00:00di Jati Asih, Bekasi.
00:04Ini adalah situasi vulkanologi yang ada di saat ini,
00:12yang sedang kita lihat adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
00:18Kita lihat ada beberapa gunung yang aktif saat ini, level 3,
00:26yaitu Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara,
00:30Gunung Anak Krakatau yang ada di antara Lampung dan Banten,
00:38kemudian Gunung Merapi ada di Sleman, Magelang, Boyolali,
00:43Klaten, Angade di Jogja maupun Jawa Tengah,
00:46dan Gunung Semeru yang ada di Lumajang dan Malang, Jawa Timur,
00:52dan satu lagi yang aktif itu adalah Gunung Lewotobi Laki-Laki yang ada di NTT.
00:58Jadi kita memang sekarang ini ada lima gunung yang sedang level 3 atau level siaga,
01:07namun kami akan coba nanti menjelaskan mengenai situasi Gunung Anak Krakatau.
01:15Aktifitas vulkanik saat ini masih level 3, pada status aktivitas tersebut,
01:25otoritas ke Gunung Apian masih merekomendikasikan masyarakat dan wisatawan
01:30untuk tidak melakukan aktivitas 3 km, radius 3 km dari gunung tersebut.
01:41Untuk Gunung Anak Krakatau,
01:44kalau kita lihat dari gambar ini,
01:47bahwa arah angin sekarang bersama abunya sudah bergerak ke arah barat,
01:54sesuai dengan analisis citra satelit dengan kecepatan angin 15 knot.
02:04Jadi kalau kita lihat signifikan meteorologisnya,
02:10bahwa saat ini abu vulkanik tersebut lebih cenderung mengarah ke Laut Hindia.
02:21Dari informasi tersebut, kita dapat tahu bahwa sekarang ini
02:29keadaan di Lampung, Jawa Barat maupun Banten, DKI termasuk di dalamnya,
02:39lebih kondusif dari abu vulkanik,
02:42dan delapan bandara yang tadinya sudah ditutup oleh otoritas,
02:48saat ini sudah kembali dibuka.
02:55Dan BNPB sudah melakukan respons terhadap keadaan abu
03:01yang ada di sekitar Banten, Jawa Barat, DKI maupun Lampung.
03:07Kemarin, BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca melalui metode cloud seeding,
03:14di mana dilakukan penyemprotan air yang bercampur dengan kalsium klorida
03:21yang ditujukan pada awan yang berpotensi terjadi hujan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
03:28Dan tentu ini dibantu oleh sebuah pesawat
03:35untuk menyebarkan atau menyamaikan 650 liter air bersama 350 kg CA CL2.
03:50Pada hari ini juga, BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca melalui metode water mist,
03:57yaitu penyemprotan air yang dicampur dengan surfaktan yang bertujuan untuk
04:04agar layer polutan tersebut terperangkap dengan air yang disemprotkan.
04:10Dan hari ini dari pondok cabai sudah digunakan,
04:16kemarin pondok cabai tidak bisa digunakan karena memang keadaan ditutup.
04:21Jadi kemarin itu dari Semarang pesawatnya,
04:25dan hari ini kita sudah mulai melakukan modifikasi cuaca dari pondok cabai
04:30dengan semayan bahan yang disampaikan itu adalah 200, mohon maaf, 2000 liter air ditambah dengan surfaktan.
04:47BNPB melaksanakan modifikasi cuaca ini dengan penyamaian natrium, klorida atau garam
04:52juga dilakukan pada hari ini dari pondok cabai,
04:56jadi dilakukan dengan satu sorti untuk mengharapkan terjadinya hujan di beberapa lokasi di wilayah penyamaian.
05:03Dan garam yang disamaikan itu sebanyak seribu kilogram.
05:13Kami juga sudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber,
05:20terutama dari Kementerian Pendidikan,
05:23bahwa menyikapi adanya abu yang menyebar beberapa waktu yang lalu
05:28sudah dilakukan pembelajaran jarak jauh.
05:31Tentu ini keselamatan siswa, anak didik maupun tenaga pendidik
05:37tentu menjadi prioritas kita.
05:39Sehingga di beberapa lokasi,
05:43di DKI, Banten, dan di beberapa kabupaten dan kota
05:47sudah dilakukan PPJ dan ada yang membuka,
05:51ada yang buka besok hari, ada juga sampai besok hari.
05:55Jadi ini sangat dinamis melihat situasi yang ada di lapangan.
06:01Kami menghimbau agar
06:05dengan menit,
06:05Terima kasih.
Komentar