Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jangan sampai masuk zona inti Ibu Kota Negara (IKN).

"Yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu harus diperhatikan. Jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti," kata Prabowo dalam rapat penanganan bencana pada Senin (7/9/2026).



Untuk itu, Prabowo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan TNI agar mengatur penempatan helikopter angkut berat militer.

Diketahui wilayah Riau dan Kalimantan Barat masih terdapat titik api yang luas.

Baca Juga Menko Airlangga Ungkap Alasan Prabowo Ingin Warga RI Punya Rekening Koran di https://www.kompas.tv/nasional/689650/menko-airlangga-ungkap-alasan-prabowo-ingin-warga-ri-punya-rekening-koran



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689692/presiden-prabowo-karhutla-jangan-sampai-masuk-zona-inti-ikn
Transkrip
00:00Yang kalbar tinggal 97 hektare.
00:03Betul Bapak Persia, tapi sejarah keseluruhan 38.000 hektare Bapak Persia, ini paling luas.
00:11Baik nanti didiskusikan ya dengan Panglima TNI, nanti posisi cinuk-cinuk sebaiknya ada di mana.
00:23Nah, yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu.
00:30Itu harus diperhatikan, mungkin kita harus kerahkan aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke, ya, susunan inti.
00:47Baik.
00:53Ya, sekarang kita...
01:00Oke.
01:04Oke.
01:07Oke.
01:08Ijin Bapak Presiden, perlu kami laporkan juga.
01:11Di video kervet juga hadir Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta delapan bupati yang berdampak bencana dan erupsi gunung lewat hobi.
01:23Berikutnya, mungkin Bapak Gubernur NTT dipersilakan memberikan update terkait apa yang sudah pemerintah dan Pemda kerjakan di sana, dan juga
01:34apa yang diperlukan.
01:36Terima kasih. Silakan Bapak Gubernur NTT.
01:39Selamat sore Bapak Presiden, para Menteri, Kepala BNPB, Pak Kapolri, Pak Panglima TNI, dan Bapak Ibu Forkopimda NTT, Pak Wagub,
01:52dan seluruh para bupati seflores yang ada di depan hari ini setelah Forkopimda.
01:57Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, shalom, salve, om swastiastu, nama budaya, salam sehat, salam sehat bagi kita semua.
02:06Yang pertama, terima kasih Bapak Presiden, acara hari ini membuat kami bisa memastikan lagi penanganan yang sudah dilakukan.
02:14Yang pertama, terkait dengan tanggap darurat.
02:17Sampai dengan saat ini, tanggap darurat yang dilakukan, seperti lapor dari Pak Kepala BNPB, sudah kami lakukan juga bersama dengan
02:24para pihak dengan baik.
02:26Kami dari pemerintah provinsi sendiri dibantu oleh Forkopimda.
02:29Sejak hari pertama, kami bersyukur karena kebetulan ada pesawat dari Polri yang ada di Polra waktu itu.
02:37Jadi sejak hari pertama, kami sudah bisa masuk ke lokasi bencana bersama Forkopimda untuk melihat penanganan di Flores waktu itu
02:44di Maumere.
02:46Dan sampai saat ini, kami bersama dengan Forkopimda di NTT terus bekerja.
02:52Ini sebagian masih di lapangan, Pak Presiden, di Flores.
02:56Kami sudah nanti sore juga akan ke Flores lagi bersama tim.
02:58Memastikan bahwa peranan bencana untuk tanggap darurat, kebutuhan-kebutuhan makan minum sudah terpenuhi dengan baik di semua tempat.
03:08Dari berbagai bantuan yang masuk dari BNPB, dari Pemda Provinsi, dari TNI Polri, dan semua pihak terkait.
03:14Dari semua kementerian nembaga yang turun sudah luar biasa memberikan dukungan.
03:18Dan kemudian juga selain makan minum, juga terkait dengan obat-obatan untuk kebutuhan di serana kesehatan juga sudah berjalan dengan
03:28baik.
03:29Kebutuhan tiga rumah sakit yang rusak, sudah dibuat rumah sakit lapangan dan diduk oleh Kemenkes.
03:35Dan juga puskesmas-puskesmas yang rusak yang tidak bisa dipakai, untuk lapangannya juga sudah dikerjakan juga untuk bisa memenuhi pelayanan
03:45kesehatan di tiga puskesmas.
03:46Jadi seluruh, yang tadi sampai benar, untuk seluruh puskesmas dan rumah sakit yang terdampak, semua sudah melakukan pelayanan kesehatan.
03:54Dan yang rusak itu dibantu tenda, genset, dan berbagai alat untuk dilakukan penanganan di luar.
04:00Berikutnya lagi Pak Presiden, baru kami laporkan bahwa untuk kegiatan-kegiatan non-kesehatan,
04:06sejak kami rapat untuk memperpanjang masa tangkap darurat, kesepakatan kami dengan para bupati di Flores untuk memastikan bahwa di masa
04:18tangkap darurat ini kehidupan masyarakat yang lain sudah bisa kita aktifkan.
04:21Kegiatan belajar mengajar sudah mulai berjalan untuk terutama kelas tiga, ataupun kelas enam untuk SD, sudah mulai bisa dilakukan untuk
04:33dilakukan kegiatan belajar mengajar yang bersifat terbatas kepada siswa-siswa kelas enam SD,
04:41atau kelas tiga SMP, atau kelas tiga SMA.
04:44Memang belum semua, tapi sudah mulai dilakukan, dan saat ini sudah kita kerjakan.
04:53Dari kehidupan yang lain juga sudah kita dorong kemarin, kami dengan seluruh pemangku kepentingan bidang ekonomi,
04:59kami juga sudah kemarin mulai menghitung dengan Bank Indonesia, OJK, dengan berbagai pihak untuk urusan ekonomi, perbankan, dan lain-lain,
05:06untuk mulai menghitung berbagai langkah yang harus kami mulai kerjakan untuk mengungkit kembali ekonomi flores yang pasti akan mengambil kontraksi
05:15pasca gempa ini,
05:18dan kemarin sudah punya gambaran besarnya peta jalannya untuk kita mulai sesiapkan.
Komentar

Dianjurkan