pertanahan Bogor I.
09:07Bahwa peristiwa dugaan tindak penyelidikan korupsi ini diduga berawal dari pengajuan perpanjangan HGB,
09:15hak guna bangunan, atau pemecahan HGB ke SHM,
09:20sertifikat hamile atas tanah yang dikelola oleh PT Sumarekon yang berlokasi di Kabupaten Bogor.
09:29Di mana diduga sebagian dari tanah tersebut masih bermasalah atau bersengketa dengan beberapa pemilik ahli waris sebelumnya
09:42yang diduga memegang SHM, sertifikat atas tanah-tanah tersebut.
09:49Kemudian pihak-pihak pemilik tanah atau ahli waris mengajukan gugatan perkara ke PT Tun Bandung
09:57atas penerbitan 9 sertifikat hak guna bangunan Sumarekon yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Wilayah ATRBPN Jawa Barat
10:09dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
10:15dengan pihak tergugat Kakan Wiljabar dan Kakantah Bogor.
10:22Jadi ini ada perkaranya di Petun Bandung.
10:27Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi.
10:31Selanjutnya ahli waris mengajukan blokir atas SHGB Sumarekon.
10:38Jadi memang ada ketentuan ketika memang ada gugatan
10:41yang mempunyai sertifikat atau ahli waris bisa mengajukan blokir
10:47sementara untuk penanganan perkaranya.
10:49Di sisi lain ahli waris juga melakukan pencabutan gugatan di PT UN Bandung.
10:58Bahwa selanjutnya terjadi komunikasi antara sodara YA
11:02selaku pihak swasta
11:05dan juga sebagai perantara pihak Sumarekon
11:10dengan sodara RERW
11:14selaku pihak swasta yang diduga
11:17sebagai orang kepercayaan menteri
11:19yang menyebut bahwa sodara SON
11:24selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I
11:28untuk membuka blokir dan pemecahan AGB
11:33yang menjadi obyek yang disengketakan.
11:37Namun sodara SON tidak mau menuruti
11:41kecuali yang bersangkutan menyampaikan
11:45apabila mendapat arahan dari atasannya.
11:51Ini yang kemudian awal menjadi permasalahan yang dilaporkan
11:55bahwa kemudian sodara YA dan sodara LAV
12:00selaku pihak swasta atau perantara pihak Sumarekon
12:04mendekati ERW
12:07yang merupakan
12:09tadi orang kepercayaan menteri
12:13agar dibantu berkomunikasi dengan sodara SON
12:18untuk melakukan atau permohonan
12:21pembukaan blokir dan pemecahan HGB
12:24bahwa pada awal Agustus 2026
12:28dari komunikasi antara YA dan LAV
12:33diperoleh informasi
12:35bahwa untuk pembukaan blokir
12:38dan atau penerbitan sertifikat
12:40tanah Sumarekon
12:43yang tadi ada sengketanya
12:46SON melalui ERW
12:49meminta V dengan kode 2
12:53yang diduga sejumlah 2M
12:57artinya 2 itu artinya 2M
12:59jadi ada kode-kode komunikasi
13:02yang dilakukan antara YA dan LV itu
13:05bahwa SON meminta 2
13:07gitu
13:10namun pihak Sumarekon
13:11hanya menyanggupi sejumlah
13:131,5 miliar
13:15jadi terjadi negosiasi
13:17karena diduga
13:19masih ada pihak-pihak lain
13:20yang akan mendapatkan
13:22fee broker dari pengurusan tersebut
13:27bahwa kemudian pada tanggal 27 Agustus 2026
13:31sodara ADR
13:34selaku Direktur Utama Sumarekon
13:37melalui sodara YA dan sodara LV
13:40diduga menyerahkan uang sebesar
13:431,5 M kepada ERW
13:46jadi sudah ada penyerahan pada tanggal 27 Agustus 2026
13:52selanjutnya
13:53ERW menyerahkan sebagian dari uang tersebut
13:58yaitu senilai 200 juta
14:00kepada sodara SON
14:02selaku Kak Antah Bogor I
14:04penyerahan dilakukan di sebuah kafe
14:08di Jakarta Selatan
14:10itu sebagai
14:13fee pembukaan blokir dan pemecahan HGB
14:17atas pihak Sumarekon
14:20ini yang
14:22kemudian ada penyerahan berikutnya
14:25kepada sodara SON
14:26selaku Kak Antah
14:28atas prestasi yaitu
14:30melakukan pengurusan pembukaan blokir
14:32dan pemecahan HGB
14:34bahwa ada penerimaan-penerimaan lain yang dilakukan
14:38atas pengurusan HGB
14:41yang diurus oleh pihak Sumarekon
14:44yaitu bahwa para oknum di lingkungan kementerian ATR BPN
14:49juga diduga melakukan
14:52penerimaan lain
14:54atau gratifikasi
14:55dan gratifikasi
14:57terkait mutasi
14:58promosi dan
15:00layanan pertahanan lainnya
15:04jadi selain
15:06keperistiwa yang pertama tadi di kantor
15:10pertanahan Bogor I
15:12ini kami menemukan juga ada
15:13penerimaan-perimaan lainnya
15:16diantaranya terkait
15:17proses pengurusan HGB
15:19atas tanah yang dikelola
15:21PT BPA
15:24bahwa diduga
15:26PT BPA melakukan
15:27pemberian sejumlah
15:30uang pengurusan
15:31kepada sodara ERW
15:34tadi selaku perantara
15:36sejumlah total 2,1 miliar
15:39selanjutnya dari jumlah tersebut
15:42sodara ERW
15:43menyetorkan 1,8 miliar
15:45kepada sodara
15:46ARF
15:47ini selaku
15:49pihak swasta yang juga
15:51menjadi
15:52diduga menjadi orang kepercayaan menteri
15:55selain itu terdapat
15:57dugaan penerimaan lainnya
15:58yang dilakukan oleh sodara
16:00LMP
16:01bersama-sama sodara
16:04ARF
16:05sejumlah
16:068 miliar
16:09ini ditemukan
16:11dalam
16:119
16:12koper berwarna merah
16:15yang saat ditemukan
16:17di TKP itu
16:18masih tertulis
16:19di bagian depan
16:21kopernya
16:22LMP
16:23jadi atas nama orang
16:25yang bersangkutan
16:25yang kemudian
16:28dari hasil
16:28kegiatan penyelidikan
16:30di lapangan
16:30juga ditemukan
16:31setoran tunai
16:33sejumlah
16:3410 miliar
16:35pada tanggal
16:377 September
16:382026
16:39dari mutasi
16:41rekening
16:42ARF
16:43jadi ya
16:44dari hasil penyelidikan
16:45di lapangan
16:46tim juga menemukan
16:48penyetoran-penyetoran
16:49sejumlah uang
16:49di mutasi
16:50sodara
16:51ARF
16:51serta terdapat
16:53sejumlah
16:54penerimaan lainnya
16:55yang diduga
16:56berasal dari
16:57urusan layanan
16:58pertanahan
16:59di
16:59kementerian
17:00ATR BPN
17:01selanjutnya
17:03uang-uang tadi
17:03disimpan
17:04dalam koper
17:05dan
17:06dalam
17:07kardus-kardus
17:08sebagai tempat
17:09penyimpanan
17:12kalau kemudian
17:13sodara ARF
17:14juga diduga
17:16berperan
17:16sebagai
17:17pengepul uang
17:19dari
17:19sodara
17:20ARW
17:21ataupun
17:22sodara
17:23MF
17:23selaku
17:25pihak swasta
17:25keduanya
17:26yang
17:26diduga
17:27selaku
17:28orang kepercayaan
17:28menteri
17:29terkait
17:31pengurusan
17:31layanan
17:32pertanahan
17:32pada
17:33kantor
17:34pertanahan
17:34kantah
17:36kantor
17:37wilayah
17:38kanwil
17:39maupun
17:40kementerian
17:41ATR
17:42BPN
17:47artinya
17:48banyak
17:48yang
17:49kemudian
17:50dilakukan
17:51pengurusan-pengurusan
17:52di lingkungan
17:52ATR BPN
17:53baik di level
17:54kantah
17:54kanwil
17:55dan di level
17:56pusat
17:58selanjutnya
17:58juga
17:59uang-uang
17:59yang diberikan
18:01kepada sodara
18:02FAZ
18:04ini salah satu
18:05pihak swasta juga
18:06yang diduga
18:07orang kepercayaan
18:07menteri
18:11yang juga
18:12berperan
18:14selaku
18:14penampung
18:15uang
18:15yang dikumpulkan
18:16oleh sodara
18:17ARF
18:20ini masih
18:21temuan-temuan
18:22yang kemudian
18:23ada
18:23di lapangan
18:25yang faktanya
18:26kemudian
18:26dikumpulkan oleh
18:27penyelidik
18:28dan nanti
18:29akan dikembangkan
18:30di proses penyidikan
18:31yang akan berjalan
18:33penyidik
18:34masih terus
18:35mendalami
18:36asal-usul
18:36peruntukan
18:37aliran
18:38serta pihak-pihak
18:39yang diduga
18:40menerima
18:40maupun
18:42menyerahkan
18:42uang tersebut
18:44termasuk
18:44kaitannya
18:45dengan
18:45adanya
18:47kaitan dengan
18:49proses
18:50layanan
18:50pertanahan
18:51pada
18:51berbagai level
18:53tingkatan
18:55di
18:55kementerian
18:56ATR BPN
18:57dari
18:57Kantah
18:58Kanwil
18:59dan Pusat
19:03dalam rangkaian
19:04peristiwa
19:05tertakap tangan
19:07ini
19:07tim
19:08KPK
19:09turut juga
19:09mengamankan
19:10sejumlah
19:10barang bukti
19:12yang berhasil
19:13diamankan
19:13pada saat
19:14kegiatan
19:15di lapangan
19:15seperti
19:16barang bukti
19:17elektronik
19:18hingga
19:19uang tunai
19:20yang saat ini
19:22sudah
19:22nanti juga
19:23akan di
19:23perlihatkan
19:24kepada rekan-rekan
19:25yang nilainya
19:27kurang lebih
19:27total
19:29mencapai
19:30100,6
19:31106,3
19:34miliar
19:37ini
19:39termasuk
19:40yang
19:40jumlah
19:41terbanyak
19:42ya
19:42dari kegiatan
19:44tertangkap tangan
19:44yang sudah
19:46dilakukan oleh
19:47KPK
19:48sebelum-sebelumnya
19:49yang terakhir
19:50yang cukup banyak
19:51jumlahnya
19:51kegiatan tertangkap tangan
19:53di kantor
19:54biaya cukai
19:56saat itu
19:57mencapai
19:57total barang bukti
19:59uang
20:00sebesar
20:0045 M
20:01ini rupanya
20:02lebih
20:02besar lagi
20:04uang tunai
20:07yang ditemukan
20:08ini berada
20:08di rumah
20:09saudara
20:10ARF
20:10dalam beberapa
20:11koper
20:13berwarna merah
20:14dengan pecahan
20:15rupiah
20:16dan
20:16ada juga
20:17falas
20:18kalau dirinci
20:20ada
20:2131,86
20:23miliar
20:24dalam
20:24rupiah
20:26atau uang
20:26rupiah
20:27kemudian ada
20:29dalam bentuk
20:30dolar amerika
20:31USD
20:31sebesar
20:322.611.500
20:36kemudian dalam
20:38pecahan SGD
20:391.974.500
20:44ada juga
20:46dalam
20:47pecahan
20:47mata uang
20:48rial
20:48Arab Saudi
20:49sebanyak
20:51910
20:53dan
20:54terakhir
20:55ada mata uang
20:56ringgit
20:56Malaysia
20:57sebesar
20:57981
21:00kemudian
21:01juga ditemukan
21:02uang tunai
21:03di rumah
21:03saudara
21:04LEV
21:05sejumlah
21:07896
21:09juta
21:10berikutnya
21:11uang tunai
21:12juga ditemukan
21:13di rumah
21:13saudara
21:14ZNM
21:16sejumlah
21:178 juta
21:18dan terakhir
21:19juga ditemukan
21:19uang tunai
21:20di rumah
21:20saudara
21:21SON
21:22sejumlah
21:2449
21:25juta
21:28dari
21:29rangkaian
21:29kegiatan
21:30pendidikan tertutup
21:32yang kemudian
21:33dilakukan
21:35gelar perkara
21:36dibahas
21:38di expose
21:38dengan pimpinan
21:39dan kemudian
21:41setelah ditemukan
21:42adanya dugaan
21:43tindak penakorupsi
21:46KPK
21:47kemudian
21:48menaikkan
21:48status perkara ini
21:50ke tahap
21:51penyidikan
21:53sebagaimana
21:54ketentuan
21:58kumacara yang baru
21:59kuhab
22:01pasal 90
22:03setelah ditemukan
22:04kecukupan alat bukti
22:05minimal 2 alat bukti
22:07dinaikkan ke tahap
22:09penyidikan
22:10dan
22:10bagaimana ketentuan
22:13dalam pasal 90 tersebut
22:14ayat 3 nya
22:15ketika peristiwa
22:16tertangkap tangan
22:17KPK akan menetapkan
22:19tersangka
22:19jadi
22:20kemarin
22:22sudah ditetapkan
22:23berdasarkan hasil
22:24penyidikan
22:25dan gelar perkara
22:26ada 6 orang
22:28oh iya
22:31maaf
22:32ada 8 orang
22:33yang ditetapkan
22:35sebagai tersangka
22:36yaitu
22:36saudara
22:37yang pertama
22:37saudara
22:38LMP
22:40selaku
22:41Direktur Jenderal
22:42Pengendalian
22:43dan Penertiban
22:44Tanah dan Ruang
22:45ATRBPN
22:46yang kedua
22:48saudara
22:48SON
22:49selaku
22:51Kepala Kantor
22:52Pertahanan
22:52Kabupaten
22:53Bogor 1
22:55yang ketiga
22:56saudara
22:57ADR
22:57selaku
22:58Direktur Utama
22:59Sumarekon
23:00kemudian
23:02saudara
23:02ARF
23:03selaku
23:04PIA Swasta
23:05yang diduga
23:06sebagai orang
23:07kepercayaan
23:07Menteri
23:08yang kelima
23:10saudara
23:10FEZ
23:11selaku
23:12PIA Swasta
23:13yang diduga
23:14orang kepercayaan
23:14Menteri
23:15yang keenam
23:17saudara
23:18LEV
23:18selaku
23:19PIA Swasta
23:20atau Pemberi
23:21dalam hal ini
23:22kemudian
23:23saudara
23:24ERW
23:25selaku
23:25PIA Swasta
23:26yang diduga
23:27juga sebagai
23:27orang kepercayaan
23:28Menteri
23:29dan terakhir
23:30yang ke delapan
23:31saudara
23:31MF
23:32selaku
23:33PIA Swasta
23:33yang diduga
23:34juga orang
23:35kepercayaan
23:35Menteri
23:37KPK
23:38selanjutnya
23:39melakukan
23:39penahanan
23:40terhadap
23:41ke delapan
23:42orang
23:43tersangka
23:43di atas
23:44untuk 20 hari
23:46pertama
23:46terhitung
23:48sejak hari ini
23:49hari
23:50Selasa
23:52tanggal 15
23:53September
23:542026
23:55sampai dengan
23:564
23:57Oktober
23:582026
23:59penahanan
24:01dilakukan
24:01di rumah
24:02tahanan negara
24:03cabang gedung
24:04merah putih
24:05KPK
24:06bahwa
24:07atas perbuatannya
24:08terhadap
24:09saudara
24:11ADR
24:11bersama-sama
24:12dengan
24:13saudara
24:13LV
24:14selaku
24:15pihak
24:15pemberi
24:16ini untuk
24:16klaster
24:17pemberi
24:18disangkakan
24:19telah melakukan
24:19tindak pidana
24:20korupsi
24:21sebagaimana
24:22diatur
24:22dalam
24:22pasal
24:23605
24:24ayat 1
24:25huruf A
24:26atau huruf B
24:27undang-undang nomor 1
24:29tahun 2023
24:30tentang
24:31kitab
24:32undang-undang
24:32hukum pidana
24:33juntuh pasal
24:37Romawi 7
24:38angka
24:3948
24:39undang-undang
24:41nomor 1
24:42tahun 2026
24:43tentang penyesuaian
24:44pidana
24:44atau pasal
24:47606
24:47ayat 1
24:48undang-undang
24:50nomor 1
24:50tahun 2023
24:51tentang kitab
24:52undang-undang
24:53hukum pidana
24:54juntuh pasal
24:57Romawi 7
24:58angka
24:5949
24:59undang-undang
25:00nomor 1
25:01tahun 2026
25:02tentang penyesuaian
25:03pidana
25:04juntuh pasal
25:0620
25:06undang-undang
25:07nomor 1
25:08tahun 2023
25:09tentang kitab
25:10undang-undang
25:11hukum pidana
25:11kemudian untuk
25:14klaster yang
25:14kedua
25:17kupia
25:18penerima
25:19atau
25:20kita konstitusikan
25:22penerimaan
25:23yaitu
25:25terhadap
25:25saudara
25:26SON
25:26bersama-sama
25:28dengan
25:28saudara
25:29ERW
25:30yang pertama
25:32kemudian
25:33saudara
25:34LMP
25:35bersama-sama
25:36dengan
25:36saudara
25:37ARF
25:39saudara
25:40FEZ
25:40dan
25:41saudara
25:41EMF
25:44disangkakan
25:45telah melakukan
25:46tindak pidana
25:47korupsi
25:47sebagaimana
25:48diatur
25:49dalam
25:49pasal
25:5012
25:50huruf A
25:51atau
25:51pasal
25:5212
25:53huruf B
25:54dan
25:55atau
25:55pasal
25:5612
25:56B
25:57besar
25:57gratifikasi
25:58undang-undang
25:59nomor
25:5931
26:00tahun
26:0099
26:01tentang
26:02pemberantasan
26:02tindak pidana
26:03korupsi
26:04sebagaimana
26:05diubah
26:06dengan undang-undang
26:06nomor
26:0720
26:07tahun
26:072001
26:08tentang
26:09perubahan
26:09atas undang-undang
26:10nomor
26:1131
26:11tahun
26:1299
26:13tentang
26:14pemberantasan
26:15tindak
26:15pidana
26:16korupsi
26:16atau
26:17pasal
26:18606
26:19ayat 2
26:19undang-undang
26:21nomor
26:211
26:21tahun
26:222023
26:23tentang
26:24kitab
26:25undang-undang
26:25hukum
26:26pidana
26:26juntuh
26:28pasal
26:28romawi
26:297
26:29angka
26:2949
26:30undang-undang
26:31nomor
26:311
26:31tahun
26:322026
26:32tentang
26:33penyesuaian
26:34pidana
26:34juntuh
26:36pasal
26:3620
26:36undang-undang
26:37nomor
26:371
26:38tahun
26:382023
26:38tentang
26:39kitab
26:40undang-undang
26:41hukum
26:41pidana
26:43demikian
26:44yang bisa
26:45saya sampaikan
26:46untuk
26:47detail
26:48konologis
26:49lengkap
26:49perkaranya
26:50untuk
26:50kegiatan
26:51kemarin
26:53sampai hari ini
26:54kita sudah
26:55menetapkan
26:558 orang
26:57mudah-mudahan
26:59ini menjadi
27:02kesekian kalinya
27:03baik itu
27:05dalam konteks
27:07pencegahan
27:08agar tidak
27:09terulang lagi
27:09maupun terhadap
27:11konteks
27:11penindakannya
27:12mudah-mudahan
27:13ada efek jera
27:14terhadap
27:15yang bersangkutan
27:16terima kasih
27:17dari saya
27:19saya kembalikan dulu
27:20terlebih
27:20lebih dahulu
27:21ke Mas Jubir
27:22ada tambahan
27:23terima kasih
27:24Pak
27:25Dirdik
27:26yang telah
27:26menyampaikan
27:27secara lengkap
27:27bagaimana
27:28konstruksi perkara
27:29kronologi
27:30dan juga
27:318 orang
27:32yang kemudian
27:33ditetapkan
27:33sebagai
27:34tersangka
27:35dalam penyidikan
27:36perkara ini
27:37adapun
27:38peristiwa
27:39tertangkat tangan ini
27:40menjadi komitmen
27:41tegas KPK
27:42dalam menindaklanjuti
27:44setiap
27:44aduan
27:45masyarakat
27:46terutama
27:47terkait
27:47dengan pelayanan
27:48publik
27:49pada sektor
27:50pertanahan
27:50yang selama ini
27:52seringkali
27:52menjadi perhatian
27:53dan permasalahan
27:54di masyarakat
27:56sebelumnya
27:58sebagai langkah
27:59telah
28:00berbagai langkah
28:00telah dilakukan oleh KPK
28:02dalam kerangka
28:03pencegahan
28:04diantaranya
28:05melalui kajian
28:06oleh Direkturat Monitoring
28:07KPK
28:08pada tahun
28:092021-2022
28:11dimana
28:13dalam kajian
28:14tersebut
28:15telah
28:15mengidentifikasi
28:16tingginya risiko
28:17swab
28:17bungutan liar
28:19dan juga
28:20penyalahgunaan
28:21wawenang
28:21pada tata kelola
28:23perizinan
28:24maupun
28:25administrasi
28:26pertanahan
28:27di lingkungan
28:28Kementerian
28:28ATR
28:29BPN
28:30dari hasil
28:32kajian tersebut
28:33salah satunya
28:34KPK
28:35menemukan
28:36bahwa
28:36terdapat
28:37potensi
28:38diskresi
28:39pencatatan
28:40dan penghapusan
28:41blokir
28:41yang kerap
28:43memiliki
28:43potensi
28:44penyalahgunaan
28:45sehingga
28:46membuka ruang
28:47terjadinya
28:48swab
28:48ataupun
28:49praktik
28:50gratifikasi
28:50selain itu
28:52berdasarkan
28:53kajian tersebut
28:54ditemukan
28:55pemengkakan
28:56biaya
28:57tidak resmi
28:57di luar
28:58tarif
28:59PNBP
29:00atau penerimaan
29:01negara bukan
29:01pajak
29:02yang bahkan
29:05berpotensi
29:05naik
29:06mencapai
29:075.500
29:08persen
29:09dari tarif
29:10resmi
29:11atau
29:1255
29:13kali lipat
29:14dari
29:15tarif
29:15PNBP
29:16yang seharusnya
29:17ditetapkan
29:18atau dibayarkan
29:19yang kemudian
29:21diduga
29:22mengalir
29:23di banyak
29:24kantor
29:25pertanahan
29:25atau kantah
29:26oleh sejumlah
29:27oknum
29:28dari perkara
29:30ini pula
29:31tercapture
29:31adanya
29:32banyak pihak
29:33yang berperan
29:33sebagai layering
29:34atau perantara
29:35dari seorang
29:36penyelenggaran
29:37negara
29:37dalam melakukan
29:38dugaan praktik
29:39penerimaan
29:40swab
29:40ataupun
29:41gratifikasi
29:42praktik yang
29:43tidak berdiri
29:44sendiri
29:45namun
29:45dilakukan
29:46secara
29:46sistemik
29:47dan terpola
29:48oleh karena
29:49itu
29:50perbaikan
29:50ke depan
29:51dalam upaya
29:51pencegahan
29:52korupsinya
29:53juga tentu
29:55harus dilakukan
29:56secara sistemik
29:57dan konstruktif
29:58pada akar
29:59permasalahannya
30:00bahwa
30:01peristiwa tertangkap
30:02tangan ini juga
30:03mengungkap
30:04keterlibatan
30:04pihak swasta
30:05yaitu PT
30:06Sumarikon Agung
30:07TBK
30:08yang kembali
30:09terseret dalam
30:09pusaran
30:10praktik
30:11swab
30:11hal ini
30:12menjadi persoalan
30:13yang berulang
30:14bahwa sebelumnya
30:15pada tahun
30:152022
30:16pihak
30:18pengembang
30:18dimaksud
30:19juga ikut
30:19tersangkut
30:20dalam perkara
30:21terkait
30:22kasus swab
30:22pengurusan
30:23izin
30:23mendirikan
30:25bangunan
30:25atau IMB
30:26di wilayah
30:27Yogyakarta
30:28hal ini
30:30mengindikasikan
30:31bahwa praktik
30:31korupsi
30:32bukan sekedar
30:33tindakan
30:33oknum semata
30:34melainkan
30:35bisa menjadi
30:36pola penyimpangan
30:37yang berulang kali
30:38dimanfaatkan oleh
30:39korporasi
30:40demi memuluskan
30:42ekspansi bisnis
30:43modus yang digunakan
30:45diduga konsisten
30:46dari waktu
30:46waktu
30:46yaitu
30:48menyediakan
30:49dana khusus
30:49atau
30:50pelicin
30:51untuk
30:53meloloskan
30:54perizinan
30:55manipulasi
30:56sanat administratif
30:57hingga
30:59pelanggaran
30:59aturan
31:00tata ruang
31:01demi
31:01proyek
31:02bisnis
31:04tidak hanya
31:06melalui
31:07identifikasi
31:08dan rekomendasi
31:09KPK juga turut
31:10mendorong
31:10perbaikan sistemik
31:11dengan terjun
31:12secara langsung
31:13melakukan serangkaian
31:14upaya edukasi
31:15anti korupsi
31:16bagi jajaran
31:18Kementerian
31:18ATR
31:19BPN
31:19yang dikencarkan
31:20sepanjang
31:21setahun terakhir
31:23upaya ini
31:24menyasar
31:25para pemegang
31:26kebijakan
31:26di tingkat
31:27tinggi
31:27hingga
31:28jajaran
31:28pelaksana
31:29di tingkat
31:30kantor
31:30pertanahan
31:31yang dirancang
31:32untuk memastikan
31:33bahwa
31:33perbaikan
31:34regulasi
31:35juga penting
31:36diimbangi
31:37dengan
31:37perubahan
31:38perilaku
31:40aparatur
31:41di dalamnya
31:43melalui
31:44pendekatan tersebut
31:45KPK
31:46berkomitmen
31:47untuk terus
31:47mendorong
31:48perbaikan akar
31:49masalah
31:49pertanahan
31:50dari hulu ke hilir
31:51langkah krusial ini
31:52dilakukan untuk
31:53menghentikan
31:54segala macam
31:55bentuk
31:55komersialisasi
31:57terhadap
31:58hak masyarakat
31:59atas tanah
32:00menghapus
32:01segala bentuk
32:02biaya siluman
32:03dan mengakhiri
32:04diskresi liar
32:04yang selama ini
32:06memberi ruang
32:07bagi praktik
32:08mafia tanah
32:10pemenahan
32:10tatak lola
32:11dan administrasi
32:12pertanahan
32:12bukan sekedar
32:13urusan birokrasi
32:14semata
32:14melainkan
32:15fondasi penting
32:16bagi kepastian hukum
32:17iklim investasi
32:19yang sehat
32:19dan tentunya
32:20keadilan sosial
32:21bagi seluruh
32:22masyarakat Indonesia
32:23dengan demikian
32:25penindakan yang dilakukan
32:26hari ini
32:27perlu dimaknai
32:28sebagai momentum
32:29korektif secara menyeluruh
32:31KPK tentunya
32:32akan terus mengawal
32:33berbagai implementasi
32:34ataupun tindak lanjut
32:36perbaikan berikutnya
32:38seraya
32:38mengajak masyarakat
32:40untuk berperan aktif
32:42mengawasi
32:43serta melaporkan
32:45setiap potensi
32:46penyimpangan
32:47demi
32:48mewujudkan
32:49layanan publik
32:50pertanahan
32:51yang transparan
32:52akuntabel
32:53dan bebas
32:54dari resiko
32:56pindah-pindah korupsi
32:57baik
32:59rekan-rekan
33:00media
33:00sebelum kita
33:01masuk ke
33:02sesi tanya-jawab
33:03kami akan
33:04menunjukkan
33:05barang bukti
33:06yang diamankan
33:08pada saat
33:09rangkaian peristiwa
33:10tertangkap tangan
33:11dalam perkara ini
33:31terima kasih
33:51disini kami
33:52menunjukkan
33:53sejumlah
33:54barang bukti
33:55senilai sekitar
33:56106,3 miliar
34:00yang diamankan
34:02di sejumlah
34:03lokasi
34:04atau tempat
34:04yaitu
34:05di rumah
34:05saudara
34:06ARF
34:06saudara
34:07LIV
34:08saudara
34:09ZNM
34:11dan
34:11saudara
34:12SON
34:13dimana
34:14uang-uang
34:15dalam bentuk
34:17rupiah dan
34:17valuta asing
34:18tersebut
34:18disimpan
34:20dan dibungkus
34:21dalam berbagai
34:23tempat
34:25koper
34:26kardus
34:27ataupun
34:28tas
34:29di rumah
34:57phim�
35:11Terima kasih.
35:37Terima kasih.
36:08Terima kasih.
36:32Terima kasih.
36:57Terima kasih.
37:10Terima kasih.
37:15Terima kasih.
37:15Terima kasih.
Komentar