Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Perkembangan Penanganan Bencana Alam untuk memantau situasi terkini di Tanah Air pada Senin, 7 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB Suharyanto mengungkap dugaan adanya kesengajaan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan berdasarkan penangkapan pelaku di Jambi.

"Di Jambi, ada pelaku pembakaran hutan dan memang disuruh dengan uang, hanya Rp500 ribu diberi upah begitu," ujarnya.

#UsutDalangKebakaranHutan #PembakarDibayar500Ribu #PresidenPrabowoSubianto
Transkrip
00:00Satgas udara, kami laporkan Pak Presiden, sampai hari ini ada 55 pesawat gabungan untuk operasi medifikasi cuaca dan patroli ada
00:1119 pesawat, untuk waterbombing ada 36 pesawat.
00:16Ini cukup untuk 6 provinsi ini, kami cukup Pak Presiden, karena kami juga mengolah yudakan, mana yang berat itu yang
00:25ditambah, mana yang ringan kita kurangi Pak Presiden.
00:28Jadi sementara cukup, apalagi juga ada tambahan lagi nanti hari Rabu, kami mendapat tambahan dari rencananya dari Jepang, ada 3
00:38pesawat CINOC, nanti kami akan terima, dan ini akan ditempatkan di Kalimantan Barat.
00:44Kemudian penegakan hukum, tadi juga kami baru rapat koordinasi di bawah pimpinan Bapak Menko Polkam, ini untuk penegakan hukum juga
00:53dilakukan terus, nanti akan dijelaskan oleh Bapak Kapolri.
00:56Dan kami laporkan juga memang di lapangan, betul sekali Bapak Presiden memang ada upaya-upaya kesengajaan dengan cara membakar, kami
01:04menangkap itu di Jambi, ada pelaku pembakaran hutan, dan memang disuruh dengan uang hanya 500 ribu diberi upah begitu.
01:14Kemudian di Kalimantan Barat terlihat Bapak Presiden digambar lokasi yang baru saja kebakar, belum selesai kebakarannya di tempat lain, lokasi
01:24itu sudah berubah menjadi rencana penanaman pohon, pohon sawit.
01:31Itu Bapak Presiden untuk Karhutlah, jadi yang kami sekarang perlu sampaikan Bapak Presiden, ini kami masih terus bekerja, berjibaku, paling
01:44tidak sampai musim hujan alami turun Bapak Presiden.
01:47Kalau prediksi dari BMKG, mungkin sekitar akhir Oktober itu baru musim hujan turun secara alami.
01:55Nah kalau secara alami memang ini sangat membantu untuk memadamkan api dan asap, tetapi sebelum itu datang tentu saja kami
02:03akan terus dengan Satgas Darat,
02:05dan mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca ini juga bisa segera mendatangkan hujan.
02:11Demikian Bapak Presiden untuk operasi Karhutlah, selanjutnya kami mohon petunjuk, mohon arahan.
02:20Sekian terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:24Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan