Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, sejumlah bandara ditutup sementara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Bandara Radin Inten II di Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Selain tiga bandara tersebut, lima bandara lain yang ditutup yakni Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Budiarto Curug, Bandara Pondok Cabe, Bandara Taufik Kiemas, serta Bandara Atung Bungsu.

#gununganakkrakatau #erupsi #soekarnohatta #bandara #penerbangan #abuvulkanik

Baca Juga Bandara Ditutup! Penumpang Kereta Surabaya-Jakarta Melonjak 88 Persen | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/689567/bandara-ditutup-penumpang-kereta-surabaya-jakarta-melonjak-88-persen-berut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689570/ahy-buka-suara-bandara-ditutup-hingga-18-00-wib-dampak-erupsi-anak-krakatau-7-9-26-kompas-petang
Transkrip
00:03Baik, terima kasih Fadlianto Sugiono melaporkan langsung dari Bandara Kertajati.
00:09Sekarang kita akan bergeser ke Bandara Soekarno-Hatta,
00:12di mana Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tiba di sana.
00:17Kita dengarkan.
00:18Dua jam terakhir ini kita semua mengikuti dari media maupun media sosial
00:24apa yang terjadi gunung anak Rakatau yang mengalami erupsi.
00:32Ini adalah sebuah aktivitas vulkanik yang memang menjadi realitas bagi negara kita Indonesia yang berada di rings of fire.
00:44Artinya dari masa ke masa atau setiap saat kita semua pemerintah dan semua kalangan masyarakat
00:53harus menyadari potensi bencana akibat aktivitas vulkanik seperti yang terjadi belakangan ini
01:03di gunung anak Rakatau maupun sejumlah gunung berapi lainnya di Indonesia.
01:10Terkait dengan erupsi dan juga abu vulkanis yang telah mengakibatkan ditutupnya sejumlah bandara.
01:24Awalnya ada delapan bandar udara termasuk Soekarno-Hatta ini
01:29tapi satu sudah dibuka kembali yaitu di Pagar Alam.
01:33artinya yang hari ini masih ditutup sementara yaitu Soekarno-Hatta dan Halim untuk Jakarta
01:42lalu di Sumatera, saya ulangi di Lampung itu ada Radin Inten
01:47kemudian bandara Taufik Kemas
01:50lalu di wilayah lainnya di Bandung adalah Hussein Sastra Negara
01:57kemudian yang di sini yang di Budi Arjo di Curug
02:02termasuk Pondok Cabe
02:06ini tentu berdampak secara langsung
02:10terutama bagi para penumpang
02:12yang terlebih dahulu sudah membeli tiket
02:16di catat per hari ini selama 3 hari terakhir
02:21ada 2.991 penerbangan yang terdampak
02:25diantaranya adalah 2.339 penerbangan domestik
02:30dan 622 penerbangan internasional
02:33dan ada kurang lebih 341.000 penumpang
02:38yang terdampak apakah stranded di bandara-bandara
02:42maupun akhirnya harus membatalkan penerbangannya
02:45dan ini semua sejak hari pertama sudah dikawal langsung oleh Bapak Menteri Perhubungan
02:52dan jajarannya
02:54termasuk juga para operator penerbangan
02:57para maskapai airlines
02:59dan para operator bandara
03:03yang pertama kita tahu bahwa penutupan sementara
03:08atau pengalihan penerbangan ini
03:11ini harus memiliki dasar
03:13yang pertama adalah air nav
03:15ini menyusun notam
03:17notice to airman
03:19yang menunjukkan jika ada
03:22hal-hal yang
03:24tidak memperkenankan
03:27atau melabrak dari SOP
03:30yang sudah kita jalankan selama ini
03:33terkait dengan keselamatan penerbangan
03:35maupun penumpang
03:36maka notam tersebut akan menjelaskan
03:40ditambah dengan ada yang disebut sebagai paper test
03:43yang dilakukan oleh air nav bersama BMKG
03:46ini juga untuk mengetahui
03:48seberapa kadar
03:50abu vulkanik tadi
03:51dari waktu ke waktu
03:52dan tadi Pak Menhub menjelaskan kepada kami
03:55bahwa sebenarnya
03:57untuk kawasan Asia Pasifik
03:59kita mengacu pada
04:01VAAC
04:02atau Vulcanic Ash Advisory
04:06ini berlokasi di Darwin
04:07ini adalah lembaga
04:09yang secara internasional bertanggung jawab
04:12untuk memberikan update
04:15atau status terhadap
04:18status abu vulkanis
04:21yang terjadi di kawasan
04:24terutama termasuk di Indonesia
04:25nah berdasarkan hasil dari VAAC tersebut
04:30maka dari erupsi
04:33Gunung Anakarakatau
04:35pada ketinggian
04:3750.000 feet
04:38sebetulnya sudah semakin menjauh
04:40menuju ke samudera Hindia
04:42sedangkan
04:44abu vulkanis yang berada di 15.000 feet
04:47dari permukaan
04:48itu masih
04:52sedikit menyentuh wilayah
04:54Lampung
04:56dan juga Banten
04:57termasuk mungkin Jabodetabek
04:59tapi ini terus bergeser
05:01dengan kecepatan 10 knot
05:02menuju ke Barat Daya
05:04artinya ke wilayah
05:05samudera Hindia juga
05:07nah
05:08ini yang
05:09mohon dimaklumi
05:10dipahami
05:11artinya kita juga
05:12mengacu ke referensi itu
05:14sehingga
05:15tadi Pak Menhu menjelaskan
05:17ketika tadi juga
05:18Bapak Presiden Rabu Subianto
05:21memimpin rapat terbatas
05:23secara VIKON
05:24melibatkan berbagai KL
05:26yang teknis terlibat secara langsung
05:28termasuk BMKG
05:29BNPB
05:30dan yang untuk
05:32memantau
05:34gejala vulkanis ini adalah
05:36yang disebut sebagai
05:38pusat vulkanologi
05:40dan mitigasi
05:41bencana geologis
05:42BVMBG
05:44yang berada di bawah
05:46otoritas atau
05:47kewenangan kementerian
05:48ESDM
05:49ya semua
05:50memberikan masukan
05:52tentunya kepada Bapak Presiden
05:53Bapak Presiden tentunya
05:54memberikan direktif-direktif
05:56yang
05:58memastikan
05:59agar sekali lagi
06:00keselamatan nomor satu
06:01terkait dengan
06:02keselamatan tadi
06:03walaupun mungkin
06:04paper testnya sudah
06:05semakin negatif
06:06kecuali Radin Inten
06:07masih harus kita kawal
06:08maka
06:09kita mengacu pada
06:11VAC tadi
06:12dan itulah mengapa
06:13sampai dengan saat ini
06:14Bandara Soekarno-Hatta
06:16dan sejumlah bandara lainnya
06:17masih diperpanjang sedikit
06:19untuk penutupan
06:21atau pengalihannya
06:22nanti mungkin di tengah malam
06:24akan dilakukan lagi
06:25pengecekan
06:27supaya bisa
06:28dijelaskan kepada publik
06:29dengan demikian
06:31untuk sementara
06:32lima bandara
06:33yang disiapkan
06:33sejak awal
06:34sebagai destinasi
06:35ataupun terminal
06:36atau bandara
06:37pengalihan tadi
06:38yang diantaranya adalah
06:40Kertajati
06:41di Majalengka
06:42Jawa Barat
06:43kemudian Ahmad Yani
06:44di Semarang
06:45kemudian
06:46Adi
06:47Sumarmo
06:48di Surakarta
06:49dan IIA
06:52di Yogyakarta
06:53Kulonprogo
06:53dan terakhir
06:54Juanda
06:55di Surabaya
06:55kelima ini
06:56operasional
06:5724 jam
06:58per hari ini
06:59ditambah ada 5 bandara lainnya
07:01seingat saya itu
07:02di
07:03Palembang
07:04Pekanbaru
07:05termasuk
07:07Pontianak
07:08Balikpapan
07:10dan Palembang
07:11jadi
07:12itu
07:13membuktikan bahwa
07:14kami semua
07:15berupaya
07:15agar
07:16ketika
07:17terjadi situasi
07:19yang tidak
07:19kita hendaki
07:20tetapi
07:21konektivitas
07:22masih harus terus
07:22dicarikan solusinya
07:23dengan pengalihan
07:24nah terkait dengan pengalihan
07:26terima kasih Pak Menhub
07:27dan teman-teman lainnya
07:28berupaya
07:29agar
07:29pertama
07:30yang refund
07:31itu 100%
07:32harus di
07:34kembalikan
07:35baik secara online
07:36maupun
07:37datang langsung ke bandara
07:38ini juga sudah disampaikan
07:40kepada OTA
07:41Online Travel Agents
07:42untuk juga
07:43memastikan
07:44mengikuti
07:45kebijakan ini
07:46kemudian
07:47yang kedua
07:48disiapkan
07:49sarana transportasi
07:50darat
07:50menggunakan
07:51bis
07:52jadi damri
07:53termasuk juga
07:54kereta
07:54berarti KAI
07:55di kota-kota
07:56tadi yang
07:57bisa
07:58digratiskan juga
08:00tentunya
08:00bagi masyarakat
08:01yang harus
08:02akhirnya
08:03mendarat
08:03di bandara-bandara
08:04tadi
08:04menuju ke Jakarta
08:05atau sebaliknya
08:06ini semua
08:07ingin
08:08kami tegaskan
08:10sekali lagi
08:10adalah
08:11upaya
08:12bersama
08:13semua pihak
08:15agar
08:16masyarakat
08:16yang
08:17terdampak
08:18langsung
08:18tidak terlalu
08:20berat
08:20dan
08:21informasi
08:22atau
08:23progres
08:24dan update
08:25yang bisa
08:26disampaikan
08:26dari waktu-waktu
08:27mohon agar
08:28diikuti oleh
08:29masyarakat
08:30luas
08:31dan tentunya
08:32Kementerian Perhubungan
08:33ada di depan
08:34untuk bisa
08:34mengintegrasikan
08:35ini semua
08:36saya mengucapkan
08:37terima kasih
08:37kepada semua
08:38pihak yang
08:38telah berupaya
08:39dan saudara
08:40baru saja
08:40kita dengarkan
08:41bersama
08:42pernyataan langsung
08:43dari
08:43Menko
08:44bidang infrastruktur
08:45pembangunan
08:45Agus Harimurti Yudhoyono
08:46terkait dengan
08:47segala sesuatu
08:49yang terjadi
08:50saat ini
08:51sebagai
08:51dampak
08:52dari
08:53erupsi
08:54gunung
08:55terima kasih
Komentar

Dianjurkan