00:03Baik, terima kasih Fadlianto Sugiono melaporkan langsung dari Bandara Kertajati.
00:09Sekarang kita akan bergeser ke Bandara Soekarno-Hatta,
00:12di mana Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tiba di sana.
00:17Kita dengarkan.
00:18Dua jam terakhir ini kita semua mengikuti dari media maupun media sosial
00:24apa yang terjadi gunung anak Rakatau yang mengalami erupsi.
00:32Ini adalah sebuah aktivitas vulkanik yang memang menjadi realitas bagi negara kita Indonesia yang berada di rings of fire.
00:44Artinya dari masa ke masa atau setiap saat kita semua pemerintah dan semua kalangan masyarakat
00:53harus menyadari potensi bencana akibat aktivitas vulkanik seperti yang terjadi belakangan ini
01:03di gunung anak Rakatau maupun sejumlah gunung berapi lainnya di Indonesia.
01:10Terkait dengan erupsi dan juga abu vulkanis yang telah mengakibatkan ditutupnya sejumlah bandara.
01:24Awalnya ada delapan bandar udara termasuk Soekarno-Hatta ini
01:29tapi satu sudah dibuka kembali yaitu di Pagar Alam.
01:33artinya yang hari ini masih ditutup sementara yaitu Soekarno-Hatta dan Halim untuk Jakarta
01:42lalu di Sumatera, saya ulangi di Lampung itu ada Radin Inten
01:47kemudian bandara Taufik Kemas
01:50lalu di wilayah lainnya di Bandung adalah Hussein Sastra Negara
01:57kemudian yang di sini yang di Budi Arjo di Curug
02:02termasuk Pondok Cabe
02:06ini tentu berdampak secara langsung
02:10terutama bagi para penumpang
02:12yang terlebih dahulu sudah membeli tiket
02:16di catat per hari ini selama 3 hari terakhir
02:21ada 2.991 penerbangan yang terdampak
02:25diantaranya adalah 2.339 penerbangan domestik
02:30dan 622 penerbangan internasional
02:33dan ada kurang lebih 341.000 penumpang
02:38yang terdampak apakah stranded di bandara-bandara
02:42maupun akhirnya harus membatalkan penerbangannya
02:45dan ini semua sejak hari pertama sudah dikawal langsung oleh Bapak Menteri Perhubungan
02:52dan jajarannya
02:54termasuk juga para operator penerbangan
02:57para maskapai airlines
02:59dan para operator bandara
03:03yang pertama kita tahu bahwa penutupan sementara
03:08atau pengalihan penerbangan ini
03:11ini harus memiliki dasar
03:13yang pertama adalah air nav
03:15ini menyusun notam
03:17notice to airman
03:19yang menunjukkan jika ada
03:22hal-hal yang
03:24tidak memperkenankan
03:27atau melabrak dari SOP
03:30yang sudah kita jalankan selama ini
03:33terkait dengan keselamatan penerbangan
03:35maupun penumpang
03:36maka notam tersebut akan menjelaskan
03:40ditambah dengan ada yang disebut sebagai paper test
03:43yang dilakukan oleh air nav bersama BMKG
03:46ini juga untuk mengetahui
03:48seberapa kadar
03:50abu vulkanik tadi
03:51dari waktu ke waktu
03:52dan tadi Pak Menhub menjelaskan kepada kami
03:55bahwa sebenarnya
03:57untuk kawasan Asia Pasifik
03:59kita mengacu pada
04:01VAAC
04:02atau Vulcanic Ash Advisory
04:06ini berlokasi di Darwin
04:07ini adalah lembaga
04:09yang secara internasional bertanggung jawab
04:12untuk memberikan update
04:15atau status terhadap
04:18status abu vulkanis
04:21yang terjadi di kawasan
04:24terutama termasuk di Indonesia
04:25nah berdasarkan hasil dari VAAC tersebut
04:30maka dari erupsi
04:33Gunung Anakarakatau
04:35pada ketinggian
04:3750.000 feet
04:38sebetulnya sudah semakin menjauh
04:40menuju ke samudera Hindia
04:42sedangkan
04:44abu vulkanis yang berada di 15.000 feet
04:47dari permukaan
04:48itu masih
04:52sedikit menyentuh wilayah
04:54Lampung
04:56dan juga Banten
04:57termasuk mungkin Jabodetabek
04:59tapi ini terus bergeser
05:01dengan kecepatan 10 knot
05:02menuju ke Barat Daya
05:04artinya ke wilayah
05:05samudera Hindia juga
05:07nah
05:08ini yang
05:09mohon dimaklumi
05:10dipahami
05:11artinya kita juga
05:12mengacu ke referensi itu
05:14sehingga
05:15tadi Pak Menhu menjelaskan
05:17ketika tadi juga
05:18Bapak Presiden Rabu Subianto
05:21memimpin rapat terbatas
05:23secara VIKON
05:24melibatkan berbagai KL
05:26yang teknis terlibat secara langsung
05:28termasuk BMKG
05:29BNPB
05:30dan yang untuk
05:32memantau
05:34gejala vulkanis ini adalah
05:36yang disebut sebagai
05:38pusat vulkanologi
05:40dan mitigasi
05:41bencana geologis
05:42BVMBG
05:44yang berada di bawah
05:46otoritas atau
05:47kewenangan kementerian
05:48ESDM
05:49ya semua
05:50memberikan masukan
05:52tentunya kepada Bapak Presiden
05:53Bapak Presiden tentunya
05:54memberikan direktif-direktif
05:56yang
05:58memastikan
05:59agar sekali lagi
06:00keselamatan nomor satu
06:01terkait dengan
06:02keselamatan tadi
06:03walaupun mungkin
06:04paper testnya sudah
06:05semakin negatif
06:06kecuali Radin Inten
06:07masih harus kita kawal
06:08maka
06:09kita mengacu pada
06:11VAC tadi
06:12dan itulah mengapa
06:13sampai dengan saat ini
06:14Bandara Soekarno-Hatta
06:16dan sejumlah bandara lainnya
06:17masih diperpanjang sedikit
06:19untuk penutupan
06:21atau pengalihannya
06:22nanti mungkin di tengah malam
06:24akan dilakukan lagi
06:25pengecekan
06:27supaya bisa
06:28dijelaskan kepada publik
06:29dengan demikian
06:31untuk sementara
06:32lima bandara
06:33yang disiapkan
06:33sejak awal
06:34sebagai destinasi
06:35ataupun terminal
06:36atau bandara
06:37pengalihan tadi
06:38yang diantaranya adalah
06:40Kertajati
06:41di Majalengka
06:42Jawa Barat
06:43kemudian Ahmad Yani
06:44di Semarang
06:45kemudian
06:46Adi
06:47Sumarmo
06:48di Surakarta
06:49dan IIA
06:52di Yogyakarta
06:53Kulonprogo
06:53dan terakhir
06:54Juanda
06:55di Surabaya
06:55kelima ini
06:56operasional
06:5724 jam
06:58per hari ini
06:59ditambah ada 5 bandara lainnya
07:01seingat saya itu
07:02di
07:03Palembang
07:04Pekanbaru
07:05termasuk
07:07Pontianak
07:08Balikpapan
07:10dan Palembang
07:11jadi
07:12itu
07:13membuktikan bahwa
07:14kami semua
07:15berupaya
07:15agar
07:16ketika
07:17terjadi situasi
07:19yang tidak
07:19kita hendaki
07:20tetapi
07:21konektivitas
07:22masih harus terus
07:22dicarikan solusinya
07:23dengan pengalihan
07:24nah terkait dengan pengalihan
07:26terima kasih Pak Menhub
07:27dan teman-teman lainnya
07:28berupaya
07:29agar
07:29pertama
07:30yang refund
07:31itu 100%
07:32harus di
07:34kembalikan
07:35baik secara online
07:36maupun
07:37datang langsung ke bandara
07:38ini juga sudah disampaikan
07:40kepada OTA
07:41Online Travel Agents
07:42untuk juga
07:43memastikan
07:44mengikuti
07:45kebijakan ini
07:46kemudian
07:47yang kedua
07:48disiapkan
07:49sarana transportasi
07:50darat
07:50menggunakan
07:51bis
07:52jadi damri
07:53termasuk juga
07:54kereta
07:54berarti KAI
07:55di kota-kota
07:56tadi yang
07:57bisa
07:58digratiskan juga
08:00tentunya
08:00bagi masyarakat
08:01yang harus
08:02akhirnya
08:03mendarat
08:03di bandara-bandara
08:04tadi
08:04menuju ke Jakarta
08:05atau sebaliknya
08:06ini semua
08:07ingin
08:08kami tegaskan
08:10sekali lagi
08:10adalah
08:11upaya
08:12bersama
08:13semua pihak
08:15agar
08:16masyarakat
08:16yang
08:17terdampak
08:18langsung
08:18tidak terlalu
08:20berat
08:20dan
08:21informasi
08:22atau
08:23progres
08:24dan update
08:25yang bisa
08:26disampaikan
08:26dari waktu-waktu
08:27mohon agar
08:28diikuti oleh
08:29masyarakat
08:30luas
08:31dan tentunya
08:32Kementerian Perhubungan
08:33ada di depan
08:34untuk bisa
08:34mengintegrasikan
08:35ini semua
08:36saya mengucapkan
08:37terima kasih
08:37kepada semua
08:38pihak yang
08:38telah berupaya
08:39dan saudara
08:40baru saja
08:40kita dengarkan
08:41bersama
08:42pernyataan langsung
08:43dari
08:43Menko
08:44bidang infrastruktur
08:45pembangunan
08:45Agus Harimurti Yudhoyono
08:46terkait dengan
08:47segala sesuatu
08:49yang terjadi
08:50saat ini
08:51sebagai
08:51dampak
08:52dari
08:53erupsi
08:54gunung
08:55terima kasih
Komentar