Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Erupsi Anak Krakatau, Pemerintah Amerika Serikat Imbau Warganya Waspada

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/09/07/104252/amerika-serikat-rilis-peringatan-ke-warganya-waspada-erupsi-gunung-anak-krakatau

Kedutaan Besar AS menerbitkan peringatan keselamatan bagi warganya menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyemburkan abu vulkanik hingga Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Semburan abu tersebut memicu penutupan sementara sejumlah bandara utama seperti Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Bandara Lampung akibat gangguan jarak pandang. Kendati episode erupsi menerus selama 25 jam telah berakhir, Badan Geologi tetap menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III (Siaga).

Pihak berwenang pun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi radius aman tiga kilometer dari kawah aktif serta selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Selengkapnya dalam video di atas.

#KedutaanBesarAS #ErupsiGunungAnakKrakatau

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Erupsi Anak Rakatau, pemerintah Amerika Serikat imbah warganya waspada.
00:04Kedutaan Besar Amerika Serikat menerbitkan peringatan keselamatan usai gunung Anak Rakatau
00:09menyemburkan abu vulkanik ke Banten, Jakarta hingga Jawa Barat.
00:14Tetusan pada 5 September 2026 ini memicu pembatasan penerbangan
00:18serta penetapan status peringatan hijau yang mewajibkan warga Amerika Serikat menjauhi area kawah.
00:24Dampak sebaran abu memicu gangguan penerbangan dan penutupan sementara
00:29Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdana Kusuma, serta Bandara Lampung.
00:34Otoritas pun mengimbau masyarakat bersiar menghadapi gangguan transportasi
00:38akibat pergerakan angin dan abu vulkanik yang dinamis.
00:42Sementara itu Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat episode erupsi menerus
00:47yang berlangsung 25 jam, resmi berakhir pada 6 September 2026.
00:52Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan bahwa aktivitas vulkanik
00:56kini bertransisi kembali ke karakteristik erupsi strombolian.
01:01Atas evaluasi menyeluruh tersebut, Badan Geologi masih menetapkan
01:04tingkat aktivitas gunung anak Rakatau pada level siaga.
01:08Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif
01:13serta warga pesisir diimbau tetap tenang dan mengenakan masker.
01:22Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan