00:00Apa yang bikin pusing, Pak?
00:02Bikin pusing terus-terusan hampir tiap hari.
00:05Gak kerasa setahun-setahun mikir terus.
00:08Tapi yang penting hasilnya lumayan lah.
00:12Oleh nggak, kita masih ekonomi temukan masih lumayan bagus.
00:16Namun, ke depan akan makin cepat.
00:19Ada target lagi nggak, Pak?
00:22Target tahun ini kita dorong di Tidakulang Kemat menekati lebih cepat lah ke arah 6%.
00:29Tahun depan mudah-mudahan yang target 6% itu bisa tercapai.
00:32Mudah-mudahan bisa lebih.
00:34Karena kita udah ngerti sekarang,
00:36kan kemarin setahun semacam eksperimen kan,
00:39mana yang bisa, mana yang nggak.
00:41Mana yang nggak anggu, mana yang nggak.
00:43Sekarang udah kita bebasan semua harusnya ke depan bisa tumbuh lebih cepat lagi.
00:47Apalagi program Pak Presiden Trambo,
00:50Ahmad Rio,
00:51jamungnya akan signifikan ke perekonomiannya.
00:54Pak, mau tanya dong,
00:55anggaran subsidi tahun depan kan itu ada penurunan revisi ya, Pak?
00:58Dari, jadi 261 itu perhitungannya dari...
01:02Utamanya kan harga minyak turun,
01:04karena sebenarnya itu utamanya.
01:05Kalau ada penurunan sedikit-sedikit,
01:08tapi kalau dari sisi poluma,
01:09penurunan nggak terlalu banyak.
01:11Nanti kita lihat ke depan,
01:13kalau kita perlu berhemat seperti apa,
01:15tapi untuk sekarang seutamanya turun,
01:17karena harga minyak-minyak dipreduksikan turun,
01:20kalau dilihat asumsinya aja.
01:22Cukup wa liru.
01:23Paldi.
01:29Terima kasih telah menonton
02:01Terima kasih telah menonton
02:40Terima kasih telah menonton
03:14Terima kasih telah menonton
03:23Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
03:28Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
Komentar