Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kemudian langsung ditanami sawit.

Puan mengatakan pihaknya akan meminta pihak terkait untuk menyelidiki hal tersebut.

"Apakah hal-hal yang terkait karhutla kemudian sudah berubah alih fungsi, kami akan meminta pihak yang terkait untuk menyelidiki hal itu," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Puan menegaskan lahan bekas karhutla tidak boleh ditanami sawit. Dia meminta penyelidikan dilakukan sesegera mungkin.

"Dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki," sambungnya.

Baca Juga Ketua DPR Puan Maharani Respons Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan di https://www.kompas.tv/nasional/689636/ketua-dpr-puan-maharani-respons-prabowo-minta-anggaran-mitigasi-bencana-ditambah-signifikan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689690/puan-soal-lahan-karhutla-jadi-kebun-sawit-tidak-boleh-harus-diselidiki
Transkrip
00:00Yang kedua soal karhutlah, ini masih terus terjadi bahkan sampai sudah terjadi di Sulawesi Selatan dan juga di Papua.
00:07Apa saja dorongan ke pemerintah sebagai bentuk konkret dan konsisten dalam penanganan karhutlah yang merebak di berbagai tempat.
00:15Ada dugaan polarisasi kejadian dan pelaku yang berulang termasuk pengawasan dan pemberian sanksinya ini seperti apa yang DPR melihat.
00:22Viral juga di media sosial ada bekas lahan karhutlah di Kalbar dalam sekejap sudah jadi lahan sawit baru. Apa tanggapannya?
00:30Terima kasih.
00:31Kami di pimpinan DPR nantinya yang sudah mempunyai tim bencana akan meminta pemerintah untuk bisa melakukan hal seperti itu lagi
00:46agar hal-hal yang sekarang terjadi itu bisa cepat teratasi.
00:52Karena masalah bencana, masalah kebakaran ini bukan hanya bagaimana kita mengatasinya sekarang, tapi apa yang akan harus kita atasi setelahnya.
01:06Yaitu bagaimana terkait dengan masalah sosial, yaitu pendidikan, kemudian kesejahteraan masyarakat.
01:14Seperti sekarang sudah ada masalah ISPA, kemudian kondisi anak-anak yang pendidikannya terganggu, itu juga harus segera teratasi dan bagaimana
01:29ke depannya itu harus segera ada solusinya.
01:33Dan tadi seperti ditanyakan apakah hal-hal yang terkait kahutlah kemudian sudah berubah alih fungsi, nanti kami akan meminta pihak
01:46yang terkait untuk menyelidiki hal itu
01:48dan itu seharusnya tidak boleh terjadi dan harus segera diselidiki.
01:54Mbak Puan, izin saya Abidban dari kumparan.com.
01:58Kemarin itu ada Pak Presiden meminta supaya badan geologi dan BMKG itu disatukan aja gitu.
02:05Nah dari pimpinan DPR sendiri melihatnya itu apakah solusi yang efektif atau gimana Mbak Puan?
02:11Sama juga kemarin Pak Presiden menyinggung soal alokasi anggaran untuk mitigasi kebencanaan itu harus ditambah.
02:19Kami meminta itu untuk dikaji dulu apakah itu diperlukan karena penugasannya dan tugasnya itu berbeda-beda.
02:29Kalau itu dianggap memang akan lebih efektif ya tentu saja DPR akan mendukung hal tersebut.
02:37Jadi lebih baik dikaji dulu dan pengkajiannya itu harus memang bermanfaat.
02:49Alokasi anggaran selama itu memang bermanfaat bagi kami tidak apa-apa namun manfaatnya harus lebih baik daripada sebelumnya.
Komentar

Dianjurkan