Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pada Rapat Terbatas penanganan bencana yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 7 September 2026, terjadi momen yang menarik perhatian publik.

Saat Presiden tengah memberikan arahan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya secara spontan merapikan posisi mikrofon agar pengerasan suara berfungsi optimal.

Aksi sigap tanpa aba-aba dari Seskab Teddy tersebut sempat membuat Presiden Prabowo tampak terkejut di tengah jalannya rapat.

#RapatTerbatasPenangananBencana #PresidenPrabowoSubianto #SeskabTeddyIndraWijaya

Creative/Video Editor: Lia/Daffa
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Iya, kalau di slide ini, yang luas, yang belum padam, yang paling banyak per hari ini memang Rio Bapak Presiden,
00:09yang belum padam hari ini.
00:10Iya, iya, iya. Tapi kan yang belum padam, yang kalbar tinggal 97 hektare.
00:18Betul Bapak Presiden, tapi secara keseluruhan 38 ribu hektare Bapak Presiden, yang paling luas.
00:26Baik, nanti didiskusikan ya dengan Panglima TNI, nanti posisi cinuk-cinuk sebaiknya ada di mana.
00:39Yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu, itu harus diperhatikan.
00:47Mungkin kita harus kerahkan aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke, iya, susunan inti.
01:01Baik, terus, ya, sekarang, sekarang kita kembali.
01:22Ijin Bapak Presiden, perlu kami laporkan juga.
01:26Di video conference juga hadir Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta delapan bupati yang terdampak bencana dan erupsi gunung lewat hobi.
01:37Berikutnya, mungkin Bapak Gubernur NTT dipersilakan memberikan update terkait apa yang sudah pemerintah dan Pemda kerjakan di sana, dan juga
01:49apa yang diperlukan.
01:50Terima kasih. Silakan Bapak Gubernur NTT.
01:52Bapak Gubernur NTT.
Komentar

Dianjurkan