Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian terus melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat berada di sekitar kawasan Anak Krakatau, Banten.

Kabid Humas Polda Banten menyampaikan bahwa pencarian diperluas menjadi lima titik untuk memperbesar peluang menemukan keberadaan para jurnalis dan awak kapal.

Petugas menyisir sejumlah lokasi yang dinilai menjadi titik kemungkinan keberadaan korban, baik di sekitar perairan maupun kawasan Anak Krakatau.

Simak informasi selengkapnya mengenai perkembangan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Anak Krakatau hanya di KOMPAS MALAM.

#anakkrakatau #jurnalis #awakkapal

Baca Juga Pimpinan Redaksi KompasTV Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang saat Liputan Erupsi Anak Krakatau di https://www.kompas.tv/nasional/689877/pimpinan-redaksi-kompastv-doa-bersama-untuk-5-jurnalis-yang-hilang-saat-liputan-erupsi-anak-krakatau



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689878/polisi-lebarkan-pencarian-jurnalis-yang-hilang-kontak-di-anak-krakatau-ke-5-titik-kompas-malam
Transkrip
00:00Informasi lebih lengkap terkait pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput eropsi anak Krakatau.
00:04Kita sudah bersama dengan Kabit Humas Polda, Banten, Kompas, Maruli, Ahilas, Hutapea.
00:09Selamat malam Pak Kabit.
00:11Selamat malam Mas Ibrahim, selamat malam Kompas TV, selamat ulang tahun.
00:16Baik, terima kasih Pak Kabit untuk ucapannya.
00:18Pak Kabit, sudah ada titik terang dari pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak Pak Kabit.
00:23Baik, terima kasih.
00:24Malam hari ini kami izin mengupdate terkait dengan upaya pencarian Timsar, Gabungan, TNI, Polri, Basarnas, BBD, dan teman-teman instansi
00:38terkait.
00:40Yang pertama kami menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini.
00:44Di mana kejadian ini terjadi di hari Senin dengan penumpang itu ada 5 teman-teman jurnalis.
00:52Satu nahkoda kapal, satu ABK, dan satu turget.
00:57Totalnya ada 8.
00:59Dari hari Senin sampai dengan hari ini, kita telah menerjunkan 250 personil untuk melakukan pencarian.
01:09Kita bergabung dengan teman-teman yang tadi kami sebutkan.
01:13Sampai dengan malam hari ini, sudah ada lebih kurang 8 kapal bergabung melakukan upaya pencarian.
01:22Sampai dengan malam hari.
01:24Dan dari 8 kapal itu, semuanya sudah on board untuk perbekalan.
01:33Artinya, pencarian ini tetap dilakukan, terus sambil kita mengevaluasi di besok hari.
01:39Besok kita akan evaluasi apakah ada penyebaran titik-titik pencarian lain atau sesuai...
01:47Tidak ada titik terang untuk hari ini Pak Kabin.
01:49Tidak ada titik terang atau barang-barang yang diduga milik para korban.
01:58Sampai dengan malam hari ini, tim sedang bekerja dan belum memperoleh baik serpihan,
02:05objek-objek asing yang ditemukan di permukaan air laut di sekitaran titik pencarian belum ditemukan.
02:14Pak Kabin, tadi ada permintaan pencarian juga dilakukan lewat jalur udara ini dari keluarga.
02:19Apakah sudah dilakukan atau akan dilakukan juga dalam waktu dekat Pak?
02:24Baik, itu adalah masukan yang baik.
02:26Kami akan berkoordinasi, besok kita akan melakukan evaluasi terkait dengan pencarian.
02:31Kita akan sampaikan dan besok mungkin akan diputuskan.
02:35Perlu kami sampaikan bahwa kami sudah melakukan pencarian di melebarkan titik pencarian di 5 titik.
02:44Terutama dari titik fokus koordinat pancaran awal handphone yang terdeteksi.
02:54Kemudian dari pancaran radio dari kapal speedboot tersebut, kita melakukan pelebaran pencarian pada 5 titik.
03:03Salah satunya di Krakatau kecil, Krakatau besar, dengan Pulau Sertu.
03:11Jadi radiusnya lebih kurang ini sekitar 50 sampai 100 mile radius pencarian yang sudah kita perluas.
03:20Pak Kabit, kondisi perairan di Bantan seperti apa?
03:24Kendala pencariannya bagaimana Pak Kabit?
03:29Baik, terima kasih Mas Ibrahim.
03:31Dari awal kejadian erupsi Gunung Anak Krakatau, teman-teman dari BMKG, dinas instansi yang berwenang,
03:44setelah menyampaikan permakluman, waro-waro, pemberitahuan kepada kita bahwa
03:51kepada masyarakat untuk tidak mendekati titik Gunung Anak Krakatau dengan radius 3 km, 3 mile.
04:04Artinya, kepada masyarakat sudah dihimbau, sudah diberitahu untuk tidak melaksanakan aktivitas baik wisata,
04:11baik mendekat dengan tujuan nelayan, itu sudah dihimbau untuk tidak.
04:15Yang kedua, kita juga tidak bisa memprediksi untuk cuaca, untuk gelombang, untuk arus air.
04:23Untuk arus di bawah permukaan air.
04:25Dari hasil penyelidikan, pendalaman kita kepada masyarakat di sekitar carita,
04:34dari pemilik kapal, bahwa kapal ini berangkat di atas jam 12 siang.
04:41Artinya, ini sudah cukup siang untuk berangkat.
04:45Walaupun kita mengetahui bahwa keselamatan untuk berlayar itu ada dari teman-teman KSOP.
04:52Teman-teman KSOP juga sudah menyampaikan tentang hal itu.
04:57Sehingga, kita memahami bahwa umumnya masyarakat di sekitaran carita,
05:02yang menyusuri pantai, seperti tadi disampaikan, menuju ke ujung kolon, menyusuri pantai,
05:08itu umumnya berangkat pagi, jam 8, jam 9, jam 10.
05:12Demikian, Mas Ibrahim.
05:14Baik, jadi sudah ada imbauan sebenarnya.
05:15Nah, untuk keluarga korban bagaimana? Proses apa yang sudah dilakukan, Pak Kabin?
05:23Baik, dari Polda Banten, kita telah menyiapkan posko antemortem.
05:29Kita telah meminta kepada keluarga nakoda,
05:36kru kapal, kemudian pemandu, tour guide,
05:40dengan keluarga dari teman-teman lima orang jurnalis,
05:44kita sudah mengambil sampel untuk DNA.
05:46Nah, tadi sudah berlangsung.
05:49Harapannya, dengan sampel ini apabila tidak sesuai dengan harapan kita pencarian,
05:56kita bisa melakukan pencocokan.
05:58Namun apapun itu, kita tetap optimis mencari teman-teman ini bisa ditemukan dengan selamat.
06:03Oke. Pak Kabin, terakhir untuk esok hari,
06:06skema seperti apa yang akan dilakukan dalam operasi pencarian?
06:09Baik, terima kasih, Mas.
06:11Kita berharap bahwa cuaca tetap bisa mendukung kita melakukan pencarian.
06:16Kendala yang kita hadapi seringnya berubah-ubah cuaca arus air dengan gelombang,
06:22di mana tadi dari pukul 1 sampai ke sore tinggi gelombang itu lebih kurang 1 sampai 2 meter.
06:31Ditambah angin yang cukup kencang mendekati ke arah titik-titik pencarian.
06:36Kita berharap cuaca bisa mendukung, kita bisa bersama-sama melakukan pencarian,
06:43titik-titik koordinat, kita akan rapatkan karfak-karfak mana yang akan kita fokuskan dalam pencarian,
06:48dan mungkin harapan dari keluarga untuk menggunakan udara, pencarian,
06:53mobile helikopter, atau pesawat fixed wing, kita harapkan besok mungkin akan ada masukan.
06:58Demikian, Mas Ibrahim.
06:59Baik, terima kasih, Kabitu Mas Poda Banten,
07:02Kambas Maruli Ahilis Hutapea,
07:04untuk informasinya di program Kompas Malam hari ini.
07:06Terima kasih, Pak Kabit.
07:09Kemudian kita juga akan sapa Jules Kompas TV,
07:13ada Yuda Dwi Tarunadi Pandeglang Banten yang memantau proses pencarian hari ini.
07:19Selamat malam, Yuda.
07:21Yuda bisa diceritakan, jadi bagaimana, Yuda, pencarian hari ini?
07:25Evaluasi apa saja yang diperoleh oleh tim SAR Yuda?
07:29Baik, Ibrahim dan Saudara, hingga hari kedua ini proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR Gabungan,
07:40terhadap lima orang jurnalis, dua kru, dan satu turget yang hilang kontak di perairan Selasunda.
07:50Nah, dari pantauan yang saya lihat di posko, di posko yang berada di cerita ini,
08:00memasuki pada hari kedua pencarian diperluas dengan mengarahkan tujuh search and rescue unit ke sejumlah sektor,
08:10dimana hal ini untuk memaksimalkan proses pencarian selama di Selasunda, Ibrahim.
08:19Nah, dalam proses pencarian ini, dalam operasi SAR ini, telah melibatkan sejumlah kapal,
08:30seperti kapal RIP-02 yang berangkat di posko ini, namun pada pukul 3 sore tadi belum mendapatkan hasil yang masih
08:41nihil.
08:42Jadi untuk esok akan difokuskan titiknya dimana saja, Yuda?
08:47Nah, berdasarkan informasi yang kami terima bahwa untuk operasi pencarian rombongan jurnalis ini,
08:56akan difokuskan di sisi utara sekitar Gunung Anak Rakatau dengan memperluas area penyisiran, Ibrahim.
09:06Baik, terima kasih.
09:07Nah, tadi juga...
09:09Oh iya, silahkan, silahkan. Bagaimana?
09:10Bagaimana? Silahkan.
09:12Tadi juga ketika ada kunjuan dari Gubernur Andraso ini,
09:19Kepala Basarnas Banten menyampaikan bahwa hal-hal yang sekiranya,
09:26hal-hal kendala di lapangan yakni salah satu yang paling utama adalah terkait cuaca Ibrahim,
09:32dimana cuaca pada sore hari, angin yang berada di sekitar Gunung Anak Rakatau cukup kencang sekali,
09:42dimana hal ini memungkinkan proses pencarian akan dimaksimalkan besok pagi, Ibrahim.
09:49Baik, terima kasih untuk laporannya.
09:51Jurnalis Kompas TV, Yuda Dwi Tarun langsung dari Pandeglang, Banten.
09:54Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan