00:00Informasi lebih lengkap terkait pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput eropsi anak Krakatau.
00:04Kita sudah bersama dengan Kabit Humas Polda, Banten, Kompas, Maruli, Ahilas, Hutapea.
00:09Selamat malam Pak Kabit.
00:11Selamat malam Mas Ibrahim, selamat malam Kompas TV, selamat ulang tahun.
00:16Baik, terima kasih Pak Kabit untuk ucapannya.
00:18Pak Kabit, sudah ada titik terang dari pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak Pak Kabit.
00:23Baik, terima kasih.
00:24Malam hari ini kami izin mengupdate terkait dengan upaya pencarian Timsar, Gabungan, TNI, Polri, Basarnas, BBD, dan teman-teman instansi
00:38terkait.
00:40Yang pertama kami menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini.
00:44Di mana kejadian ini terjadi di hari Senin dengan penumpang itu ada 5 teman-teman jurnalis.
00:52Satu nahkoda kapal, satu ABK, dan satu turget.
00:57Totalnya ada 8.
00:59Dari hari Senin sampai dengan hari ini, kita telah menerjunkan 250 personil untuk melakukan pencarian.
01:09Kita bergabung dengan teman-teman yang tadi kami sebutkan.
01:13Sampai dengan malam hari ini, sudah ada lebih kurang 8 kapal bergabung melakukan upaya pencarian.
01:22Sampai dengan malam hari.
01:24Dan dari 8 kapal itu, semuanya sudah on board untuk perbekalan.
01:33Artinya, pencarian ini tetap dilakukan, terus sambil kita mengevaluasi di besok hari.
01:39Besok kita akan evaluasi apakah ada penyebaran titik-titik pencarian lain atau sesuai...
01:47Tidak ada titik terang untuk hari ini Pak Kabin.
01:49Tidak ada titik terang atau barang-barang yang diduga milik para korban.
01:58Sampai dengan malam hari ini, tim sedang bekerja dan belum memperoleh baik serpihan,
02:05objek-objek asing yang ditemukan di permukaan air laut di sekitaran titik pencarian belum ditemukan.
02:14Pak Kabin, tadi ada permintaan pencarian juga dilakukan lewat jalur udara ini dari keluarga.
02:19Apakah sudah dilakukan atau akan dilakukan juga dalam waktu dekat Pak?
02:24Baik, itu adalah masukan yang baik.
02:26Kami akan berkoordinasi, besok kita akan melakukan evaluasi terkait dengan pencarian.
02:31Kita akan sampaikan dan besok mungkin akan diputuskan.
02:35Perlu kami sampaikan bahwa kami sudah melakukan pencarian di melebarkan titik pencarian di 5 titik.
02:44Terutama dari titik fokus koordinat pancaran awal handphone yang terdeteksi.
02:54Kemudian dari pancaran radio dari kapal speedboot tersebut, kita melakukan pelebaran pencarian pada 5 titik.
03:03Salah satunya di Krakatau kecil, Krakatau besar, dengan Pulau Sertu.
03:11Jadi radiusnya lebih kurang ini sekitar 50 sampai 100 mile radius pencarian yang sudah kita perluas.
03:20Pak Kabit, kondisi perairan di Bantan seperti apa?
03:24Kendala pencariannya bagaimana Pak Kabit?
03:29Baik, terima kasih Mas Ibrahim.
03:31Dari awal kejadian erupsi Gunung Anak Krakatau, teman-teman dari BMKG, dinas instansi yang berwenang,
03:44setelah menyampaikan permakluman, waro-waro, pemberitahuan kepada kita bahwa
03:51kepada masyarakat untuk tidak mendekati titik Gunung Anak Krakatau dengan radius 3 km, 3 mile.
04:04Artinya, kepada masyarakat sudah dihimbau, sudah diberitahu untuk tidak melaksanakan aktivitas baik wisata,
04:11baik mendekat dengan tujuan nelayan, itu sudah dihimbau untuk tidak.
04:15Yang kedua, kita juga tidak bisa memprediksi untuk cuaca, untuk gelombang, untuk arus air.
04:23Untuk arus di bawah permukaan air.
04:25Dari hasil penyelidikan, pendalaman kita kepada masyarakat di sekitar carita,
04:34dari pemilik kapal, bahwa kapal ini berangkat di atas jam 12 siang.
04:41Artinya, ini sudah cukup siang untuk berangkat.
04:45Walaupun kita mengetahui bahwa keselamatan untuk berlayar itu ada dari teman-teman KSOP.
04:52Teman-teman KSOP juga sudah menyampaikan tentang hal itu.
04:57Sehingga, kita memahami bahwa umumnya masyarakat di sekitaran carita,
05:02yang menyusuri pantai, seperti tadi disampaikan, menuju ke ujung kolon, menyusuri pantai,
05:08itu umumnya berangkat pagi, jam 8, jam 9, jam 10.
05:12Demikian, Mas Ibrahim.
05:14Baik, jadi sudah ada imbauan sebenarnya.
05:15Nah, untuk keluarga korban bagaimana? Proses apa yang sudah dilakukan, Pak Kabin?
05:23Baik, dari Polda Banten, kita telah menyiapkan posko antemortem.
05:29Kita telah meminta kepada keluarga nakoda,
05:36kru kapal, kemudian pemandu, tour guide,
05:40dengan keluarga dari teman-teman lima orang jurnalis,
05:44kita sudah mengambil sampel untuk DNA.
05:46Nah, tadi sudah berlangsung.
05:49Harapannya, dengan sampel ini apabila tidak sesuai dengan harapan kita pencarian,
05:56kita bisa melakukan pencocokan.
05:58Namun apapun itu, kita tetap optimis mencari teman-teman ini bisa ditemukan dengan selamat.
06:03Oke. Pak Kabin, terakhir untuk esok hari,
06:06skema seperti apa yang akan dilakukan dalam operasi pencarian?
06:09Baik, terima kasih, Mas.
06:11Kita berharap bahwa cuaca tetap bisa mendukung kita melakukan pencarian.
06:16Kendala yang kita hadapi seringnya berubah-ubah cuaca arus air dengan gelombang,
06:22di mana tadi dari pukul 1 sampai ke sore tinggi gelombang itu lebih kurang 1 sampai 2 meter.
06:31Ditambah angin yang cukup kencang mendekati ke arah titik-titik pencarian.
06:36Kita berharap cuaca bisa mendukung, kita bisa bersama-sama melakukan pencarian,
06:43titik-titik koordinat, kita akan rapatkan karfak-karfak mana yang akan kita fokuskan dalam pencarian,
06:48dan mungkin harapan dari keluarga untuk menggunakan udara, pencarian,
06:53mobile helikopter, atau pesawat fixed wing, kita harapkan besok mungkin akan ada masukan.
06:58Demikian, Mas Ibrahim.
06:59Baik, terima kasih, Kabitu Mas Poda Banten,
07:02Kambas Maruli Ahilis Hutapea,
07:04untuk informasinya di program Kompas Malam hari ini.
07:06Terima kasih, Pak Kabit.
07:09Kemudian kita juga akan sapa Jules Kompas TV,
07:13ada Yuda Dwi Tarunadi Pandeglang Banten yang memantau proses pencarian hari ini.
07:19Selamat malam, Yuda.
07:21Yuda bisa diceritakan, jadi bagaimana, Yuda, pencarian hari ini?
07:25Evaluasi apa saja yang diperoleh oleh tim SAR Yuda?
07:29Baik, Ibrahim dan Saudara, hingga hari kedua ini proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR Gabungan,
07:40terhadap lima orang jurnalis, dua kru, dan satu turget yang hilang kontak di perairan Selasunda.
07:50Nah, dari pantauan yang saya lihat di posko, di posko yang berada di cerita ini,
08:00memasuki pada hari kedua pencarian diperluas dengan mengarahkan tujuh search and rescue unit ke sejumlah sektor,
08:10dimana hal ini untuk memaksimalkan proses pencarian selama di Selasunda, Ibrahim.
08:19Nah, dalam proses pencarian ini, dalam operasi SAR ini, telah melibatkan sejumlah kapal,
08:30seperti kapal RIP-02 yang berangkat di posko ini, namun pada pukul 3 sore tadi belum mendapatkan hasil yang masih
08:41nihil.
08:42Jadi untuk esok akan difokuskan titiknya dimana saja, Yuda?
08:47Nah, berdasarkan informasi yang kami terima bahwa untuk operasi pencarian rombongan jurnalis ini,
08:56akan difokuskan di sisi utara sekitar Gunung Anak Rakatau dengan memperluas area penyisiran, Ibrahim.
09:06Baik, terima kasih.
09:07Nah, tadi juga...
09:09Oh iya, silahkan, silahkan. Bagaimana?
09:10Bagaimana? Silahkan.
09:12Tadi juga ketika ada kunjuan dari Gubernur Andraso ini,
09:19Kepala Basarnas Banten menyampaikan bahwa hal-hal yang sekiranya,
09:26hal-hal kendala di lapangan yakni salah satu yang paling utama adalah terkait cuaca Ibrahim,
09:32dimana cuaca pada sore hari, angin yang berada di sekitar Gunung Anak Rakatau cukup kencang sekali,
09:42dimana hal ini memungkinkan proses pencarian akan dimaksimalkan besok pagi, Ibrahim.
09:49Baik, terima kasih untuk laporannya.
09:51Jurnalis Kompas TV, Yuda Dwi Tarun langsung dari Pandeglang, Banten.
09:54Terima kasih.
Komentar