Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SIDOARJO, KOMPAS.TV - 45 santri dan santriwati Ponpes Manbaul Hikam Tanggulangin, Sidoarjo kembali dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala keracunan.

Santri yang kembali dirujuk ke RSUD Notopuro Sidoarjo dan RSI Siti Hajar ini sebelumnya juga sempat dirawat karena keracunan menu MBG.

45 santri dan santriwati dirujuk ke rumah sakit pada Senin (7/9/2026) malam. Dari 45 korban, 33 korban dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo dan 12 korban lainnya dirujuk ke RSUD Siti Hajar Sidoarjo.

Hingga Selasa (8/9/2026) pagi masih ada 2 korban yang rawat inap di RSUD Notopuro Sidoarjo. Sementara 43 korban lainnya telah diizinkan pulang.

Menurut Humas RSUD Notopuro Sidoarjo, Rizqi Maulana Hadi, santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang kembali dirujuk ke rumah sakit ini sebelumnya sempat mendapat perawatan karena keracunan menu MBG, pekan lalu.

Diduga kondisi fisik dan kesehatan korban yang belum sembuh 100 persen dari keracunan sebelumnya, sehingga gejala mual, muntah dan sakit perut kambuh lagi.

Bagaimana kondisi para korban keracunan MBG di Sidoarjo, Jawa Timur, kita akan tanya Jurnalis Kompas TV di Sidoarjo, Jawa Timur, Mahendra Tri Ginanjar.

Baca Juga Cerita Ibu Korban Keracunan MBG di Karo, Anak Alami Gangguan Ingatan sampai Halusinasi di https://www.kompas.tv/nasional/689663/cerita-ibu-korban-keracunan-mbg-di-karo-anak-alami-gangguan-ingatan-sampai-halusinasi

#keracunan #mbg #sidoarjo

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689686/kembali-alami-gejala-keracunan-45-santri-di-sidoarjo-dirujuk-lagi-ke-rumah-sakit-sapa-malam
Transkrip
00:00Kami lanjutkan sampai Indonesia malam, Saudara.
00:0245 Santri dan Santriwati,
00:04Pondokosantren Manbaul Hikam Tanggulangin Sidoarjo,
00:09kembali dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala keracunan.
00:12Santri yang kembali dirujuk ke RS Udenotopuro Sidoarjo dan RSI Siti Hajar ini,
00:17sebelumnya juga sempat dirawat karena keracunan menu MBG.
00:2445 Santri dan Santriwati dirujuk ke rumah sakit pada Senin malam.
00:28Dari 45 korban, 33 korban dibawa ke RS Udenotopuro Sidoarjo
00:34dan 12 korban lainnya dirujuk ke RS Udenotopuro Sidoarjo.
00:38Hingga selasa pagi masih ada 2 korban yang dirawat inap di RS Udenotopuro Sidoarjo,
00:45sementara 43 korban lainnya telah diizinkan pulang.
00:49Menurut Humas RS Udenotopuro Sidoarjo Rizky Maulana Hadi,
00:53Santri Pondokosantren Manbaul Hakim,
00:55yang kembali dirujuk ke rumah sakit ini sebelumnya sempat mendapatkan perawatan
01:00karena keracunan menu MBG pekan lalu.
01:05Diduga kondisi fisik dan kesehatan korban yang belum sembuh 100% dari keracunan sebelumnya,
01:11sehingga gejala mual, muntah, dan sakit perut kambuh kembali.
01:18Pasien yang dulu keracunan juga ya?
01:21Ya, kemarin beri yang sudah dirawat, sudah pulang.
01:23Mungkin ya karena apa ya, respon tubuhnya masing-masingnya berbeda ya.
01:27Jadi mereka kembali sangat kurang baik, sehingga mereka datang lagi ke kami.
01:33Hasil observasi apa mas informasi ini?
01:36Observasi informasi sementara ini tadi hanya mual, muntah, diari saja mas.
01:41Pengobatannya nilai masunya pengobat standar.
01:43Termasuk yang dua yang dirawat ini juga?
01:46Ya.
01:49Lalu bagaimana kondisi para korban keracunan MBG di Sidoarjo, Jawa Timur?
01:54Lebih jelasnya kita tanyakan jurnalis Kompas TV,
01:58ada Mahendra Tri Ginanjar dari Sidoarjo, Jawa Timur.
02:01Mahendra, kondisi ke-45 korban ini, korban keracunan ini sejauh ini seperti apa?
02:07Ini kan sebelumnya mereka ini telah pulang ke rumah dan kembali dirawat di rumah sakit.
02:11Apakah sebelumnya rumah sakit merekomendasikan untuk pulang?
02:14Dan mereka kembali kamu atau bagaimana?
02:17Ya, Randi dan saudara, bahwa berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo,
02:25ini pada Senin malam kemarin,
02:28ada sedikitnya 45 santri dan santriwati dari pondok pesantren Mambaul Hikam,
02:35ini yang dilarikan ke rumah sakit akibat jugaan keracunan.
02:40Karena memang saat tiba di rumah sakit,
02:42ataupun dirutup di rumah sakit ini,
02:45korban ini mengalami gejala seperti saat keracunan seminggu yang lalu,
02:51yaitu merasa pusing, lemas, mual, dan juga tiare.
02:57Sementara itu dari 45 santri ini,
03:0333 santri diantaranya dirawat di rumah sakit Notopuro Sidoarjo,
03:08dan 12 santri lainnya dirawat di rumah sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo.
03:13Sementara hingga sore ini,
03:15masih ada 2 santri yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit Notopuro Sidoarjo,
03:21sementara 43 santri lainnya ini telah dipulangkan atau kembali ke pondok pesantren.
03:28Memang untuk 45 santri yang Senin malam kemarin ini
03:32kembali dirujuk ke rumah sakit dengan gejala keracunan,
03:35memang sebelumnya atau saat pekan lalu,
03:38ini juga sempat menjadi korban saat peristiwa keracunan terjadi di pondok pesantren Mambaul Hikam.
03:45Memang untuk 45 santri ini yang semalam dibawa ke rumah sakit,
03:51ini menurut petugas dari rumah sakit Notopuro,
03:56ini karena kondisi kesehatan dan juga pengaruh dari efek keracunan yang seminggu lalu,
04:02ini masih belum 100% sembuh.
04:05Untuk saat ini memang sebagian besar dari 45 santri ini telah dijunikan pulang,
04:10dan tinggal 2 santri wati yang kondisinya memang membutuhkan perlawatan lebih,
04:15sehingga harus rawat inap di rumah sakit Notopuro Sidoarjo.
04:18Ya Aradi.
04:19Ya, Mahendra, kan sebelumnya juga rumah sakit dan juga pihak terkait,
04:25ini melakukan tes laboratorium.
04:27Apakah sudah ada hasilnya tes laboratorium pada saat peristiwa keracunan MBG pada pekan lalu itu?
04:33Ya, bahwa memang benar saat peristiwa keracunan MBG pada pekan lalu,
04:39pihak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo sudah menyerahkan tiga sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya,
04:50di mana tiga sampel yang diserahkan ini diantaranya adalah menu MBG yang saat itu dikonsumsi oleh para siswa dan juga
04:57santri,
04:58yang diduga menjadi penyebab keracunan dan juga sampel kedua yaitu spesimen dari muntahan, dari korban,
05:05dan juga untuk sampel ketiga yang diserahkan adalah sayuran mentah yang diduga sebagai bahan baku dari menu MBG yang saat
05:14itu disajikan.
05:15Memang untuk pemeriksaan laboratorium ini ada dua kategori yang diperiksa,
05:21yaitu kategori untuk pemeriksaan berdasarkan kimia,
05:24ini memang satu hari hingga dua hari sudah selesai ataupun sudah diketahui hasilnya.
05:30Namun untuk pemeriksaan mikrobiologi sendiri ini membutuhkan waktu sekitar tujuh hari,
05:36dan pihak dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Surabaya ini menyatakan bahwa hari Senin kemarin,
05:44dan kemungkinan sudah bisa diketahui hasil untuk pemeriksaan mikrobiologi,
05:50dan hasilnya diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Suarjo dan juga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
05:57Memang hingga saat ini belum ada kompromasi resmi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Suarjo soal hasil dari pemeriksaan lab tersebut.
06:05Ya, Radhi.
06:05Oke, mungkin nanti bisa di-follow up kembali bagaimana hasilnya,
06:09karena ini penting untuk mencegah kejadian serupa, ini bisa terjadi kembali di kemudian hari.
06:14Terima kasih, Mahendra Tri Ginanjar melaporkan langsung dari Sidoarjo, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan