Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap lima gunung api di Indonesia yang saat ini berstatus Siaga atau Level III. Salah satunya Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi.

"Jadi kita memang sekarang ini ada lima gunung yang sedang level 3 atau level siaga. Namun, kami akan coba nanti menjelaskan mengenai situasi Gunung Anak Krakatau," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga Update Karhutla Kalimantan, BNPB: Udara Kalbar Berbahaya, Jarak Pandang di Bawah 1 Km di https://www.kompas.tv/nasional/689664/update-karhutla-kalimantan-bnpb-udara-kalbar-berbahaya-jarak-pandang-di-bawah-1-km



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689693/bnpb-ungkap-5-gunung-api-di-indonesia-berstatus-siaga-ini-daftarnya
Transkrip
00:00di Jati Asih, Bekasi.
00:04Ini adalah situasi vulkanologi yang ada di saat ini,
00:12yang sedang kita lihat adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau.
00:18Kita lihat ada beberapa gunung yang aktif saat ini, level 3,
00:26yaitu Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera Utara,
00:30Gunung Anak Krakatau yang ada di antara Lampung dan Banten,
00:38kemudian Gunung Merapi ada di Sleman, Magelang, Boyolali,
00:43Klaten, Angade di Jogja maupun Jawa Tengah,
00:46dan Gunung Semeru yang ada di Lumajang dan Malang, Jawa Timur,
00:52dan satu lagi yang aktif itu adalah Gunung Lewotobi Laki-Laki yang ada di NTT.
00:58Jadi kita memang sekarang ini ada lima gunung yang sedang level 3 atau level siaga,
01:07namun kami akan coba nanti menjelaskan mengenai situasi Gunung Anak Krakatau.
01:15Aktifitas vulkanik saat ini masih level 3, pada status aktivitas tersebut,
01:25otoritas ke Gunung Apian masih merekomendikasikan masyarakat dan wisatawan
01:30untuk tidak melakukan aktivitas 3 km, radius 3 km dari gunung tersebut.
01:41Untuk Gunung Anak Krakatau,
01:44kalau kita lihat dari gambar ini,
01:47bahwa arah angin sekarang bersama abunya sudah bergerak ke arah barat,
01:54sesuai dengan analisis citra satelit dengan kecepatan angin 15 knot.
02:04Jadi kalau kita lihat signifikan meteorologisnya,
02:10bahwa saat ini abu vulkanik tersebut lebih cenderung mengarah ke Laut Hindia.
02:21Dari informasi tersebut, kita dapat tahu bahwa sekarang ini
02:29keadaan di Lampung, Jawa Barat maupun Banten, DKI termasuk di dalamnya,
02:39lebih kondusif dari abu vulkanik,
02:42dan delapan bandara yang tadinya sudah ditutup oleh otoritas,
02:48saat ini sudah kembali dibuka.
02:55Dan BNPB sudah melakukan respons terhadap keadaan abu
03:01yang ada di sekitar Banten, Jawa Barat, DKI maupun Lampung.
03:07Kemarin, BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca melalui metode cloud seeding,
03:14di mana dilakukan penyemprotan air yang bercampur dengan kalsium klorida
03:21yang ditujukan pada awan yang berpotensi terjadi hujan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
03:28Dan tentu ini dibantu oleh sebuah pesawat
03:35untuk menyebarkan atau menyamaikan 650 liter air bersama 350 kg CA CL2.
03:50Pada hari ini juga, BNPB sudah melakukan operasi modifikasi cuaca melalui metode water mist,
03:57yaitu penyemprotan air yang dicampur dengan surfaktan yang bertujuan untuk
04:04agar layer polutan tersebut terperangkap dengan air yang disemprotkan.
04:10Dan hari ini dari pondok cabai sudah digunakan,
04:16kemarin pondok cabai tidak bisa digunakan karena memang keadaan ditutup.
04:21Jadi kemarin itu dari Semarang pesawatnya,
04:25dan hari ini kita sudah mulai melakukan modifikasi cuaca dari pondok cabai
04:30dengan semayan bahan yang disampaikan itu adalah 200, mohon maaf, 2000 liter air ditambah dengan surfaktan.
04:47BNPB melaksanakan modifikasi cuaca ini dengan penyamaian natrium, klorida atau garam
04:52juga dilakukan pada hari ini dari pondok cabai,
04:56jadi dilakukan dengan satu sorti untuk mengharapkan terjadinya hujan di beberapa lokasi di wilayah penyamaian.
05:03Dan garam yang disamaikan itu sebanyak seribu kilogram.
05:13Kami juga sudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber,
05:20terutama dari Kementerian Pendidikan,
05:23bahwa menyikapi adanya abu yang menyebar beberapa waktu yang lalu
05:28sudah dilakukan pembelajaran jarak jauh.
05:31Tentu ini keselamatan siswa, anak didik maupun tenaga pendidik
05:37tentu menjadi prioritas kita.
05:39Sehingga di beberapa lokasi,
05:43di DKI, Banten, dan di beberapa kabupaten dan kota
05:47sudah dilakukan PPJ dan ada yang membuka,
05:51ada yang buka besok hari, ada juga sampai besok hari.
05:55Jadi ini sangat dinamis melihat situasi yang ada di lapangan.
06:01Kami menghimbau agar
06:05dengan menit,
06:05Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan