Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Didampingi oleh sejumlah kuasa hukum dan pendukungnya, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat pada Kamis (10/9/2026).

Kedatangan Denny Indrayana ke Mahkamah Konstitusi bertujuan untuk membuat gugatan sengketa dalam Pilpres 2024 lalu.

Dalam permohonan tersebut, Denny Indrayana mempertanyakan syarat pendidikan yang diwajibkan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Sebanyak enam poin tuntutan dalam permohonan yang diajukan untuk Hakim Mahkamah Konstitusi, diantaranya mendiskualifikasi Gibran sebagai wakil presiden serta melakukan pemilihan ulang wakil presiden oleh MPR.

#gibran #ijazahgibran #mk

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689965/denny-indrayana-cs-minta-diskualifikasi-gibran-gugat-terkait-pilpres-2024-ke-mk
Transkrip
00:00Kita mengajukan permintaan diskualifikasi
00:03Saudara Ibrahim Raka Buming Raka sebagai
00:08calon wakil presiden Republik Indonesia.
00:11Sekarang teknis namanya PHPU Pemilihan Presiden 2024.
00:18Isihan hasil pemilihan umum pemilihan presiden
00:22wakil presiden 2024.
00:28Jadi kita menemukan bukti indikasi awal
00:35bahwa calon wakil presiden pasangan calon nomor 02
00:41itu tidak memenuhi syarat pendidikan.
00:45Apa syarat pendidikan?
00:47Paling rendah tamat SLTA atau subgerajan.
00:53Nanti Pak Bonapua bisa menjelaskan
00:56apa yang kita temukan tanpa bukti-bukti lain.
01:00Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan
01:04teman-teman barangkali mengikuti
01:06selama satu bulan dari tanggal 9 Agustus
01:11sampai 9 September
01:12kita mengadakan sayembara
01:15untuk menunjukkan bukti tamat
01:19SLTA atau subgerajan saudara Gibran.
01:23Sampai ditutup kemarin
01:25nilai sadia sayembara yang berkumpul
01:29itu lebih kurang 10 miliar 300 juta.
01:33Tepatnya saya nanti bisa...
01:35Ya, terima kasih kepada lebih dari 300 orang
01:40tepatnya 306 orang yang berkomitmen menumbang
01:44termasuk hadis dengan kita yang dalam bentuk
01:47sertifikat tanah 700 juta rupiah.
01:50Nah, ini makin menguatkan indikasi memang
01:54ada syarat calon yang tidak terkenuhi
01:58dalam hal ini adalah syarat pendidikan
02:02paling rendah SLTA atau subgerajan itu.
02:04Berangkat dari tidak terkutihnya
02:07syarat pendidikan sejak percalonan tersebut
02:09Bang Levy, silahkan Bang Levy
02:11sebagai salah satu puasa
02:13kami mengajukan sengketa hasil
02:17masyarakat biarpun tak saya jelaskan begini
02:20kalau tidak memenuhi syarat calon
02:23sejak awal
02:25jangankan mendapatkan suara
02:27jangankan ditaksan sebagai pemenang
02:30jangankan dilantik sebagai wakil presiden
02:34sebagai calon saya sudah tidak bisa
02:36betul?
02:38karena itu kita mengajukan permintaan
02:43diskualifikasi
02:44Saudara Ibrad Raka Bumi Raka
02:48sebagai calon wakil presiden Republik Indonesia
02:51itu argumentasi intinya
03:13hari ini kita akan sampaikan
03:16saya ingin mengajukan kesemua
03:17saya kenalkan kuasa hukumnya
03:20yang hadir
03:21yang terhadapkan
03:23hukumnya
03:24yang terhukumnya
03:25yang lebih lengkap
03:26ada yang saya
03:26yang saya berikan
03:28saya mohon uji nanti
03:54selamat menonton video pilihan editorial Kompas TV
03:59download Kompas TV apps
04:01di TV kamu
04:02sekarang juga
04:05selamat menikmati
04:05selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan