00:00Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi strombolian pada selasa siang.
00:05Lebih lengkap soal aktivitas Anak Gunung Krakatau ini, kami hadirkan laporan langsung dari jurnalis Kompas TV Zeyfanya Syutumiang
00:10dan juru kamera Roy Ilman serta Bodhia Vimala, eksklusif dari perairan Selat Sunda yang telah kami rekam sebelumnya.
00:19Eksklusif di Kompas TV, saat ini kami tengah melihat langsung bagaimana kondisi terkini dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
00:28Dan dapat dilihat di belakang saya, ditunjukkan juru kamera Kompas TV, Roy Ilman, bahwa memang saat ini Gunung Anak Krakatau
00:38masih terus mengeluarkan asap cukup tebal, cukup pekat.
00:43Dan memang informasinya meskipun erupsi terus-menerus Gunung Anak Krakatau ini sudah dinyatakan selesai atau berakhir setelah 25 jam,
00:52tetapi letusan Strombolian ini masih terus ada dan ini jangka waktunya bisa cukup lama.
01:01Dimana memang erupsi Stromboli atau Strombolian ini merupakan letusan Gunung Merapi yang ledakannya relatif lebih ringan.
01:12Yang artinya juga apabila memang erupsi Strombolian ini sudah ada, artinya ini benar-benar menyatakan bahwa erupsi terus-menerus dari
01:19Gunung Anak Krakatau sudah berakhir.
01:21Di saat kami meliput saat ini, di tanggal 8 September, ini juga memang dikatakan bahwa sempat terjadi lagi erupsi Gunung
01:29Anak Krakatau di pukul 5 pagi tadi.
01:32Dan saat ini kami memang masih memantau, terlihat asapnya masih terus mengepul ke atas.
01:38Dan yang kami perasakan juga perbedaan terkait dengan bagaimana sebaran debu vulkanik ketika kami menyebrang dari wilayah Banten ke sekitaran
01:48Gunung Anak Krakatau.
01:50Ini terasa bagaimana perbedaan dari udara, lalu juga terlihat dari langit begitu yang lebih terlihat abu-abu.
01:58Nah ini yang menjadi himbawan dan juga dari BMKG sudah menghimbau untuk masyarakat yang tinggal di pesisir sekitaran Gunung Anak
02:05Krakatau,
02:05juga wisatawan yang masih melakukan traveling, begitu ini agar menjaga jarak aman, menjauhi radius jarak 3 km yang aman dari
02:14Gunung Anak Krakatau ini.
02:16Dan saat ini kami melaporkan juga tentunya dari radius jarak 3 km, titik yang aman menjauhi dari aktivitas Gunung Anak
02:25Krakatau.
02:25Yang kedua yang juga dapat menjadi himbawan ini adalah bagaimana masyarakat yang beraktivitas di luar rumah di sekitaran wilayah Banten,
02:32Lampung,
02:33dan sekitarnya yang terdampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau ini agar terus menggunakan masker karena debu vulkaniknya ini cukup sangat
02:40berbahaya.
02:41Ini memang juga kami bisa melihat bagaimana debunya cukup tebal di area sekitaran Gunung Anak Krakatau ini.
02:48Yang ketiga juga yang bisa menjadi perhatian masyarakat ini adalah agar masyarakat yang tinggal di sekitar atau berada di sekitar
02:55wilayah Gunung Anak Krakatau ini agar tidak panik dan tetap tenang
02:59dan terus mencari informasi dari situs resmi BMKG, juga mendengar himbawan dari BPBD setempat dan mencari informasi dari media-media
03:08yang akurat dan terpercaya tentunya.
03:10Tentu akan kita pantau terus bagaimana pergerakannya sejauh ini terkait dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau
03:18karena memang disampaikan juga dari BMKG meskipun sudah dinyatakan berakhir tapi masih dapat ada kemungkinan potensi letusan yang masih berlanjut
03:27sehingga ini tentu masih dalam pantauan dari BMKG terkait bagaimana dinamika vulkanisme dari Gunung Anak Krakatau ini.
03:36Zepanya Situ Meang, Roy Ilman, Bodhia Vimala, Pompas TV, mengabarkan dari Selat Sunda.
Komentar