00:00Diskusi kami kali ini mencermati pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang menuai sorotan,
00:07usai menyinggung soal kekuasaan yang punya batas waktu.
00:11Dalam pidato politik saat peringatan HUD ke-25 Partai Demokrat Sabtu lalu,
00:15Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengingatkan soal netralitas TNI Polri serta aparatur negara dalam pemilu.
00:23Dan di bagian akhir pidatonya, AHY mengatakan kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
00:37Pemilu harus berlangsung jujur, adil, bebas, dan demokratis.
00:50TNI, Polri, Intelijen, Penegak Hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral.
00:59Fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan politik praktis.
01:06Setiap peserta pemilu harus memperoleh perlakuan yang adil.
01:10Siapapun yang menang, harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat.
01:16Dan siapapun yang kalah, harus menghormati kehendak rakyat.
01:23Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya.
01:27Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
01:36Para pejuang demokrat di seluruh tanah air, kekuasaan datang dan pergi.
01:41Jabatan ada waktunya.
01:43Pemilu memiliki siklusnya.
01:46Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai.
01:53Kepala Badan Komunikasi Strategis dan Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat,
01:58Herzaki Mahendra, membantah pidato ketua umum Agus Harimurti Widoyono
02:01soal batas kekuasaan berkaitan dengan Pilpres 2029.
02:06Ia mengatakan, maksud dari pidato AHY adalah pengingat bagi kader demokrat
02:10tentang tanggung jawab kemasyarakat.
02:17Ada ya, belokannya seakan-akan beliau sedang mempersiapkan diri
02:26atau sinyal kuat untuk menjadi membawanya atau mengait-ngaitkannya dengan Pilpres.
02:33Nah itu ya nggak wajar.
02:37Fokusnya bagaimana memastikan pemerintahan bisa sukses,
02:41melayani rakyat, bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat.
02:48Partai Gerindra merespons pernyataan ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Widoyono
02:52soal kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya.
02:55Jurubicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, bilang
02:58Gerindra memberi keleluasaan bagi partai politik
03:01manapun bermanuver di pemilu 2029.
03:03Saat ini yang terpenting adalah fokus mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
03:08Sebab, kata Gerindra, pemilu 2029 masih jauh.
03:21Ya tentu setiap partai punya kebebasan, kemerdekaan masing-masing.
03:27Kita juga dari Gerindra tidak bisa melarang ya setiap partai.
03:32Kemudian kalau ada keinginan atau ada kemauan untuk kemudian mencalonkan diri.
03:38Tetapi yang pasti Partai Gerindra sejauh ini masih konsen untuk terus mengawal program-program Presiden Prabowo.
03:45Karena pemilu kita juga akan masih jauh ya.
03:49Di sisi lain, pengamat politik Agung Baskoro menilai pidato AHY soal kekuasaan memiliki batas waktu
03:56dan menyinggung netralitas TNI Polri dalam pemilu adalah bentuk kritik cara mantan Presiden Jokowi
04:01memberikan suksesi politik ke Prabowo karena melibatkan Mahkamah Konstitusi hingga terjadi pelanggaran etik.
04:08Hal ini dinilai pengamat sangat kontras dengan cara mantan Presiden SBY
04:12kalau memberikan suksesi politik ke Jokowi tahun 2014.
04:20Berpijak bahwa Partai Demokrat dilahirkan dari rahim reformasi dan punya amanat untuk menjaga demokrasi.
04:27Terbukti saat kadar utamanya Presiden ke-6 Susilo Bambang Hidoyono menjalankan suksesi politik
04:33kepada Presiden ke-7 Jokowi Dodo berlangsung dengan lancar, aman, dan demokratis.
04:40Berkebalikan dengan itu, statement AHY ini juga punya tendensi mengkritik Presiden ke-7 Jokowi Dodo
04:47ketika melakukan suksesi politik ke Presiden ke-8 Prabowo Subianto.
04:51Karena kita tahu bahwa MK di masa itu punya catatan etik terhadap suksesi politik yang dilakukan.
Komentar