00:00Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat,
00:06tidak hanya berdampak pada manusia, sedara, tetapi juga tentu berdampak pada satwa liar.
00:12Bahkan pada satu bulan terakhir sudah terdapat sembilan orang hutan yang kemudian berhasil diselamatkan
00:19dan yang paling menarik tentu kita tahu adalah orang hutan bernama Sampurna.
00:25Lalu pertanyaannya, seberapa berbahayanya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, bagi satwa liar?
00:33Saya akan tanyakan secara langsung kepada Senior Manager Media and Communication IRI dengan Mas Heri Bertu Suciadi.
00:40Mas Heri, terima kasih untuk waktunya.
00:42Bahwa kita tahu Mas, dalam beberapa waktu terakhir kebakaran hutan dan lahan ini terjadi semakin masif.
00:49Pertanyaan saya, seberapa berbahaya bagi satwa liar yang hidup di Pulau Kalimantan?
00:53Ini sangat berbahaya untuk mereka karena terutama bagi orang hutan ya.
00:58Terutama karena orang hutan bisa kehilangan tempat tinggalnya.
01:00Habitatnya, sumber pakan, tempat dia bikin sarang, tempat dia beraktifitas sehari, itu yang hilang.
01:08Sejauh ini sudah berapa orang hutan yang berhasil diselamatkan?
01:11Sejauh ini sudah ada sembilan orang hutan.
01:13Sayangnya satu tidak selamat.
01:15Karena kemudian...
01:16Satu tidak selamat?
01:17Tidak selamat, karena kemudian setelah kita rescue, beberapa jam setelah rescue, dia meninggal.
01:23Ini orang hutan atas nama?
01:26Sampurna.
01:27Sampurna yang kemarin juga sempat viral, Mas?
01:29Betul, betul, betul.
01:30Dan setelah itu kondisinya setelah diselamatkan?
01:33Kondisinya setelah itu memburuk-memburuk-memburuk dan kemudian meninggal.
01:36Kemudian kita ada atopsi dengan tim medis untuk memastikan penyebab kematiannya.
01:41Dan terkonfirmasi memang akibat asap itu ada kerusakan, ada lesi di paru-paru.
01:50Artinya orang hutan bernama Sampurna ini meninggal dunia karena kebakaran hutan dan lahan?
01:55Betul, betul.
01:56Dan dia adalah satu yang terdapat langsung.
01:57Kalau secara kalkulasi, Mas, ada berapa orang hutan, mohon maaf, yang terancam akibat karhutlah ini?
02:02Kita menerjunkan ada tim di tujuh desa yang punya potensi ada satwa liar orang hutan terutama terdapat karhutlah.
02:11Itu ada sekitar tujuh sampai mungkin belasian orang hutan.
02:14Dan saya lihat juga ini ada selang ya, Mas?
02:16Ya, betul.
02:16Selang yang cukup panjang bahkan hingga ke dalam.
02:18Ya.
02:18Fungsinya untuk?
02:19Ini untuk berjaga-jaga.
02:21Untuk yang pertama, kalau memang hal terburuk terjadi, ada kebakaran di sekitar sini,
02:26tim tidak perlu lagi repot-repot gelar selang, hanya pasang mesin, sambungan selang, air bisa langsung memadamkan.
02:32Oke.
02:32Tapi di keadaan normal seperti ini, kita melakukan pendinginan dan pembasahan setiap hari di sekitar area ini.
02:38Oke.
02:38Untuk jaga-jaga.
02:39Oke.
02:40Saya dan juga Mas Heri akan masuk ke dalam, ya saudaranya, untuk melihat kondisi ya.
02:46Ya.
02:46Kondisi alam yang ada di sini.
02:48Dan tadi sudah dijelaskan bahwa ini salah satu selang yang dipergunakan ya, Mas, untuk mengantisipasi agar kebakaran hutan dan lahan
02:57ini tidak mendekati area konservasi
02:59di mana ada orang hutan yang kemudian diselamatkan dan terancam.
03:02Betul.
03:18Ini ada peta, Mas.
03:20Mungkin bisa ditunjukkan lokasi kita termasuk juga potensi, mohon maaf tentu kita tidak harapan terjadi, ketika memang api sudah tersebar
03:27itu posisinya di mana?
03:28Nah, jadi ini posisi kita, kita lagi ada di sini, Mas, mentok di sini, karena ini area yang tidak boleh
03:34masuk.
03:34Tadi kita di sini, kita punya dua cluster area, satu yang di sini dan satu yang di sini.
03:40Nah, kalau api, itu kebanyakan ada di sini.
03:42Ini adalah sebarang titik api, Mas?
03:44Ya, dari api, dari tahun 2014 sampai 2025.
03:48Dari 2014 hingga 2025?
03:49Kita semua, kita simpan semua data dari satelit, kita punya tim JIS, yang kemudian dia bisa meng-compile semua data
03:57dari tahun ke tahun.
03:58Artinya memang ancaman dari karutlah ini sudah terjadi bahkan lebih dari 10 tahun.
04:03Untuk tahun ini, sebarannya apakah masih di sini atau mungkin sudah lebih mendekat?
04:07Sampai di sini, main sampai di sini.
04:10Ini data bakar, ya.
04:11Ini area yari juga ya?
04:12Yang dalam merah ini, ini area yari yang di dalam merah ini.
04:16Nah, kemarin di sini.
04:17Artinya bisa dikatakan bahwa karutlah ini juga sudah mendekati iari dan termasuk juga mengancam orangutan yang ada di area ini.
04:25Makanya kemarin sampai juga ada PNBP untuk bantu water booming karena kebanyakan sudah di area sini.
04:32Selain patroli rutin yang darat, kita juga ada patroli udara dengan drone.
04:36Dengan drone?
04:37Drone thermal?
04:38Drone thermal.
04:47Ini drone thermal yang digunakan, Mas Heri?
04:48Ya, betul.
04:50Mungkin bisa dioperasikan, Mas.
04:52Prosesnya seperti apa?
04:54Oke.
04:57Dan ini prosesnya memang kerap kali dilakukan?
05:00Atau mungkin setiap hari?
05:01Setiap hari.
05:02Setiap hari ketika ada karutlah saat ini atau seperti apa?
05:05Setiap kami menghadapi musim kemarau.
05:08Setiap menghadapi musim kemarau?
05:09Iya, betul sekali.
05:10Nah, untuk sekarang kondisinya di sekitaran itu masih relatif aman.
05:15Cuma hanya tersisa asapnya saja.
05:17Ini area di sekitar iari ya?
05:19Iya, betul sekali.
05:20Tapi sebelumnya sering mungkin terpantau sebaran titik panas di sekitar iari ini?
05:25Iya, lumayan sering sih, Mas.
05:27Untuk sebaran titik panasnya.
05:30Terus di jam-jam rawannya itu sekitaran jam 11 sampai jam 3 sore.
05:34Drone ini, gambar secara termalnya, itu digunakan untuk deteksi dini, Mas.
05:40Ini area yang juga ditembati oleh orang utang?
05:44Iya, betul sekali.
05:45Dan ini hampir sudah berapa kali memang asap sering masuk ke area iari ini?
05:51Iya, betul sekali.
05:52Oke, artinya warna sekali lagi meskipun sudah diselamatkan,
05:55tetapi karena karutlah ini sangat banyak areanya, termasuk juga asapnya,
06:00masih membahayakan orang utang.
06:02Iya, betul sekali.
Komentar