Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap Presiden Prabowo Subianto meminta penduduk Indonesia memiliki rekening koran.

BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) diminta menyiapkan rekening tersebut untuk masyarakat.

Data yang digunakan nantinya berasal dari Dukcapil dan akan disesuaikan dengan sistem Bank Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.

Video editor: Novaltri

#prabowo #airlangga #rekeningkoran

Baca Juga Prabowo Wacanakan Badan Geologi dan BMKG Digabung, Puan: Harus Dikaji Dulu di https://www.kompas.tv/nasional/689623/prabowo-wacanakan-badan-geologi-dan-bmkg-digabung-puan-harus-dikaji-dulu



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689650/menko-airlangga-ungkap-alasan-prabowo-ingin-warga-ri-punya-rekening-koran
Transkrip
00:00Tadi pembahasan dengan Bapak Presiden terkait dengan kepemilikan rekening daripada teman-teman media cetak, media elektronik.
00:10Tadi pembahasan dengan Bapak Presiden terkait dengan kepemilikan rekening daripada warga negara atau masyarakat Indonesia.
00:21Tadi sudah disampaikan bahwa berdasarkan survei atau sensus yang dilakukan oleh OJK dan BPS itu tingkat inklusi keuangan kita sudah
00:35mencapai 93,62 persen.
00:38Kemudian juga untuk literasi keuangan itu sebesar 63,57 persen.
00:51Nah sebetulnya angka ini adalah angka yang relatif baik.
01:00Jadi kalau dibandingkan dengan OECD misalnya, OECD itu standar untuk literasi keuangan di 63 persen, sedangkan survei kita itu di
01:1369,57 persen.
01:15Nah tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran.
01:26Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat.
01:40Dan nanti data yang dipakai adalah data dari Dukcapil.
01:45Dan data dari Dukcapil itu tentunya nanti akan dipadankan dengan sistem yang ada di Bank Indonesia,
01:54terutama untuk payment sistemnya dan yang kedua gateway sistemnya.
02:03Jadi menggunakan QRIS.
02:06Nah ini yang disiapkan agar literasi dan juga inklusif keuangan kita bisa mencapai seoptimal, mungkin lebih tinggi dari yang sudah
02:17kita capai.
02:18Nah tentu ke depannya berbagai program nanti akan dikirimkan kepada rekening-rekening yang disiapkan untuk keluarga negara tersebut.
02:27Nah itu yang pertama.
02:30Yang kedua tadi kita bahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi El Nino.
02:37Dan antara lain juga terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini.
02:45Termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg.
02:51Dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember.
03:01Jadi itu sementara yang bisa disampaikan.
03:04Terima kasih.
03:13Ya pertama tentu di daerah yang terdampak pasti terjadi kontraksi.
03:18Dan kami masih monitor program-program apa yang terkena dan di berbagai provinsi tersebut.
03:26Dan sekarang juga kami sedang monitor akibat daripada letusan 5-6 gunung di Indonesia ini,
03:34terutama untuk aktivitas masyarakat yang sangat berkurang.
03:44Logistik sudah pasti di sektor penerbangan sudah terjadi gangguan.
03:47Karena sektor penerbangan kan juga ada kaitannya dengan kargo.
03:58Sudah ada tapi kita monitor karena kita masih monitor berapa lama ini harus ditutup.
04:04Ya terima kasih.
04:06Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:18Terima kasih.
04:37Buka Google Play Store di Smart TV kamu.
04:40Cari Kompas TV melalui pencarian.
04:43Pilih aplikasi lalu install.
04:46Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:51Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
Komentar

Dianjurkan