Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Update Korban dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo.

Kondisi ini membuat para orang tua meminta kejelasan terkait tanggung jawab dan biaya pengobatan, termasuk biaya perawatan lanjutan bagi anak-anak mereka.

Lalu, sejauh mana DPRD Kabupaten Karo membantu para orang tua korban? Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Tarigan, akan menjelaskan langkah DPRD terkait tuntutan biaya pengobatan serta rencana pertemuan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat.

Apa yang akan diperjuangkan DPRD Karo untuk para korban? Simak selengkapnya dalam wawancara berikut.

#dprd #bgn #MBG

Baca Juga PJJ Dihentikan, Seluruh Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai 9 September 2026 | JMP di https://www.kompas.tv/regional/689853/pjj-dihentikan-seluruh-sekolah-di-jakarta-kembali-tatap-muka-mulai-9-september-2026-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689856/full-ketua-dprd-kab-karo-bahas-pertanggung-jawaban-pengobatan-korban-keracunan-mbg-kompas-petang
Transkrip
00:00Terima kasih saudara Anda masih menyaksikan kompas petang.
00:04Saudara yang juga jadi sorotan adalah orang tua siswa yang jadi korban keracunan makan bergizi gratis pada 13 Agustus lalu.
00:12Mempertanyakan hasil pemeriksaan dokter yang menyatakan tidak ditemukan penyakit pada anaknya.
00:20Korban didampingi ibundanya Alvinus Luciana Sitanggang kemarin mendatangi rumah sakit Adam Malik di Medan.
00:28Saudara untuk mengambil hasil pemeriksaan dokter dari hasil pemeriksaan.
00:33Dokter menyimpulkan Feby tidak memiliki penyakit.
00:36Sebelumnya Feby telah menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari dokter psikiatri, spesialis neurologi anak dan spesialis gastro anak.
00:46Hingga kini korban Feby masih lemas dan tidak mampu berdiri sendiri.
00:51Korban juga mengalami kesulitan bicara dan kerap berhalusinasi.
00:59Dokternya tidak ada penyakitnya, tapi aku masa di sana seperti itu pikiranku.
01:07Jadi aku tidak puaslah sama hasil yang di, apakan dokter.
01:12Tapi kan kata dokter, sewaktu nanti dia kejang, dia kan ada waktunya observasi di rumah.
01:20Sewaktu dia nanti pas kejang di rumah, dia diambil video, kata dokternya.
01:27Jadi dia tahu dokternya memberikan obat.
01:36Menanggapi ketidakpuasaan hasil pemeriksaan, manajer hukum dan humas rumah sakit ada malik.
01:42Rosario Doroti Simanjuntak bilang kondisi korban stabil, sehingga hanya perlu perawatan rawat jalan.
01:48Namun ia memprediksi perawatan pasien yang akan berlangsung cukup lama.
02:06Masih lanjut?
02:07Masih lanjut. Dan sepertinya memang untuk jangka waktu yang cukup lama.
02:16Pasca keracunan makanan pada 13 Agustus lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Karo terus memantau kesehatan siswa di Sekolah SMA Negeri 1
02:26Brastagi.
02:27Pemantauan psikologi Anang juga turut dipantau.
02:30Hasilnya, beberapa siswa mengalami trauma, takut keracunan ketika melihat makanan.
02:50Jadi, mulai dari kemarin yang kita lihat, ada beberapa kita ambil sampel, kita rendam.
02:59Kebanyakan sudah membaik.
03:00Hanya saja ada beberapa memang, dia masih ada trauma terhadap makanan yang dilihatnya di rumah.
03:06Kadang dia dengan keluarganya, tiba-tiba diem melihat makanan tadi.
03:26Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Mardin Purba, bilang hingga kini 6 orang keracunan makan bergizi gratis masih dirawat di rumah
03:34sakit.
03:35Sementara siswa yang dirawat di rumah tetap dipantau perkembangannya.
03:39Jika diperlukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Karo akan mengusulkan ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk membentuk tim ahli agar penanganan keluhan keracunan
03:48MBG di Kabupaten Karo dapat tuntas diselesaikan.
03:57Pemantauan dan pendampingan termasuk juga kita kunjungi sampai dengan ke rumah dari perang tua, rumah anak tersebut.
04:08Nanti kami akan juga lakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi.
04:12Apakah nanti akan kita usulkan membentuk tim ahli supaya nanti penanganan keluhan ini bisa tuntas dikerjakan.
04:30Sementara itu Saudara Gubernur Sumatera Utara Bobi Nasution berjanji akan memberikan pendampingan dalam pemulihan korban keracunan program MBG.
04:39Karena kasus keracunan MBG bisa menimbulkan trauma bagi anak-anak.
04:43Sementara saat ditanya apakah program MBG akan dihentikan, Bobi Nasution menyatakan dirinya mendukung perbaikan bukan penghentian.
05:13Karena kita dukung perbaikan MBG-nya, perbaikan penyalurannya, perbaikan mekanismenya.
05:30Wakil Ketua DPR San Mustoppa minta badan gizi nasional dan pemerintah daerah bertanggung jawab penuh soal keracunan MBG di Kabupaten
05:40Karo.
05:40Saan bilang keracunan MBG di Kabupaten Karo masuk kategori serius.
05:45Sehingga ia meminta BGN menangani kasus ini dengan cepat.
05:52Agar ditangani secara serius karena ini sudah pada level yang cukup memprihatinkan.
06:01Nah kalau yang ini kan sudah berisiko karena kehilangan pingatan, masuk dalam penyakit-penyakit yang memang dampaknya sangat kronis kan.
06:11Nah karena itu baik pemerintah daerah terutama juga dari BGN memang untuk mengambil tindakan yang lebih cepat dan lebih serius
06:25lagi.
06:27Lalu sudah sejauh mana DPRD Karo membantu para orang tua dari 353 murid korban keracunan MBG, sudah ada Ketua DPRD
06:37Kabupaten Karo, Iryani Tarikan.
06:40Selamat petang, Ibu Iryani terima kasih sudah bergabung dengan Kompas Petang sore hari ini.
06:45Bagaimana saat ini kondisinya para orang tua sempat bertemu dengan DPRD Karo, mereka juga menuntut tanggung jawab soal biaya pengobatan,
06:54dan sampai dengan saat ini apakah DPRD sudah bisa memastikan soal biaya ini?
06:58Ya selamat sore Ibu Putu, hari Senin tanggal 7 kemarin kita mengadakan RDP di kantor DPRD Kabupaten Karo, berserta orang
07:15tua murid yang kena keracunan MBG.
07:21Dari hasil kami RDP, karena ada beberapa tuntutan dari orang tua murid, antara lain ada meminta kompensasi lah gitu.
07:36Jadi kami akan segera, kami akan mendatangi, mengunjungi BGN Pusat di Jakarta, akan kami sampaikan segala persoalan-persoalan MBG di
07:52Tanah Karo.
07:54Sejauh ini sudah ada tanggapan dari BGN Pusat terkait dengan permintaan dari DPRD Karo, apakah sudah ada tanggal pasti, kapan
08:02pertemuan itu akan dilaksanakan Bu?
08:03Ya dengan kami berkoordinasinya dengan BGN Provinsi Sumatera Utara, dan beliau juga nanti kami meminta untuk mendampingi, dan hari Senin
08:17kami akan ke BGN Pusat.
08:21Secara konkret sebetulnya apa yang dituntut oleh orang tua, apakah hanya kompensasi berupa biaya pengobatan, atau juga ada hal-hal
08:29terkait evaluasi MBG, ataupun juga penghentian sementara MBG?
08:33Ya memang ada beberapa yang seperti Ibu Putu katakan, nah memang MBG yang kemarin ini memang sudah ditutup sementara, dan
08:44sudah juga kita menunggu hasil laboratorium kemarin memang sudah dibacakan juga hasil apa, bakteri apa sebenarnya yang ada di makanan
08:56tersebut.
08:56Tapi dengan ada ke Jakarta juga dikirim itu, sampel makanannya menunggu sesuai dengan informasi, karena pada saat kami RDP, Pak
09:07Kapolres juga hadir di RDP tersebut.
09:10Oke, karena Pak Kapolres hadir, apakah nanti ada indikasi bahwa ini juga bisa berjalan ke ranah pidana jika nantinya ditemukan
09:17adanya kelalaian?
09:20Ya jelas Bu, jelas. Karena saya juga berkoordinasi dengan Pak Kapolres, saya menanyakan, karena memang banyak sekali korban, jadi itu
09:30harus ke ranah hukum juga Bu Putu.
09:35Dengan dinas kesehatan sendiri, apakah sudah sedikit dibahas sebetulnya apa bakteri, ini kan yang juga jadi pertanyaan publik begitu ya,
09:43keracunan terkena bakteri, kemudian bisa sampai gagal ginjal, bisa sampai hilang ingatan, sebetulnya apa yang, bakteri apa yang bisa menimbulkan
09:51penyakit seperti ini yang Anda dapatkan dari dinas kesehatan?
09:55Ada kemarin beberapa dibacakan sama dinas kesehatan bakteri, ada bakterinya beberapa yang dibacakan beliau, cuman saya tidak terlalu hafal pula
10:10bakteri apa, tapi jelasnya ada bakteri yang di dalam makanan, ada beliau kemarin mengatakan di nasi juga ada, di buahan
10:21juga ada, di ikan juga ada.
10:23Nah itulah bakteri-bakteri, cuman saya kurang, kalau saya tidak melihat ini nyabuk, ada bakteri-bakteri memang sudah ada itu,
10:32kemarin sudah ada hasil laboratoriumnya.
10:35Karena ini dikirim kemarin ke Jakarta lagi, kata Pak Kapolres kemarin.
10:44Baik, terakhir singkat saja Ibu, ini kan juga jadi sorotan bahkan oleh DPR RI di pusat, bagaimana kemudian ini meminta
10:52mendorong agar biaya pengobatan ini tanggung jawabnya penuh dibiayai atau ditanggung oleh BGN pusat.
11:01Bagaimana DPR dari Kabupaten DPRD Karo memastikan bahwa memang pembiayaannya ini nanti akan ditanggung oleh BGN, bukan lagi dengan menggunakan
11:11BPJS ataupun keuangan pribadi?
11:14Siap, siap membutuh, kemarin saya sudah menegaskan, karena saat RDP ada juga BGN di situ, jadi kami mengatakan agar seluruh
11:26biaya akan ditanggung oleh BGN.
11:30Mereka sudah, ya sudah siap untuk menanggung, tapi walaupun begitu saya akan memaparkannya juga nanti di BGN pusat, Bu.
11:39Baik, terima kasih.
11:40Saya akan membawa aspirasi rakyat.
11:45Ya, terima kasih Ibu Putri.
11:46Terima kasih, kita harapkan nanti di hari Senin ada tindak lanjut termasuk terkait dengan bagaimana pembiayaan ini sepenuhnya menjadi tanggung
11:53jawab BGN, bukan lagi jadi tanggung jawab orang tua.
11:57Terima kasih, Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iryani Tarikan.
12:01Sehat selalu.
12:02Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan