Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 10 jam yang lalu
SERANG, KOMPAS.TV - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Selasa, 8 September 2026.

Aktivitas vulkanik gunung api di Selat Sunda ini masih terus dipantau, dengan status tetap berada pada Level III atau Siaga.

Dari pantauan visual, kepulan asap dari kawah Gunung Anak Krakatau masih terlihat. Badan Geologi menyebut aktivitas kegempaan masih berlangsung dan potensi letusan masih tinggi.

Masyarakat juga diminta tidak mendekati kawasan dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Pantauan kondisi Gunung Anak Krakatau terus diperbarui seiring aktivitas erupsi yang masih berlangsung.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/689671/gambar-drone-pantauan-dekat-kondisi-gunung-anak-krakatau-pasca-erupsi-abu-vulkanik
Transkrip
00:00selamat menikmati
00:44selamat menikmati
01:00gunung anak rakatau masih terus mengeluarkan asap cukup tebal, cukup pekat
01:06dan memang informasinya memang meskipun erupsi terus menerus
01:10gunung anak rakatau ini sudah dinyatakan selesai atau berakhir setelah 25 jam
01:15tetapi letusan strombolian ini masih terus ada
01:22dan ini jangka waktunya bisa cukup lama
01:24dimana memang erupsi strombolian ini merupakan letusan gunung merapi yang ledakannya relatif lebih ringan
01:34yang artinya juga apabila memang erupsi strombolian ini sudah ada
01:38artinya ini benar-benar menyatakan bahwa erupsi terus menerus dari gunung anak rakatau sudah berakhir
01:44di saat kami meliput saat ini di tanggal 8 September
01:47ini juga memang dikatakan bahwa sempat terjadi lagi erupsi gunung anak rakatau dipukul 5 pagi tadi
01:55dan saat ini kami memang masih memantau
01:57terlihat asapnya masih terus mengepul ke atas
02:01dan yang kami rasakan juga perbedaan terkait dengan bagaimana sebaran debu vulkanik
02:06ketika kami menyebrang dari wilayah Banten ke sekitaran gunung anak rakatau ini
02:13terasa bagaimana perbedaan dari udara lalu juga terlihat dari langit begitu yang lebih terlihat abu-abu
02:21nah ini yang menjadi himbawan dan juga dari BMKG sudah menghimbau
02:24untuk masyarakat yang tinggal di pesisir sekitaran gunung anak rakatau
02:28juga wisatawan yang masih melakukan traveling
02:31ini agar menjaga jarak aman menjauhi radius jarak 3 km yang aman dari gunung anak rakatau ini
02:39dan saat ini kami melaporkan juga tentunya dari radius jarak 3 km titik yang aman
02:45menjauhi dari aktivitas gunung anak rakatau
02:48yang kedua yang juga dapat menjadi himbawan ini adalah
02:50bagaimana masyarakat yang beraktivitas di luar rumah di sekitaran wilayah Banten, Lampung
02:55dan sekitarnya yang terdampak dari erupsi gunung anak rakatau ini
02:59agar terus menggunakan masker
03:01karena debu vulkaniknya ini cukup sangat berbahaya
03:04ini memang juga kami bisa melihat bagaimana debunya cukup tebal di area sekitaran gunung anak rakatau ini
03:11yang ketiga juga yang bisa menjadi perhatian masyarakat ini adalah
03:14agar masyarakat yang tinggal di sekitar atau berada di sekitar wilayah gunung anak rakatau ini
03:20agar tidak panik dan tetap tenang
03:22dan terus mencari informasi dari situs resmi BMKG
03:26juga mendengar himbawan dari BPBD setempat dan mencari informasi dari media-media yang akurat dan terpercaya tentunya
03:33kami akan memantau terus juga bagaimana perkembangan dari aktivitas gunung anak rakatau
03:39yang tentunya sekarang meskipun sudah dinyatakan berakhir begitu erupsinya
03:44tapi diingatkan oleh BMKG bahwa letusan-letusan selanjutnya dari erupsi serombolian ini masih kemungkinan dapat terjadi
03:51dan ini menjadi himbawan masyarakat agar terus menjaga jarak aman
03:55dari BMKG juga terus memantau bagaimana pergerakan atau dinamika vulkanisme dari gunung anak rakatau ini
04:02Zepanya Situ Meang, Roy Ilman, Bodhia Vimala, Pompas TV, mengabarkan dari Selat Sunda
04:13ini mah garam ya, garam atau apa sih? apa ini debu, debu vulkaniknya apa gimana sih?
04:24ya pak
04:26yuk pak
04:28yuk pak
04:29yuk pak
04:32yuk
04:34dengan orang suaranya
05:01selamat menikmati
05:15selamat menikmati
06:04selamat menikmati
06:19selamat menikmati
06:51selamat menikmati
07:17selamat menikmati
07:49selamat menikmati
08:19selamat menikmati
08:58selamat menikmati
09:06selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan